Candi Pawon salah satu candi peninggalan masa klasik di Magelang yang berada di antara Candi Borobudur dan Mendut. Bangunan bersejarah yang menarik untuk dieksplor saat liburan dan akhir pekan.

Harga Tiket: Rp 10.000, Jam Operasional: 08.00-16.00, Alamat: Brojonalan, Dusun 1, Wanurejo, Kec. Borobudur, Kota Magelang, Jawa Tengah; Map: Cek Lokasi

Indonesia kaya akan budaya dan adat, tidak heran apabila anda akan menemukan banyak peninggalan sejarah seperti bangunan, alat perang, dan sebagainya. Candi adalah salah satu bangunan peninggalan bersejarah dan menjadi tujuan wisata yang cukup populer. Contohnya saja Candi Pawon di Magelang banyak menyita perhatian para wisatawan. Pasalnya candi ini adalah bangunan peninggalan era kerajaan Hindu dan Buddha.

Mengulik Pesona Candi Pawon

Mengulik Pesona Candi Pawon
Image Credit: Instagram.com @daudteguh

Menjadi salah satu candi peninggalan agama Buddha, Candi Pawon merupakan candi yang cukup populer setelah Candi Borobudur dan Candi Mendut di Magelang, Jawa Tengah. Ukuran candi ini pun relatif lebih kecil dan memiliki sebuah bilik tersembunyi. Sejarah pun menyatakan bahwa candi bersejarah ini diperkirakan dibangun pada pertengahan abad ke 8 Masehi.

Hal tersebut menunjukkan bahwa peninggalan bersejarah ini berdiri di waktu yang bersamaan dengan candi yang lainnya seperti Candi Borobudur, Candi Mendut dan Candi Prambanan. Menurut pendapat dari J.G de Casparis menyatakan bahwa candi ini merupakan tempat penyimpanan dari abu jenazah Raya Indra (782-812 M) ayah dari Raja Samaratungga (792-835 M).

Seperti asal usul nama Candi Pawon diambil dari bahasa jawa pawon yang memiliki arti dapur. Dimana artinya pawon tak jauh dari kata dasar awu atau abu. Sehingga disimpulkan bawah tempat ini merujuk pada tempat perabuan. Sebagian orang pun beranggapan bahwa candi ini merupakan tempat makam abu kremasi dari Raja Indra yang bernama Vajranala.

Warga sekitar sering menyebut Candi Pawon dengan sebutan Candi Brajanalan. Dimana candi ini dipercaya sebagai tempat menyimpan senjata Dewa Indra yang merupakan seorang Dewa penguasa petir dan halilintar. Senjata tersebut dinamakan dengan Vajranala yang berasal dari kata gabungan Vajra berarti halilintar dan Anala yang memiliki arti api.

Selain dapat menikmati pemandangan bangunan candi yang terlihat masih gagah berdiri, anda juga bisa mempelajari berbagai sejarah pembangunannya hingga peristiwa yang terjadi pada masa kejayaan kerajaan terdahulu. Hal ini akan menjadi pilihan yang cukup menarik untuk dijadikan pilihan berlibur bersama keluarga, khususnya anak-anak.

Magelang memang menjadi salah satu kota yang terkenal dengan berbagai destinasi bersejarahnya. Pesona beragam candi khususnya Candi Pawon tidak pernah gagal memikat perhatian para wisatawan. Pemandangan yang disajikan di wilayah candi memang tidak bisa dirasakan di tempat wisata lainnya. Oleh sebab itu, banyak wisatawan hadir untuk mengabadikan foto disini.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi Candi Pawon

Alamat Candi Pawon
Image Credit: Instagram.com @rodri_chen

Lokasi dari Candi Pawon tidak jauh dari Candi Borobudur dan Candi Mendut. Anda bisa mengunjunginya di Dusun Brojonalan yang berada di Desa Wanurejo Kecamatan Borobudur. Apabila dihitung perjalanan dari Yogyakarta, anda perlu menempuh sejauh 40 km atau kurang lebih 1 jam berkendara. Namun bila anda berada di Magelang maka cukup 16 km atau 25 menit saja.

Untuk rute lengkapnya, jika anda memulai perjalanan dari pusat 0 KM Kota Yogyakarta maka anda bisa melewati jalan KH. Ahmad Dahlan di arah barat. Setelah menemukan pertigaan, anda pergi ke arah utara melewati Jalan Bhayangkara dan lurus terus. Setelah ada belokan pilih belok ke kiri sedikit kemudian lurus terus melewati Jalan Jogonegaran.

Apabila anda menemukan perempatan, pilih ke arah barat melewati Jalan Kemetiran Kidul. Lurus terus sampai menemukan perempatan lagi, pilihlah ke arah utara memasuki Jalan Letjen Suprapto dan lurus terus. Setelah menemukan pertigaan pilih rute ke kanan melewati Jalan Tentara Rakyat Mataram. Ikuti jalan tersebut sampai melewati jalan Magelang dan menuju Jalan Semarang-Yogyakarta.

Pada perempatan selanjutnya anda pilih jalan Moh. Yusuf dan jalan terus hingga menemukan perempatan lagi. Pada perempatan tersebut pilih ke kanan di Jalan Sendangsono lalu melewati Jalan Mayor Kusen. Setelah itu belok ke arah barat melewati Jalan Jendral Sudirman dan anda akan menemukan tulisan Candi Pawon.

Jam Operasional dan Harga Tiket Masuk Candi Pawon

Image Credit: Instagram.com @floscar.ac

Mengenai harga tiket memasuki Kawasan candi di Magelang, biaya yang anda keluarkan cukup terjangkau dan standar. Pasalnya setiap pengunjung akan dikenai harga tiket kisaran 10 ribu saja untuk satu orang wisatawan lokal dan kisaran harga 20 ribu untuk satu orang wisatawan asing. Dengan harga tersebut anda sudah bisa menikmati pemandangan Candi Pawon.

