Harga Tiket: Rp 25.000, Jam Operasional: 08.00-16.00 WIB, Alamat: Jl. Begawan, Dusun Krajan, Taji, Kec. Jabung, Kab. Malang, Jawa Timur; Map: Cek Lokasi

Pesona kota Malang memang sangat sayang untuk diabaikan begitu saja. Kota di Jawa Timur ini menawarkan pesona pegunungan dengan udaranya yang terkenal sejuk. Selain itu, Malang juga kondang dengan wisata air terjunnya yang melimpah. Salah satu yang bisa Anda kunjungi adalah Coban Jahe, yang menawarkan banyak keseruan dan pemandangan yang indah.

Wisata alam ini juga cocok untuk Anda yang senang melakukan aktivitas outdoor dan berpetualang. Untuk mengintip pesonanya, simak ulasan berikut ini.

Sekilas Tentang Coban Jahe yang Menawan

Tentang Coban Jahe yang Menawan
Image Credit: Twitter.com @melaniecute90

Malang memang memiliki banyak coban atau air terjun yang keindahannya tak perlu diragukan. Air terjun yang dihadirkan di kota ini akan membuat siapapun terpesona. Da salah satu air terjun di Malang yang bisa Anda kunjungi adalah Coban Jahe. Nama coban ini mungkin tidak seterkenal coban Rondo atau lainnya tapi kemolekannya akan membuat Anda jatuh cinta.

Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 45 meter dan memiliki air yang sangat indah. Sekeliling air terjunnya begitu cantik dan alamnya begitu asri. Lokasinya masih satu jalur untuk menuju jalur pendakian Gunung Bromo dan Gunung Semeru. Sehingga banyak para pendaki yang akhirnya menjadikan coban ini sebagai singgah yang menarik.

Baik ketika akan naik atau ketika turun dari pendakian, rasanya memang tidak lengkap jika tidak singgah. Air terjun ini tidak lepas dari cerita sejarah yang melatarbelakanginya. Di balik keindahannya, menyimpan cerita kelam di masa lalu. Tepatnya setelah perjuangan merebut kemerdekaan dari penjajah Belanda.

Dimana pada tahun 1948 terjadi pembantaian yang memilukan terjadi di Kawasan air terjun ini. Pada saat itu setidaknya 38 gerilyawan Indonesia diserang pasukan Belanda pada agresi militer yang kedua. Dan untuk mengenang para gerilya tersebut akhirnya diberikan nama Coban Jahe. Yang diambil dari kata Pejahe dalam bahasa Jawa berarti meninggal dunianya.

Tentang Coban Jahe Menawan
Image Credit: Twitter.com @lingkarmalang

Nama ini juga digunakan untuk sungai kecil yang juga menjadi aliran dari air terjun. Yang paling menyedihkan, para gerilyawan ini diserang saat mereka sedang beristirahat. Mereka juga sambil menyusun rencana untuk melakukan penyerangan. Namun naasnya mereka justru diserang lebih dulu dan membuat mereka meninggal dengan naas.

Kisah kelam ini jika menurut Pegiat Sejarah Malang, terjadi pada 22 Desember 1948 yang saat itu dipimpin oleh Kapten Sabar Soetopo. Pada saat itu mereka terjebak di hutan Kalijjahe juga lembahnya yang rencananya akan ke Desa Tosari, Probolinggo. Terlepas dari sejarahnya yang melatar belakanginya, keindahan dari Air Terjun ini bukan wacana saja.

Wisata satu ini termasuk dalam kawasan Perhuni Unit II KPH Sukopuro Jabung. Kehadirannya sudah menarik banyak wisatawan sejak pertama kali dibuka pada tahun 2014. Bahkan pengunjungnya akan berkali lipat ketika memasuki musim liburan atau akhir pekan. Dimana pada hari biasa mencapai 100 orang, ketika akhir pekan sampai 300 atau 400 orang.

Daya Tarik yang Dimiliki Coban Jahe

Daya Tarik Coban Jahe
Image Credit: Twitter.com @puspitafm

1. Air Terjun yang Cantik dan Megah

Daya tarik wisata alam ini tentu kehadiran air terjun dengan tinggi sekitar 45 meternya. Membuat debit airnya cukup besar dan membentuk kolam alami di bawahnya. Kolam kecil yang terbentuk ini banyak dimanfaatkan pengunjung untuk berenang ataupun bermain air. Hanya saja pengunjung tidak diizinkan untuk mendekati pusat jatuhnya air terjun.

