Gunung Papandayan merupakan gunung api yang menarik untuk dieksplor pesonanya di Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Gunung ramah pendaki ini menawarkan pemandangan alam yang memukau, padang Edelweis dan berbagai kawah yang terkenal.

Harga Tiket: Rp 20.000, Jam Operasional: Pukul 07.00-16.00 WIB, Alamat: Karamat Wangi, Kec. Cisurupan, Kab. Garut, Jawa Barat; Map: Cek Lokasi

Jawa Barat memiliki banyak objek wisata alam yang menarik untuk dijelajahi. Salah satu yang bisa Anda jadikan pilihan adalah mendaki Gunung. Anda bisa menjadikan Gunung Papandayan sebagai pilihan karena gunung ini memiliki pesona yang luar biasa. Gunung yang berada di Garut ini sangat menarik untuk dijelajahi. Selengkapnya simak ulasan berikut.

Mengenal Papandayan yang Memesona

Mengenal Papandayan
Image Credit: Google Maps (Cahyo Wiwoho)

Mendaki Gunung memang menjadi aktivitas yang cukup menguras tenaga. Tetapi ketika sudah bisa menaklukkannya ada perasaan yang tak bisa digambarkan. Apalagi ketika sudah berada di atas, Anda juga akan disuguhkan pemandangan yang menawan. Udara pegunungan yang sejuk turut hadir untuk membuat kegiatan ini digemari oleh banyak orang.

Mengingat Indonesia memiliki banyak gunung gunung kokoh, sehingga mudah untuk menentukan pilihan dimana Anda akan mendaki. Gunung Papandayan yang berada di Garut tak kalah menarik untuk Anda daki. Gunung satu ini termasuk dalam kategori Gunung Api Strato yang ketinggianya mencapai 2665 mdpl. Gunung satu ini hingga kini masih memiliki kawah yang aktif.

Nama gunung sendiri memiliki asal usul yang menarik untuk diketahui. Dimana gunung ini berasal dari cerita rakyat yang dipercaya secara turun temurun. Konon katanya, banyak yang mendengar suara suara tak kasat mata yang mirip dengan seorang pandai besi yang sedang mengolah logam ini. Inilah mengapa dinamakan Papandayan yang arti pengrajin besi.

Kini Gunung Papandayan sudah mendapatkan pengelolaan yang lebih baik dibandingkan sebelumnya. Dan tentu saja gunung ini ramah untuk para pendaki, baik pendaki yang sudah profesional hingga pendaki dengan jam kerja tinggi. Kendati demikian trek yang dimiliki cukup menantang. Sehingga Anda tetap harus menyiapkan fisik yang kuat untuk bisa sampai puncak.

Daya Tarik yang Dimiliki Gunung Papandayan

Daya Tarik Gunung Papandayan
Image Credit: Google Maps (Jhon Clax)

Seperti yang sempat disinggung sebelumnya, Gunung papandayan memiliki kawah yang masih aktif. Setidaknya Anda bisa menemukan Kawah Mas, kawah Baru, Kawah Nangklak dan kawah Manuk yang sangat terkenal. Dimana masing masing kawah akan mengeluarkan uap yang memiliki kandungan belerang. Hal ini tentu menjadikan gunung ini memiliki keunikan tersendiri.

Kawah kawah yang dimiliki Gunung cantik ini memang berpindah dengan acak. Setidaknya ada 14 kawah lainnya yang bergemuruh dan Kawah Mas lah yang menjadi kawah paling besar dengan lebar sekitar 150 meter. Perlu Anda ketahui masing masing asap yang dikeluarkannya memiliki warna yang berbeda, mulai dari yang berwarna keemasan hingga warna hijau.

Walaupun lokasi kawah berada di atas ketinggian, tetapi Anda tetap akan merasakan hawa yang cukup banyak. Maka dari itu ketika Anda mendekati kawahnya, disarankan untuk menggunakan baju yang bahannya dingin. Kawah ini tentunya memiliki keindahan yang akan membuat Anda terpesona. Belum lagi belerangnya juga dipercaya manjur untuk berbagai penyakit.

Tidak hanya itu, bentang alam yang dimilikinya juga membuat Anda tak akan menyesal sudah mengunjunginya. Bisa dikatakan jika wisata Gunung Papandayan adalah paket lengkap. Karena Anda bisa menemukan banyak pesona yang belum tentu bisa ditemukan di tempat lain. Anda akan menemukan beberapa spot yang sangat sayang untuk dilewatkan.

Spot pertama yang memiliki pesona unik sekaligus menjadi bagian misteri adalah Hutan Mati. Layaknya namanya Anda memang akan menemukan pepohonan yang telah kering di hutan ini. Pohon pohon Cantigi ini memang sudah mati dan hanya menyisakan batang batangnya yang kering.

