Harga Tiket: Rp 7.000, Jam Operasional: 08.00-16.00 WIB, Alamat: Kec. Windusari, Kab. Magelang, Jawa Tengah; Map: Cek Lokasi

Candi Selogriyo merupakan peninggalan purbakala yang diperkirakan dibangun abad ke 9 Masehi. Candi ini berada di lereng sebelah timur, letaknya tersembunyi di antara 3 bukit yaitu Bukit Giyanti, Bukit Condong dan Malang, dengan tinggi 740 mdpl.

Tak hanya bangunan candinya saja yang indah, tetapi panorama alam yang disuguhkan di sekitar candi juga tak kalah indah. Apalagi candi ini letaknya di kaki gunung dan ada hamparan hijau terasering di sana, tentu menambah keindahan dari candi itu. Selain itu, candi ini juga memiliki beberapa daya tarik tersendiri yang cuma bisa anda dapatkan di sana.

Daya tarik itu antara lain seperti struktur candi, adanya mata air yang membuat pengunjung yang menggunakan air itu menjadi awet muda dan masih banyak lagi daya tarik yang lainnya. Maka dari itu, tak heran jika candi ini ramai dikunjungi wisatawan, meskipun rute untuk kesana cukup susah.

Sejarah Candi Selogriyo

Sejarah Candi Selogriyo
Image Credit: Google Maps Pangudi Kaweruh

Candi ini diperkirakan dibangun di abad ke 9 Masehi, tetapi baru ditemukan pada tahun 1835 Masehi. Candi itu ditemukan oleh Hartman, Presiden Magelang yang ketika itu menjabat pada masa penjajahan Kolonial Belanda. Konon katanya, candi ini didirikan di zaman yang sama ketika candi yang ada di dataran Dieng didirikan.

Pada tahun 1913, Belanda membentuk sebuah Institusi dengan nama Oudheidkundige Diensr yang dalam bahasa Indonesia berarti Lembaga Kepurbakalaan. Dibentuknya Institusi itu karena banyaknya penemuan candi yang ada di Indonesia pada masa penjajahan Belanda. Adanya Institusi itu bertujuan untuk dapat melestarikan candi-candi tersebut lalu didaftarkan menjadi cagar atau situs budaya.

Candi Selogriyo dipugar pertama kali di tahun 1955 sampai pada tahun 1957. Tetapi, tiba-tiba ada suatu peristiwa yang memporakporandakan hampir sebagian besar dari bangunan candi. Pada tahun 1998 tepatnya di bulan Desember, bukti yang menjadi tempat candi berdiri tiba-tiba terjadi longsor. Lalu setelah kejadian itu dilakukanlah proses rekonstruksi ulang.

Setelah itu, pada tahun 2000 barulah dilakukan pemasangan ulang bagian candi yang rusak akibat longsor secara bertahap. Pemasangan ulang itu memakan waktu cukup lama, terbukti pada tahun 2019 penataan candi baru selesai sepenuhnya.

Penataan selesai tepatnya pada tahun 2019 tanggal 10 November. Setelah itu barulah para pengunjung dapat menikmati indahnya candi dengan dikelilingi pemandangan alam yang indah. Luas bukit tempat berdirinya candi ini kurang lebih 300 meter persegi dengan tinggi 740 mdpl.

Daya Tarik Candi Selogriyo

Image Credit: Google Maps Jejak Kakiku

Jika anda berkunjung ke Kabupaten Magelang, Jawa Tengah rugi rasanya bila tak mampir mengunjungi Candi Selogriyo. Candi ini memiliki daya tarik tersendiri yang tidak bisa anda dapatkan di tempat lain. Daya tarik itu antara lain seperti:

1. Bangunan Bersejarah

Daya tarik utama dari candi ini tentunya karena bangunannya yang merupakan bangunan bersejarah. Bangunan candi ini masih asli sejak jaman dulu, hanya saja ada perbaikan sedikit di beberapa bagian candi akibat dari longsor waktu itu. Anda bisa menikmati indahnya bangunan candi, sekaligus bisa berfoto di sana, karena bangunannya cocok dijadikan spot foto dan objek foto yang cantik.

2. Struktur Candi

Daya tarik selanjutnya dari candi ini terletak pada struktur candi itu. Ukuran candi ini paling kecil bila dibandingkan dengan candi yang lain. bentuk candi ini berupa palang yang berukuran 5,2 meter x 5,2 meter dengan ketinggian kurang lebih 4,9 meter. Candi ini tidak mempunyai candi pendamping atau candi pewara tak seperti candi lain pada umumnya.

Di bagian dalam candi terdapat bilik kecil yang kosong. Menurut cerita masyarakat sekitar, bilik kosong ini dulunya adalah tempat Yoni atau Lingga yang merupakan symbol Dewa Siwa.

3. Terdapat Beberapa Arca

Ada beberapa arca peninggalan bersejarah yang terdapat di dalam Candi Selogriyo. Adanya arca-arca itu menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang berkunjung kesana. Antara lain seperti Arca Ganesha ada di dinding sebelah barat, Durga Mahisasuramardini ada di dinding sebelah utara, Agastya ada di dinding sebelah selatan, serta Mahakala dan Nandiswara ada di dinding sebelah timur.

Daya Tarik di Candi Selogriyo
Image Credit: Google Maps Yuni Yunce

4. Mata Air Awet Muda

Daya tarik yang paling terkenal dari candi ini adalah adanya mata air yang bisa membuat pengunjung awet muda jika menggunakannya. Pengunjung cukup membasuh mukanya menggunakan mata air itu, masyarakat percaya jika membasuhnya antara tanggal 1 sampai 10 Muharam, akan lebih mujarab khasiatnya. Tak hanya itu, setiap malam Selasa dan Jum’at kliwon sering terdengar bunyi gamelan.