Hal ini karena debit airnya yang begitu tinggi, sehingga memiliki risiko yang berbahaya untuk pengunjung. Airnya juga sangat jernih dan segar, membuat siapapun yang menyaksikannya tak sabar untuk merasakan airnya. Semakin mendekat, tampias air terjunnya akan semakin terasa dan bisa membuat Anda basah.

2. Dikelilingi Alam yang Asri

Tebing tinggi yang kokoh dengan tanaman hijau yang menghiasinya membuat alam yang dimiliki Coban Jahe ini terasa begitu asri. Udara khas pegunungan yang dihadirkan juga semakin menambah rasa betah di air terjun. Bunga warna warni yang berada di tamannya juga turut menambah kemolekannya. Anda memang akan menemukan taman ketika sudah dekat dengan air terjun.

3. Menghadirkan Kampung Pohon

Selain memiliki taman bunga yang cantik, Air Terjun Jahe Tumpang ini juga memiliki kampung pohon yang akan menyambut Anda ketika tiba. Layaknya rumah pada umumnya, tetapi ukurannya besar dan juga bertingkat. Dan sesuai namanya, bangunan ini menggunakan kayu sebagai bahan dasarnya. Menjadikan Kampung Pohon juga menarik untuk jadi spot foto.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi

Alamat Coban Jahe
Image Credit: Google Maps (Syamsul Arifin)

Untuk mengunjungi air terjun yang cantik ini, pengunjung bisa langsung menuju Dusun Begawan. Tepatnya ada di Desa Pandansari Lor, Jabung, Tumpang. Jika Anda memulai perjalanan dari Kota Malang, maka dibutuhkan jarak sekitar 23 km menuju arah Timur. Rute yang searah dengan jalan raya yang membawa menuju Gunung Bromo dan Semeru.

Perjalanan menuju lokasi Coban Jahe sudah mudah untuk ditempuh dan sudah beraspal. Untuk memulai perjalanan, silahkan menyusuri Jl. Adi Sucipto terlebih dahulu dengan waktu sekitar 45 menit. Sebelum akhirnya Anda akan melewati Blimbing dan mengikuti jalur menuju Tumpang. Selain rute satu ini, Anda juga bisa menggunakan rute lainnya yakni Lewat Kedungkandang.

Dari Kedungkandang, perjalanan bisa dilanjutkan menuju Pakis dengan menggunakan jalur Jl. Ampeldento juga Jl. Asrikaton sebelum tiba di Tumpang. Tak jauh dari Tumpang, Anda akan menemukan papan petunjuk untuk membawa Anda menuju Coban Jahe. Lokasi coban sendiri berada di sebelah kanan di jalan pertigaan.

Silahkan ikuti papan tersebut kira kira sejauh 7 km, dan Anda akan memasuki area Taman Makam Pahlawan Kali Jahe. Jarak 100 meter dari TMP ini, Anda akan tiba di lokasi. Anda tidak bisa menggunakan kendaraan umum menuju lokasi. Sehingga harus menggunakan kendaraan pribadi yang prima, tapi jika tidak Anda harus memarkirkan kendaraan di TMP dan lanjut jalan kaki.

Hal ini dikarenakan medan menuju area parkir sangat menantang dan terbilang berat. Nanti setelah Anda membayar karcis Anda juga akan melanjutkan dengan trekking. Jaraknya sekitar 1,5 km yang berupa jalan setapak juga pematang sawah. Walaupun demikian, pemandangan indah di kanan kiri akan menghibur Anda selama trekking ini.

Harga Tiket Masuk Wisata Alam

Harga Tiket Coban Jahe
Image Credit: Google Maps (M. Khoirul Fajri)

Untuk menikmati keindahannya Anda harus membayar tiket masuk sekitar Rp 25 ribu untuk satu motor. Baik untuk Anda yang berboncengan ataupun sendiri biayanya dihitung per kendaraan. Tetapi tenang saja, biaya tersebut sudah termasuk dengan tarif parkir kendaraan Anda. Sementara untuk yang membawa mobil tiketnya sekitar Rp 50 ribu yang berlaku untuk 4 penumpang.

Harga tersebut tidak terlalu mahal jika melihat keindahan yang dimilikinya. Selain itu, harga tiket juga bisa berubah sewaktu waktu tergantung pengelola. Anda bisa mengunjunginya dari Senin sampai dengan Minggu pada pukul 08.00 pagi sampai dengan 16.00 WIB. Sebaiknya Anda mengunjungi wisata ini ketika pagi hari, karena Anda harus treking lebih dahulu.

