Harga Tiket: Gratis, Jam Operasional: 24 Jam, Alamat: Karangsari, Dieng Kulon, Kec. Banjarnegara, Kab. Banjarnegara, Jawa Tengah; Map: Cek Lokasi

Indonesia memiliki sejarah yang sangat panjang yang terlihat dari ditemukannya beberapa peninggalan purba seperti candi. Bangunan tersebut merupakan bukti bahwa pernah ada sebuah peradaban yang berdiri di lokasi tersebut. Candi Gatotkaca yang berlokasi di Jawa Tengah adalah salah satu saksi bisu bagaimana perjalanan sejarah bangsa Indonesia.

Awalnya candi ini masuk kedalam jajaran percandian dengan 5 candi lainnya yaitu Candi Nakula, Candi Setyaki, Candi Sadewa, Candi Gareng, dan Candi Petruk. Namun, kini semua candi tersebut sudah roboh menyisakan puing-puingnya saja dan hanya candi yang dikenal dengan nama Gatotkaca sendiri yang masih berdiri dengan kokoh.

Bangunan bersejarah tersebut merupakan sebuah candi Hindu yang diperkirakan dibangun pada abad ke 8 sampai 9 Masehi. Di sekitar Candi Gatotkaca terdapat alam yang masih sangat terjaga dengan sejumlah perkebunan warga sehingga membuat wisatawan bisa lebih tenang menikmati keindahan candi asal Banjarnegara tersebut.

Daya Tarik Candi Gatotkaca

Daya Tarik Candi Gatotkaca
Image Credit: Google Maps Faisal Reza Sukmawan

1. Bangunan Candi

Ketika berbicara soal daya tarik maka bangunan Candi Gatotkaca itu sendiri akan menjadi daya tarik yang paling utama. Pasalnya anda akan menemukan sebuah bangunan tua dan bersejarah dengan bentuk bujur sangkar yang masih berdiri dengan gagahnya. Bangunan ini dibangun dengan 2 tingkat di atas sebuah dasar yang memiliki tinggi sekitar 1 meter.

Pada sisi bagian timur, utara, dan selatan terdapat sebuah pahatan batu yang mengarah keluar berbentuk relung. Selanjutnya pada sisi bagian barat terdapat sebuah pintu masuk candi yang memiliki ukiran atau gambaran raksasa tanpa rahang bawah yang dikenal dengan nama Kala dan memiliki bilik penampil tepat dibalik pintu tersebut.

Di bawah pintu masuk juga ada beberapa anak tangga yang mengarahkan orang untuk masuk langsung ke bilik penampil. Dalam bilik tersebut ada tempat untuk menaruh penerang (lilin atau obor) yang dapat digunakan untuk menerangi seisi ruangan candi.

BACA JUGA:  Candi Ceto - Sejarah, Daya Tarik, Lokasi & Ragam Aktivitas

2. Sejarah Candi Gatotkaca

Namanya bangunan zaman dahulu pasti memiliki sejarah yang melekat padanya. Begitu juga dengan candi asal Banjernegara ini, dimana dia memiliki perjalanan yang sangat panjang karena diperkirakan sudah berdiri sejak abad ke 8 atau 9 Masehi.

Nama resmi dari bangunan bersejarah ini belum diketahui sampai sekarang. Namun warga sekitar menamainya Candi Gatotkaca karena terinspirasi dari kisah seorang karakter wayang dalam cerita Mahabarata.

3. Alam Sekitar Candi

Daya tarik selanjutnya yang dimiliki oleh salah satu candi yang berada di Dataran Tinggi Dieng ini adalah alam sekitarnya yang masih sangat terjaga dan nyaman. Terdapat hamparan perkebunan warga yang ditanami berbagai macam sayur-sayuran dan di sekitarnya ada juga beberapa pepohonan rindang yang tumbuh dengan suburnya.

Semua tumbuhan tersebut kemudian membuat hawa udara menjadi sangat nyaman untuk dirasakan atau untuk dihirup. Maka dari itu selain dapat melakukan wisata sejarah anda juga bisa sekaligus melakukan relaksasi untuk menenangkan hati dan pikiran di destinasi wisata menakjubkan ini.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi

Alamat Candi Gatotkaca
Image Credit: Google Maps Faisal Reza Sukmawan

Candi Gatotkaca berada di Jawa Tengah, Dieng Kulon, Kabupaten Banjarnegara, Karangsari, Kecamatan Banjarnegara. Jika ingin menuju ke lokasi tersebut anda bisa menggunakan titik awal dari Alun-Alun Kota Banjarnegara di Jl. Mayjend Panjaitan menuju Bundaran Tugu Banjarnegara kemudian ambil jalur keluar pertama melewati Jl. Campur Salam.

Terus ikuti jalan tersebut sampai anda memasuki Jl. Ajibarang Secang dan tiba di pertigaan dekat Bank BRI Unit Singamerta lalu belok kiri mengikuti Jl. Banjarnegara – Pagentan. Terus ikuti jalan ini sampai anda tiba di pertigaan dekat SMPN 2 Pangetan kemudian ambil jalur lurus sampai tiba di Jl. Powerhouse Bulu Kuning.

Silahkan ikuti jalan tersebut sampai anda memasuki Jl. Raya Pangetan dan memasuki Jl. Pemuda lalu tiba di pertigaan dekat Kantor Desa Majasari. Di pertigaan ini anda harus belok kiri dan tetap di jalan utama sampai anda menemukan pertigaan Jl. Pejawaran kemudian belok kanan.