Hal ini bukannya memberikan suasana yang menakutkan, justru memiliki keindahan tersendiri. Bahkan Hutan mati menjadi ikon dari wisata Gunung indah ini. Dimana lokasinya berada di atas kawah utama. Anda tidak hanya menikmati panorama pohon kering tetapi juga Gunung Cikuray dari kejauhan. Pengunjung juga banyak yang menjadikan spot ini tempat berpose.

Daya tarik Gunung Papandayan masihlah belum usai, karena gunung ini memiliki padang Bunga edelweis yang sangat cantik. Bunga yang memang biasanya ditemukan di pegunungan ini memang sangat menawan. Anda bisa menuju daerah tegal Alun untuk menemukan bunga ini. Hanya saja, bagian ini tidak bisa dikunjungi karena alasan keselamatan.

Namun tetap saja Anda bisa menemukan bunga ini, yakni berada di antara Hutan Mati dan Pondok Saladah. Hamparan bunga di sini memang tidak sebanyak di puncak tapi tetap tetap saja sangat indah. Tapi perlu Anda tahu, bunga ini bukan untuk dipetik dan di bawa pulang. Mengingat ada beberapa bunga yang dilindungi karena keberadaannya langka.

Jika membahas gunung tidak bisa melupakan pemandangan alamnya. Apalagi gunung indah ini memang dikelilingi oleh beberapa gunung. Inilah yang membuat pemandangan di puncaknya begitu menakjubkan. Ketika Anda menghadap ke timur, Anda kan melihat jajaran bukit Karacak juga Gunung Cikuray. Di tengah tengahnya ada Gunung Galunggung yang melengkapinya.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi Gunung Papandayan

Alamat Gunung Papandayan
Image Credit: Google Maps (Nano Yulyanto)

Taman wisata alam ini berada di Kecamatan Cisurupan yang jaraknya sekitar 30 km dari pusat kota Garut. Aksesnya jalannya sudah cukup baik walaupun bahu jalannya tak terlalu lebar. Anda akan mudah untuk menjangkaunya, karena selain menggunakan kendaraan pribadi Anda juga bisa menggunakan kendaraan umum untuk sampai di area wisata ini.

Untuk Anda yang menggunakan kendaraan umum, Anda akan berangkat dari Terminal Guntur Garut. Nantinya Anda akan sampai di kaki Gunung tepatnya di area parkirnya. Sementara untuk Anda yang menggunakan kendaraan pribadi, Anda bisa menggunakan 2 jalur alternatif. Jalur yang pertama bisa melalui pusat kota selama sekitar 2 jam.

Barulah dilanjutkan untuk menuju Kecamatan Cisurupan yang membutuhkan waktu 20 menitan. Dari titik ini barulah Anda melanjutkan ke Kawah mas dengan waktu sekitar 25 menit. Atau bisa juga menggunakan jalur Pangalengan, yakni melewati perkebunan Garut Selatan hingga Anda sampai di Perkebunan Cileuleuy yang ditempuh sekitar 3 jam.

Jika Anda sudah sampai di kawasan ini, Anda tinggal melanjutkan perjalanan menuju Kawah Mas. Jaraknya sudah tidak terlalu jauh, Anda hanya butuh 30 menitan untuk sampai di Kawah Mas. Barulah nanti perjalanan Anda akan dilanjutkan dengan pendakian. Untuk rute pendakian sendiri kebanyakan dilakukan menggunakan jalur Cisurupan.

Dari Camp David Papandayan untuk menuju ke Kawah Aktif Papandayan yang biasanya membutuhkan waktu 30 menit. Jalur pendakian ini memang menanjak, tetapi tidak terlalu ekstrim. Setelah dari kawah aktif, Anda akan melanjutkan perjalanan menuju Gubber Hood yang juga bisa dijadikan tempat untuk camping. Dibutuhkan waktu sekitar 45 menit melintasi kawasan ini.

Perjalanan tentu saja masih panjang, di tengah hutan Anda akan menemukan sungai dan harus menyeberanginya. Tak jauh dari sini barulah Anda akan menemukan Pondok Saladah. Anda akan menginap di sini dan melanjutkan perjalanan esok hari ke Hutan Mati sekitar 15 menit. Pendakian Anda masih belum berakhir, karena masih harus menuju Tegal Alun.

Dibutuhkan waktu sekitar 60 menit untuk sampai Tegal Alun dari Hutan Mati. Medannya berupa tanjakan yang kondang yaitu Tanjakan Mamang. Pemandangan di Tegal Alun sangat indah, dan pengunjung paling menantikan sunrise di Hutan Mati. Yang jelas melalui medan di Gunung Papandayan akan mendapatkan pengalaman yang berbeda.