Waktu terbaik mengunjungi destinasi wisata satu ini adalah ketika musim kemarau. Sebab ketika musim penghujan debit airnya akan lebih deras lagi. Airnya juga akan menjadi keruh dengan jalanan yang lebih licin. Medan juga akan menjadi lebih berat ketika berkunjung di musim penghujan.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan di Air Terjun

Kegiatan di Air Terjun Jahe
Image Credit: Instagram.com @endrie010

1. Trekking

Ketika Anda ingin menikmati keindahan Coban Jahe ini, Anda harus melakukan trekking terlebih dahulu. Aktivitas satu ini sangat menarik dilakukan karena selain menaklukkan medan yang menantang, Anda juga akan merasakan petualang luar biasa. Apalagi sepanjang perjalanan Anda akan disuguhkan pemandangan yang menyejukkan mata.

2. Menikmati Keindahan Air Terjun

Setelah Anda menempuh perjalanan dengan jalan kaki, semua lelah Anda akan dibayar lunas dengan keindahan yang dimilikinya. Air terjun ini begitu gagah dengan debit tinggi dan kolam alami di bawahnya. Alirannya membentuk sungai yang membuatnya makin menawan. Sekelilingnya juga teduh sehingga suasananya begitu asri dan tenang.

3. Menikmati Wahana yang Ada

Ada banyak wahana yang kebetulan di hadirkan di wisata Coban Jahe ini untuk membuat pengunjung semakin nyaman saat liburan di sini. Seperti adanya kampung pohon yang sangat cocok untuk berburu foto keren. Selain itu terdapat juga flying fox yang bisa Anda coba, dengan begitu Anda bisa meluncur dari atas ketinggian dengan pemandangan yang ada.

Memiliki aliran air yang membentuk sungai, Anda juga bisa melakukan river tubing ketika berada di sini. Meluncur di area aliran airnya ini akan memberikan pengalaman yang berbeda. Apalagi jika Anda melakukannya bersama dengan teman teman atau keluarga. Tenang saja semua permainan yang ada sudah dilengkapi dengan keamanan yang memadai.

4. Berburu Foto Keren

Ketika menghabiskan waktu di Coban Jahe, tidak lengkap rasanya jika tidak mengambil foto foto kekinian. Di beberapa titik memang sengaja dihadirkan spot spot foto yang bisa dimanfaatkan pengunjung. Dengan latar belakang air terjun yang sangat cantik untuk dijadikan spot foto kekinian. Maka dari itu pastikan Anda membawa kamera Anda.

5. Camping

Berkemah di area terbuka seperti di lokasi air terjun ini juga sangat menarik dilakukan. Anda bisa mendirikan tenda di area bumi perkemahan yang disediakan. Hanya saja pengunjung harus membayar biaya tambahan. Ketika malam datang Anda bisa membangun api unggun sambil mengobrol dengan teman teman atau keluarga.

Fasilitas yang Tersedia di Coban Jahe

Fasilitas Coban Jahe
Image Credit: Google Maps (Mochamad Ilman)

Destinasi wisata alam di Malang ini telah memiliki fasilitas yang cukup memadai, walaupun masih terbilang sederhana. Anda sudah bisa menemukan area parkir kendaraan yang cukup luas dan rindang. Sehingga kendaraan Anda akan tetap aman selama di berada di parkiran. Selain itu Anda juga bisa menemukan pusat informasi yang juga menjadi loket tiket masuk.

Bukan hanya itu saja, pengunjung juga bisa menemukan tempat ibadah berupa mushola di wisata Coban Jahe ini. Toilet yang ada juga sudah memadai dan layak untuk digunakan. Tidak ketinggalan, pengunjung juga bisa menemukan area outbond. Anda juga bisa menemukan area camping yang cukup luas untuk mendirikan tenda jika ingin bermalam di area wisata ini.

Anda memang belum bisa menemukan penginapan atau hotel di sekitar lokasi wisata ini. Tetapi jika Anda ingin menginap, Anda bisa menemukannya di Kecamatan Tumpang yang tenunya jaraknya lumayan. Dan harga yang ditawarkan untuk setiap penginapan akan berbeda. Tergantung dari fasilitas yang ditawarkan nantinya ketika Anda masuk ke dalam.

Menghabiskan liburan Anda di Coban Jahe tentu akan menjadi liburan yang berkesan. Apalagi wisata ini memiliki keindahan yang akan membuat Anda jatuh hati. Selain itu wisata ini juga menyimpan sejarah yang perlu untuk diketahui. Menghabiskan waktu di sini bersama rombongan tentu makin menyenangkan.