Apabila anda mengunjungi tempat wisata bersejarah ini dengan mengendarai roda 2, maka aka nada tambahan biaya untuk parkir sekitar 2 ribu. Sedangkan bagi anda yang berkunjung dengan mengendarai mobil, maka anda akan dikenai biaya kisaran 5 ribu saja. Harga tersebut dianggap standar untuk wilayah tempat wisata seperti candi.

Mengenai jam buka, candi unik ini dibuka untuk pariwisata mulai dari jam 8 pagi hingga ditutup pada saat menjelang senja jam 4 sore. Anda bisa menikmati pagi yang segar di wilayah Candi Pawon ini maupun mendapatkan langit jingga di saat sore hari. Pemandangan alam disekitarnya akan meningkatkan pesona yang ditawarkan candi ini.

Sehingga bagi anda yang menyukai foto dengan latar belakang Candi Pawon, pastikan dahulu mengenai situasi cuaca yang terjadi pada hari tersebut. Anda bisa melihatnya melalui aplikasi atau melihat berita cuaca. Sehingga anda bisa mendapatkan hasil foto yang cantik dan aesthetic. Foto tersebut dapat menjadi kenang-kenangan dan bisa di posting ke sosial media.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan di Candi Pawon

Kegiatan di Candi Pawon
Image Credit: Instagram.com @rodri_chen

1. Mengamati Keunikan Arsitektur Bangunan Candi

Bangunan candi yang terbuat dari batu kokoh menampakan ukiran halus yang rapid an memiliki nilai seni yang cukup tinggi. Tak heran banyak wisatawan secara khusus mengunjungi Candi Pawon ini untuk bisa melihat secara langsung karya seni yang ada di dinding dinding candi. Ukiran tersebut didominasi oleh relief pohon dan makhluk setengah manusia setengah burung.

Jika diperhatikan lebih detail, relief yang terdapat pada bangunan candi ini mirip dengan relief yang ada di Candi Borobudur. Sehingga banyak yang berspekulasi bahwa candi ini merupakan bagian dari Candi Borobudur. Terlebih jarak antara Candi Pawon dan Candi Borobudur tidak terlalu jauh, hanya berkisar 1.750 meter saja atau 1 KM.

2. Belajar Mengenai Sejarah

Apabila anda ingin mempelajari lebih lanjut mengenai sejarah kerajaan Budha, maka mengunjungi Candi Pawon adalah hal yang cukup tepat. Anda bisa membaca banyak informasi mengenai sejarah adanya candi ini dan situasi di masa itu. Ada papan besar yang mencantumkan sejarah lengkap dari bangunan bersejarah ini yang bisa anda baca dan pahami.

Sejarah dari Candi Pawon dapat menambah wawasan khususnya bagi anak-anak Indonesia. Oleh sebab itu akan lebih baik apabila anda memilih untuk menghabiskan waktu berlibur bersama anak untuk pergi ke tempat bersejarah seperti Candi Pawon. Selain menghilangkan penat, anda dan keluarga akan mendapatkan pengetahuan tambahan mengenai sejarah.

3. Berfoto di Depan Candi

Hal selanjutnya adalah kegiatan yang paling banyak dilakukan oleh wisatawan selama mengunjungi Candi Pawon. Tempat ini banyak dijadikan spot foto karena pemandangan candi yang begitu memukau. Terlebih bangunan dari candi ini masih berdiri kokoh, sehingga apabila dijadikan tempat berswafoto akan menghasilkan jepretan yang cukup memukau.

Banyak yang mempostingnya di media sosial dan mengundang banyak wisatawan untuk ikut mengambil momen berupa foto di candi ini. Tidak heran juga banyak yang menggunakan tempat ini sebagai background untuk foto prewedding. Pesona dari candi yang menawan banyak memikat hati para pengunjung. Selama berfoto pastikan anda juga menjaga kebersihan lingkungan.

Fasilitas yang Tersedia di Candi Pawon Magelang

Fasilitas di Candi Pawon Magelang
Image Credit: Instagram.com @rodri_chen

Fasilitas yang disediakan oleh pengelola masih belum banyak dan masih terus dilakukan pengembangan. Ada beberapa fasilitas yang telah disediakan untuk pengunjung yang datang, diantaranya area parkir untuk mobil dan sepeda motor, toilet dan penjual makanan yang berada di sekitar objek wisata. Tidak hanya itu, anda bisa duduk santai di sekitar Candi Pawon.

Sekitar Kawasan candi telah dibangun paving yang rapi dan bisa dijadikan tempat untuk duduk para pengunjung. Akan lebih baik selama mengunjungi tempat wisata ini, para pengunjung menjaga kesopanan dengan tidak membuang sampah sembarangan atau merusak fasilitas yang telah disediakan. Sehingga candi unik ini akan tetap terjaga pesonanya.

Terlepas dari tempat pariwisata, Candi Pawon merupakan salah satu peninggalan bersejarah. Oleh karenanya, sebagai masyarakat Indonesia yang cinta akan budaya, lebih baik ikut menjaga dan melestarikannya. Hal tersebut dapat anda lakukan dengan tidak merusak bangunan candi dan selalu berhati-hati ketika memasuki bangunannya.

Demikian hal-hal mengenai tempat wisata bersejarah Candi Pawon di Magelang. Berkunjung ke tempat ini bersama keluarga adalah hal yang tepat. Anda bisa belajar banyak mengenai sejarah dari asal usul candi ini. Anda juga bisa mengabadikan momen foto di Candi Pawon dan membagikannya ke sosial media untuk menarik perhatian wisatawan lainnya.