Candi Ratu Boko yang juga dikenal dengan Istana Ratu Boko termasuk destinasi wisata sejarah di Yogyakarta yang menawarkan keindahan dan kemegahan bangunan situs purbakala.

Lokasi: Jl. Raya Piyungan-Prambanan No.KM.2, Gatak, Bokoharjo, Kec. Prambanan, Kab. Sleman.
Map: Cek Lokasi

Berkunjung ke candi, dapat menjadi salah satu alternatif dalam menghabiskan liburan. Sebab, disini Anda akan melihat kemegahan akan bangunan bersejarah yang telah berdiri sejak lama. Saat berada di Jogja, Anda tak harus mengunjungi Candi Prambanan saja. melainkan, terdapat salah satu candi yang sangat indah. Salah satunya adalah Candi Ratu Boko atau yang dikenal dengan Keraton Ratu Boko.

Memiliki bangunan yang cukup unik dan megah membuat Anda wajib mengunjunginya ketika akhir pekan. Penasaran dengan keistimewaan candi satu ini? Simak selengkapnya.

Fakta Sejarah Candi Ratu Boko

Fakta Sejarah Candi Ratu Boko
Image Credit: Twitter.com @saranstm

Situs Ratu Boko merupakan salah satu peninggalan dari Agama Hindu Budha. Mengapa dikatakan demikian? Hal tersebut karena terdapat Rakai Panangkaran yang mana diketahui merupakan agama Budha. Selain itu, hal ini juga diketahui karena ditemukannya Arca Dyani Budha.

Akan tetapi, situs yang ada di Jogja ini pun juga bisa disebut sebagai peninggalan agama Hindu. Hal tersebut dikarenakan pada bangunan satu ini ditemukan adanya beberapa arca dari Agama Hindu. Diantaranya adalah Ganesha, Durga dan juga Yoni. Sehingga, dapat dibilang menjadi candi peninggalan agama Hindu Budha.

Jika berbicara mengenai sejarahnya sendiri, candi satu ini ditemukan oleh warga Eropa yang kebetulan sedang memiliki kunjungi ke Jawa dan berada di kawasan Bokoharjo. Hal ini terjadi pada sekitar abad ke 17. Akan tetapi, orang Eropa yang datang ke Indonesia tersebut tidak menemukan candi ataupun situs yang dimaksud.

Selanjutnya, orang Eropa ini masih penasaran akan situs tersebut dan kemudian menceritakannya kepada H.J. De Graff yang merupakan orang Belanda. sehingga, akhirnya dilakukan penelitian oleh FDX Bosch. Dan ditemukan reruntuhan dari situs Ratu Boko yang berada di Jogja ini.

Jika dilihat berdasarkan penemuan dari Prasasti Abhayagiri wihara, dimana pada prasasti tersebut memiliki angka 792 M. Sehingga Situs dari Ratu Boko merupakan tempat yang mana dulunya Rakai Panangkaran mengundurkan diri dari kerajaan Mataram. Yang pada saat itu dikatakan bahwa ia sedang ingin untuk mencari ketenangan.

Dari situlah didirikan sebuah wihara yang sering kali disebut dengan Abhayagiri Wihara. Namun ada pula cerita lain yang berkembang dari Candi Ratu Boko ini. cerita tersebut berkisah tentang Ayah dari Roro Jonggrang. Dimana keraton Ratu Boko ini telah lama digunakan, yakni sejak masa dinasti Syailendra.

Daya Tarik yang Dimiliki Candi Ratu Boko

Daya Tarik Candi Ratu Boko
Image Credit: Facebook.com @ohbulanofficialfan

Ketika Anda sedang berada di Jogja, maka pastikan untuk mampir mengunjungi situs satu ini. Hal tersebut dikarenakan kawasan yang berada di atas bukit setinggi 200 mdpl ini memiliki panorama yang sangat indah dan memukau. Anda pun pasti akan dibuat terbius akan keindahan yang dimilikinya.

Dapat dikatakan jika kawasan keraton Ratu Boko ini merupakan salah satu destinasi wisata yang cukup lengkap. Sebab, apabila dilihat dari bangunannya, Anda akan menemukan pintu masuk gerbang candi, pendopo, dan juga adanya tempat tinggal. Tak lupa pula, Anda pun akan menemukan kolam pemandian serta pagar pelindung ketika berkunjung ke tempat satu ini.