BACA JUGA:  Candi Merak - Sejarah, Daya Tarik, Lokasi & Ragam Aktivitas

Tetap di Jl. Pejawaran sampai anda melewati Jl. Ratambe dan sampai di pertigaan Jl. Sidengok Pramen. Silahkan belok kiri di pertigaan tersebut kemudian terus lurus sampai memasuki Jl. Sumberejo Kidul lalu tiba di pertigaan dekat Pertamina Sumberejo. Dari pertigaan ini anda harus belok kanan untuk melewati Jl. Raya Wanayasa – Dieng.

Ikuti Jl. Raya Wanayasa – Dieng sampai menemukan perempatan Jl. Arjuna Barat kemudian belok kanan. Terus lurus di jalan ini sampai anda menemukan lokasi Candi Gatotkaca yang berada tepat di sebelah kiri Jl. Arjuna Barat setelah Museum Kailasa.

Rute perjalanan dari Alun-Alun Kota Banjarnegara ke candi Hindu ini memiliki panjang sekitar 48 km dengan waktu tempuh menggunakan kendaraan pribadi selama 1 jam 40 menit. Karena akan menempuh perjalanan yang panjang dan memakan waktu sebaiknya siapkan kondisi tubuh dengan baik agar perjalanan dapat berlangsung dengan baik.

Harga Tiket Masuk Candi Gatotkaca

Harga Tiket Masuk Candi Gatotkaca
Image Credit: Google Maps Jusup Budiono

Untuk memasuki lokasi wisata Candi Gatotkaca wisatawan tidak akan dipungut biaya tiket masuk karena semua orang dapat memasuki lokasi wisata bersejarah ini secara cuma-cuma.

Namun, sebaiknya persiapkan juga biaya tidak terduga karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi selama berlibur di candi menakjubkan asal Karangsari, Banjarnegara ini.

Ragam Aktivitas yang Menarik Dilakukan Pengunjung

Ragam Aktivitas Menarik Candi Gatotkaca
Image Credit: Google Maps Indra Susandi

1. Menjelajah Bangunan Candi

Kegiatan menarik pertama yang dapat anda lakukan di Candi Gatotkaca yang menawan ini adalah menjelajah bagunan candi yang sudah berdiri dari zaman dahulu tersebut. Namun, harap berhati-hati jika ingin masuk ke dalam bangunan candi karena usianya sudah sangat tua sehingga bisa roboh kapan saja.

Lebih baik jika anda menjelajahinya dari bagian luar dengan melihat segala sudut candi. Setiap sudut memiliki keunikan masing-masing sehingga akan membuat anda terpana ketika menyaksikan keindahan candi Hindu tersebut.

2. Menikmati Keindahan Alam Sekitar

Selanjutnya anda juga bisa menikmati keindahan alam sekitar Candi Gatotkaca yang masih kaya akan tumbuhan hijau. Hal yang paling sering anda temui di sekitar destinasi wisata sejarah ini adalah perkebunan warga yang ditanami sejumlah sayur-sayuran.

Udara yang sejuk di lokasi wisata candi unik ini juga akan membuat perasaan menjadi lebih tenang. Oleh karena itu, anda yang sedang mengalami banyak pikiran bisa dengan mudah melepaskan segala pikiran tersebut dan mendapatkan ketenangan yang tidak bisa anda dapatkan di kota besar.

BACA JUGA:  Taman Sriwedari - Sejarah, Daya Tarik, Lokasi & Ragam Aktivitas

3. Berfoto

Melakukan kegiatan berfoto ketika liburan seperti sudah tidak asing lagi karena ini kegiatan tersebut dapat mengabadikan segala momen liburan anda tanpa terkecuali. Bangunan candi dan alam sekitar juga bisa menjadi background foto yang unik bagi anda yang memiliki jiwa narsis.

4. Wisata Kuliner

Kegiatan menarik terakhir yang dapat anda lakukan di Candi Gatotkaca adalah wisata kuliner. Kegiatan ini sepertinya sedikit berbeda dengan kegiatan-kegiatan sebelumnya, namun anda juga masih bisa melakukan wisata kuliner di sekitar candi menawan ini karena banyak warung warga yang menjual berbagai macam makanan khas daerah sekitar.

Fasilitas yang Tersedia di Candi Gatotkaca

Fasilitas Candi Gatotkaca
Image Credit: Google Maps Fitra

1. Area Parkir Kendaraan

Setiap tempat wisata pasti memiliki sebuah lahan kosong yang digunakan sebagai area parkir kendaraan. Fasilitas yang sama juga dimiliki oleh Candi Gatotkaca, dimana terdapat sebuah lahan kosong yang cukup luas dan dapat digunakan oleh setiap orang yang datang berkunjung ke candi asal Banjarnegara ini untuk memarkirkan kendaraan pribadi mereka.

2. Toilet Umum

Di sekitar area parkir kendaraan juga terdapat sebuah toilet umum yang dibagi menjadi toilet umum laki-laki dan toilet umum perempuan. Fasilitas ini dapat digunakan oleh siapa saja untuk membuang air besar atau kecil. Namun, setelah menggunakannya anda harus membayar Rp 2.000 sampai Rp 5.000 kepada petugas pembersih toilet umum tersebut.

3. Mushola

Selain kedua fasilitas yang sudah disebutkan sebelumnya anda juga dapat menemukan sebuah bangunan untuk umat Islam beribadah atau yang dikenal dengan nama Mushola. Fasilitas ini memang sengaja dibangun oleh pemerintah dan warga sekitar untuk membantu umat Islam melakukan ibadah atau sholat.

Candi Gatotkaca buka setiap hari selama 24 jam jadi anda tidak perlu khawatir soal waktu tutupnya. Anda juga tidak perlu cemas soal perut karena di sekitar lokasi wisata bersejarah tersebut terdapat beberapa warung makan yang dikelola oleh warga sekitar.