5. Panorama Alam yang Indah

Daya tarik terakhir dari candi ini adalah panorama alam di sekitar candi yang sangat indah, terutama hijaunya hamparan terasering yang bisa menyejukkan mata. Panorama tersebut karena lokasi candi yang letaknya di kaki gunung Sumbing, berada di Bukit Condong dan Bukit Giyanti.

Alamat, Rute Lokasi dan Harga Tiket

Alamat Candi Selogriyo
Image Credit: Google Maps Ayu Dyah Rahma

Candi Selogriyo terletak di Provinsi Jawa Tengah, tepatnya di Kabupaten Magelang, Kecamatan Windusari, desa Candisari. Lokasi candi memang cukup sulit untuk ditempuh, tapi tenang, semua terbayar dengan keindahan yang ditawarkan candi ini.

Untuk menuju kesana anda bisa dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun dengan kendaraan umum. Jika menggunakan kendaraan pribadi, disarankan menggunakan kendaraan roda 2, karena akses untuk masuk ke dalam candi cukup sempit sehingga hanya dapat dilalui motor.

Jika anda dari Kota Magelang, ambil arah Timur menuju Jalan Pajang I, setelah itu lanjut ke arah Jalan Raya Bandongan. Dari situ, anda bisa langsung menuju Jalan Kembangkuning. Terakhir anda tinggal ikuti petunjuk jalan ke arah Hutan Windusari, setelah itu sampailah anda ke lokasi tujuan yaitu Candi Selogriyo.

Harga tiket untuk masuk ke Candi Selogriyo berbeda, wisatawan dosmetik dikenakan biaya sebesar Rp 7.000,- sementara wisatawan asing dikenakan biaya sebesar Rp 25.000,- per orang. Candi ini buka setiap hari, sejak pukul 8 pagi sampai pukul 4 sore.

Aktivitas yang Menarik Dilakukan

Aktivitas Menarik Candi Selogriyo
Image Credit: Google Maps Ria Nurani

1. Melihat Keindahan Candi

Kegiatan menarik pertama yang bisa anda lakukan jika berkunjung ke Candi Selogriyo adalah melihat keindahan candi. Indahnya bangunan candi yang bersejarah, beberapa patung bersejarah yang ada di sana, relief serta pemandangan alam yang indah di sekitar candi, semua itu akan bisa memanjakkan mata anda.

2. Mengambil Foto

Kegiatan lain yang juga bisa anda lakukan jika berkunjung ke Candi adalah mengambil foto. Indahnya bangunan candi, serta beberpa ornament bersejarah lainnya, dan juga indahnya panorama sekitar candi sangat cocok bila dijadikan spot foto dan objek foto. Dijamin, anda akan bisa mendapatkan hasil foto yang bagus di sana.

3. Mencatat

Kegaiatan menarik selanjutnya yang bisa anda lakukan jika berkunjung ke candi ialah mencatat. Anda bisa mencatat berbagai hal penting yang terdapat di candi. Seperti sejarah candi, tentang ornament serta relief yang ada di candi dan masih banyak lagi yang bisa dijadikan sebagai ilmu pengetahuan baru. Jadi selain liburan anda juga bisa sekalian menambah wawasan di sana.

Objek Wisata Terdekat dari Candi Selogriyo

Objek Wisata Terdekat dari Candi Selogriyo
Image Credit: Google Maps yofan indriyanto

1. Bukit Sleker Asri

Objek wisata pertama yang letaknya dekat dengan Candi Selogriyo adalah Bukit Sleker Asri. Bukit Sleker Asri ini merupakan tempat wisata menarik di Magelang yang wajib untuk anda kunjungi. Di sana menyajikan pemandangan hutan pinus yang indah, serta beberapa ornamen yang menambah keindahan tempat ini. Ada juga beberapa permainan di sana, selain itu tempat ini juga cocok dijadikan spot foto.

2. Punthuk Setumbu

Objek wisata selanjutnya yang letaknya dekat dengan candi adalah Punthuk Setumbu. Punthuk Setumbu sendiri merupakan bukit yang mempunyai panorama yang sangat indah dan udara yang menyejukkan. Karena lokasi objek wisata ini dekat dengan Candi Borobudur, jadi anda bisa menikmati keindahan Candi Borobudur lewat Punthuk Setumbu ini.

3. Taman Kyai Langgeng

Taman Kyai Langgeng merupakan salah satu objek wisata terkenal di Magelang. Taman ini mengusung konsep taman rekreasi keluarga. Banyak fasilitas yang disediakan di sana, seperti berbagai macam wahana permainan, beberapa spot foto dan masih banyak lagi yang lainnya. Jadi tak heran, jika objek wisata yang satu ini sangat ramai dikunjungi wisatawan.

4. Bukit Barede

Objek wisata terakhir yang letaknya dekat dengan candi ialah Bukit Barede. Bukit Barede adalah salah satu objek wisata perbukitan yang menyuguhkan panorama pegunungan. Memiliki latar belakang pohon yang rindang dan berwarna hijau. Objek wisata ini cocok bila dijadikan spot foto, karena pemandangan alamnya yang indah pasti akan menghasilkan foto yang bagus.

Demikian ulasan tentang Candi Selogriyo yang ada di Magelang. Candi ini mempunyai daya tarik tersendiri yang membuat banyak wisatawan berkunjung kesana. Jadi, tidak hanya Borobudur saja yang ada di Magelang, tetapi juga candi bersejarah ini bisa Anda kunjungi.