Keindahan alam lain yang bisa Anda dapatkan ketika berada disini adalah adanya hamparan sawah yang sangat menghijau. Kemudian, jika beruntung Anda pun juga akan melihat kereta api yang sedang melintas. Tentu saja, hal ini akan menjadi momen yang indah untuk dikunjungi bersama orang terdekat.

Saat berada disini, Anda juga akan disambut dengan udara yang segar sekaligus sejuk. Tak mengherankan, hal tersebut dikarenakan situs Ratu Boko dikelilingi oleh banyaknya pepohonan dan juga rumput rumput menghijau di sekitarnya. Pemandangan satu ini tentu saja sangat bagus untuk Anda jadikan latar belakang foto.

Ketika berkunjung ke Candi Ratu Boko, maka Anda pun akan disuguhkan view yang apik. Bahkan pengelola pun telah menyiapkan kursi kursi yang bisa Anda gunakan untuk melihat pemandangan yang indah tersebut. Ketika Anda duduk di kursi tersebut, maka pengunjung akan bisa melihat indahnya panorama alam sekitar dari ketinggian.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi Istana Ratu Boko

Rute Istana Ratu Boko
Image Credit: Google Maps (Ridwan Firmansyah)

Situs peninggalan sejarah kerajaan Hindu Budha ini berada di daerah Sleman, Jogja. Tepatnya berada di Gatak, Bokoharjo, Prambanan. Untuk Anda yang ingin mengunjunginya, maka bisa dengan menggunakan kendaraan pribadi. Baik itu dalam bentuk kendaraan roda empat atau pun roda dua.

Sedangkan untuk jalurnya sendiri, maka jika Anda berangkat dari Kota Jogja, Anda pun bisa mengambil jalur jalan Solo. Lurus saja hingga tiba di lampu merah pertigaan dari Pasar Prambanan. Selanjutnya, Anda bisa melanjutkan perjalanan ke kanan dan berjalan sekitar kurang lebih 3 kilometer.

Barulah Anda bisa menemukan papan petunjuk yang bisa Anda jadikan pemandu untuk bisa sampai ke Candi Ratu Boko. Selain itu, untuk lebih mudahnya Anda juga bisa menggunakan peta digital yang ada di smartphone Anda. Dengan begitu, Anda pun nantinya akan bisa sampai ke situs ini dengan tepat.

Arsitektur Bangunan Candi yang Unik

Arsitektur Candi Unik
Image Credit: Google Maps (Sonys)

Untuk arsitektur dari candi ini sendiri dapat dikatakan bahwa memiliki bangunan yang serupa dengan Candi Batu Kapur dan Candi Batu Putih di bagian timur laut. Dinamakan demikian karena pondasi dari candi ini merupakan batu kapur, namun untuk bagian atasnya telah menghilang.

Jika berbicara mengenai gerbangnya sendiri, maka candi ini memiliki dua gerbang yakni gerbang dalam dan juga gerbang luar. Untuk gerbang yang luar mempunyai ukuran yang lebih kecil jika dibandingkan dengan gerbang dalamnya yang menjadi gerbang utama dari keraton.

Sedangkan untuk gerbang ini sendiri disusun dengan gapura paduraksa. Jumlah dari gerbang luar yakni sebanyak 3 dan Gerbang utama berjumlah 5. Disini juga terdapat tulisan yakni Panabwara. Perlu Anda ketahui, bahwa Panabwara merupakan anak dari Prabu Rakai Panangkaran. Dimana merupakan penguasa dari kerajaan satu ini.

Kegiatan yang Menarik Lakukan di Candi Ratu Boko

Image Credit: Instagram.com @bdrk97

1. Menikmati Indahnya Matahari Terbenam

Kegiatan yang jangan sampai untuk Anda lewatkan saat berada disini adalah menunggu matahari terbenam. Oleh karena itu, ketika sore telah tiba Anda jangan terburu buru untuk meninggalkan tempat satu ini. Pasalnya, pesona dan keindahan matahari terbenam yang ada di lokasi ini sangatlah indah.

Bahkan bisa dikatakan pemandangan matahari terbenam yang ada di tempat wisata ini lebih bagus dibandingkan dengan yang ada di pantai. Sehingga, banyak sekali wisatawan asing maupun domestik yang rela untuk menunggu fajar hingga tenggelam. Sebab, panorama yang akan Anda dapatkan akan membuat berdecak kagum.

Bagaimana tidak, semburat warna oranye yang ada di langit berada tepat di tengah pintu gerbang Candi Ratu Boko. Ketika berpadu dengan warna langit yang lambat laun menjadi gelap tentu saja akan menimbulkan pemandangan yang apik. Untuk itu Anda harus meluangkan waktu untuk mengunjungi tempat satu ini.