Wisata yang akan mendaki tentunya harus membayar tiket masuk. Biaya tiket masuk sekitar Rp 20 ribu untuk wisatawan lokal dan di hari biasa. Apabila Anda mendatanginya saat musim liburan harganya sekitar Rp 30 ribu. Sementara harga tiket masuk akan berkali kali lipat untuk wisatawan mancanegara, sekitar Rp 200 ribu sampai dengan Rp 300 ribu.

Harga tersebut masih belum termasuk dengan biaya parkir kendaraan. Semakin banyak roda kendaraan, maka akan semakin tinggi pula harga tiket parkirnya. Tiket parkir mulai Rp 17 ribu sampai dengan Rp 150 ribu untuk kendaraan roda 6 atau lebih. Anda yang ingin camping juga harus membayar sejumlah biaya yakni sekitar Rp 35 ribu setiap orang.

Gunung ini bisa Anda kunjungi setiap hari, mulai dari Hari Senin hingga hari Minggu. Anda juga bisa mengunjunginya dari pagi sampai sore, yakni mulai pukul 07.00 sampai dengan pukul 16.00 WIB. dan untuk Anda yang akan registrasi camping, Anda bisa mendaftar dari buka hingga pukul 18.00 WIB.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan di Gunung Papandayan

Image Credit: Facebook.com @Backpacker-Nusantara

1. Trekking yang Menantang

Untuk sampai di puncak tentu saja para pengunjung harus trekking dan hiking. Medan Gunung Papandayan terbilang berbatu dan ada beberapa tanjakan. Selain dengan berjalan kaki, Anda yang ingin kegiatan lebih menantang Anda bisa mencoba mengendarai trail. Namun tenang saja trek ini cukup ramah bagi pemula.

2. Berendam di Air Panas

Terdapat kolam air panas yang bisa Anda manfaatkan untuk berendam setelah Anda treking. Kolam air panas ini berada di dekat area parkir dan banyak dikunjungi wisatawan. Wisatawan yang tak ingin mendaki memang bisa mengunjungi kolam air pana ini. Anda harus membayar biaya masuk saat ingin berendam.

Kegiatan di Gunung Papandayan
Image Credit: Twitter.com @anjanipawaka

3. Berkunjung ke Padang Edelweis

Saat menjelajah gunung ini, Anda bisa menemukan hamparan padang edelweis, dan paling banyak ditemukan di puncak Papandayan, Tegal Alun. Sayangnya, kawasan puncak menjadi daerah terlarang dikunjungi untuk keselamatan wisatawan. Namun bunga abadi ini tetap dapat dilihat di antara Pondok Saladah dan Hutan Mati.

4. Hunting Foto Keren

Kegiatan yang tidak bisa dilewatkan adalah hunting foto, mengingat ada banyak spot yang bisa diabadikan. Spot alami ini yang ada di Gunung Papandayan juga sangat melimpah. Mulai dari Hutan Mati, Taman Edelweis hingga Danau Papandayan. Pastikan Anda membawa kamera terbaik Anda.

Fasilitas yang Tersedia di Gunung Papandayan Garut

Fasilitas di Gunung Papandayan
Image Credit: Google Maps (Christopher Ludewig)

Sarana dan prasarana yang bisa Anda temukan di Gunung Papandayan sudah terbilang lengkap dan memadai. Anda bisa menemukan area parkir yang cukup luas dan bisa menampung semua kendaraan Anda. di area parkir ini, Anda bisa menemukan gazebo gazebo yang bisa digunakan pengunjung untuk beristirahat.

Selain itu Anda juga bisa menemukan beberapa toilet yang bisa dimanfaatkan. Mulai dari yang di Shelter hingga di area camping Anda bisa menemukan toilet lengkap dengan pusat informasi. Menariknya di wisata Gunung ini, Anda juga bisa menemukan menara pandang yang tingginya 10 meter. Anda juga bisa menemukan warung dan resto yang menjual berbagai makanan.

Anda yang tidak ingin camping juga bisa menginap dengan di penginapan yang ada. Fasilitas yang ditawarkan cukup bagus dan lengkap. Terdapat juga bungalow yang kapasitasnya mencapai 10 orang. Soal keamanan Anda tak perlu khawatir, karena ada security yang menjaga 24 jam. Yang jelas fasilitas wisata di tempat satu ini sudah lengkap dan memadai.

Mengunjungi gunung yang memiliki pesona luar biasa tidak lengkap rasanya jika tidak mendaki. Anda bisa menikmati perjalanan trekking yang tak terlupakan, apalagi jika dilakukan bersama dengan teman teman. Gunung Papandayan menjadi gunung yang sangat menarik untuk dijelajahi.