Namun, bisa dikatakan jika melihat matahari terbenam yang ada di sini merupakan salah satu keberuntungan. Sebab, tak jarang kabut dan awan yang akan menjadi pemandangan ketika sore hari telah tiba. Akan tetapi, Anda tak perlu berkecil hati. Hal ini dikarenakan baik berkabut atau tidak keduanya memiliki panorama yang sama sama indahnya.

2. Belajar Mengenai Sejarah

Hal lain yang bisa Anda lakukan ketika berada disini adalah belajar sejarah. Apabila Anda ingin mengetahui lebih jauh mengenai apa saja atau bagaimana asal usul dari munculnya candi ini, maka sebaiknya Anda bisa menyewa tour guide. Hal ini dikarenakan dengan adanya tour guide tersebut akan membuat Anda semakin paham dengan seluk beluk candi ini.

Ditambah lagi, dengan menyewa tour guide selain sebagai penerjemah bagi orang asing dan menjelaskan sejarah dari candi ini, maka keberadaannya memiliki fungsi yang lain. Diantaranya dapat menjadi orang yang bisa Anda minta tolong untuk mengambil foto yang bagus saat berada di sekitar candi ini. Sehingga Anda pun bisa mengabadikan momen tersebut.

3. Berfoto Dengan Spot yang Mempesona

Bagi Anda yang suka berfoto atau tertarik pada dunia fotografi, maka mengunjungi Candi Ratu Boko dapat menjadi salah satu hal menarik yang wajib Anda lakukan ketika sedang berada di Jogja. Hal tersebut dikarenakan situs ini memiliki banyak sekali spot spot foto keren dan tentunya sangat instagramable.

Pertama, Anda bisa berfoto di area sekitaran candi yang tentu saja sangat vintage. Tak hanya itu saja, Anda juga bisa untuk berfoto ketika matahari terbenam tiba. Pasalnya, view dan panorama dari sunset tersebut akan sangat apik jika Anda jadikan sebagai foto siluet. Oleh karena itu, saat kesini sebaiknya Anda membawa kamera agar bisa mengambil foto yang keren.

Harga Tiket Masuk Wisata Candi Ratu Boko

Harga Tiket Candi Ratu Boko
Image Credit: Google Maps (Arini Lupitasari)

Jika Anda memiliki rencana untuk berlibur ke tempat satu ini, maka harga tiket yang perlu Anda keluarkan pun tidak banyak. Untuk Anda yang ingin lebih hemat, maka Anda bisa untuk membelinya di Candi Prambanan dengan sistem tiket terusan. Dalam hal ini Anda akan diberikan harga yakni sekitar 40 ribuan rupiah.

Keuntungan lain yang bisa Anda dapatkan ketika menggunakan tiket terusan ini adalah nantinya Anda akan bisa menaiki Shuttle Bus dari Candi Prambanan menuju ke Keraton Ratu Boko selama pulang dan pergi. Namun, apabila Anda ingin menggunakan shuttle bus ini, maka biasanya hanya beroperasi hingga pukul 2 sore saja.

Sehingga Anda bisa melanjutkan perjalanan menggunakan angkutan umum seperti ojek untuk kembali ke Candi Prambanan apabila Anda belum sempat mengunjunginya. Atau ketika Candi Ratu Boko menjadi destinasi pertama Anda. Namun, ketika Anda telah berkeliling Candi Prambanan, maka Anda pun bisa melanjutkan berkeliling di kota Jogja.

Akan tetapi, apabila Anda ingin untuk langsung datang ke tempat satu ini maka biaya tiket masuk yang harus Anda bayarkan adalah sekitar 25 ribu rupiah untuk usia di atas 6 tahun. Sedangkan bagi Anda yang membawa si kecil dan berusia kurang dari 6 tahun, maka biaya yang ditawarkan yakni sekitar 10 ribu rupiah saja. Dan untuk wisatawan asing akan dikenakan biaya sekitar 13 dollar.

Belajar sejarah tak sepenuhnya membosankan. Hal ini terbukti ketika Anda mengunjungi candi Ratu Boko. Bangunan yang masih cukup kokoh dan berdiri tegak, ditambah dengan pemandangan dan panorama yang memukau akan menjadi salah satu hal yang bisa Anda dapatkan ketika berada disini. Untuk itu, Anda bisa mencoba mampir kesini saat sedang berwisata ke kota Jogja.