Harga Tiket: Gratis, Jam Operasional: 09.00-16.00 WIB, Alamat: Jl. Medan Merdeka Tim. No.14, Kec. Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta; Map: Cek Lokasi

Berada di Jakarta, anda akan banyak disuguhkan dengan berbagai jenis museum. Salah satu yang bisa anda kunjungi adalah Galeri Nasional Indonesia. Gedung terkemuka yang terletak di pusat kota Jakarta ini menyimpan berbagai koleksi yang pas untuk anda jelajahi ketika akhir pekan atau liburan.

Museum ini sendiri lebih berfokus pada koleksi seni, mulai dari lukisan, patung hingga fotografi biasanya dipamerkan disini. Hasil karya seniman ternama juga bisa anda jelajahi ketika berada disini. Terkadang, museum tersebut memiliki tema tertentu yang diselenggarakan. Untuk anda yang ingin mengenalnya lebih jauh, simak pembahasannya berikut ini.

Sejarah Singkat Galeri Nasional Indonesia

Sejarah Singkat Galeri Nasional Indonesia
Image Credit: Google Maps Dhani Wazza

Museum Galeri Nasional merupakan salah satu bangunan yang pada awalnya bukan milik pemerintah. Di tahun 1900, Gedung bangunan yang saat ini dikenal sebagai Galeri Nasional ini merupakan asrama khusus wanita dan sebuah sekolah. Bangunan ini sendiri didirikan oleh Yayasan Kristen Carpentier Alting Stitching atau CAS yang menjadi sekolah pertama di Jakarta.

Seiring berjalannya waktu yakni di tahun 1955, pemerinta Indonesia pun mengeluarkan peraturan yakni melarang segala aktivitas komunita yang berkaitan dengan Belanda. Untuk itu, Gedung sekolah dan asrama ini beralih kepemilikan menjadi Yayasan Raden Saleh dengan nama Vrijmetselaren Loge yang masih di bawah gerakan Belanda.

Berlanjut ke tahun 1961, pemberhentian secara total pun dilaksanakan berdasarkan ketetapan dari Presiden Soekarno. Sehingga seluruh gerakan dari Yayasan Raden Saleh dan Vrijmetselaren Loge ini dibubarkan. Bangunan tersebut akhirnya diambil alih oleh pemerintah dan diserahkan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Pembangunan dari Galeri Nasional ini pun dirintis dengan nama Wisan Seni Nasional. Dimana pada tahun 1987 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yakni Prof Dr. Fuad Hasan, Gedung ini dirancang sebagai Gedung Pameran Seni Rupa Depdikbud. Dengan adanya Gedung tersebut menjadi daya tarik masyarakat untuk lebih menyukai seni.

Kemudian, di tahun 1998, Gedung ini berhasil berubah nama menjadi Galeri Nasional Indonesia seperti yang anda kenal. Dalam perkembangannya sendiri, bangunan ini pun berkembang dengan pesat dan aktif digunakan sebagai Gedung untuk pameran terkait dengan seni. Anda pun bisa mengunjunginya ketika berada di Jakarta.

Pameran di Galeri Nasional Indonesia

Pameran di Galeri Nasional Indonesia
Image Credit: Google Maps Mesfer Amalia

1. Pameran Tetap

Koleksi yang ada di galeri ini dibagi bagi berdasarkan dengan jenis pamerannya. Untuk yang pertama yakni terdapat pameran tetap. Anda bisa datang ke pameran tetap koleksi dari Galeri Nasional Indonesia ini yang diselenggarakan oleh dua kurator galeri yakni Suwarno Wisetra dan Citra Smara Dewi.

Dalam pameran tetap ini, anda akan bisa melihat sekitar 109 karya seni rupa dari koleksi yang dimiliki galeri. Adapun sebagian besar koleksi yang ada di sini merupakan karya karya dari maestro terkenal. Sebut sala seperti Popo Iskandar, Otto Djaja, Hendra Gunawan, Affandi, Djoko Pekik, Srihadi Soedarsono dan banyak lainnya.

Selain dari Indonesia, seniman dari luar negeri juga turut memamerkan karyanya disini. Mulai dari Wassily Kandinsky, Victor Vasarely, Hans Hartung, Zao Wou Ki, Sonia Delaunay, dan juga Hans Arp yang bisa anda nikmati disini. Koleksi tersebut bisa anda nikmati sepanjang tahun sebab termasuk koleksi pameran tetap.

2. Pameran Keliling

Selain memiliki pameran tetap, pada Galeri Nasional Indonesia juga mengenal pameran keliling. Dengan adanya konsep ini akan menjadi salah satu cara yang dilakukan oleh pengelola museum untuk memperkenalkan koleksi yang ada di museum terhadap masyarakat luas.

Selain itu, dengan adanya pameran keliling ini tidak hanya memperkenalkan karya museum saja. Melainkan juga sebagai cara untuk meningkatkan kreativitas masyarakat akan seni. Dan juga sebagai bentuk apresiasi kepada seniman yang masih berada di tingkat daerah untuk memamerkan karyanya.

3. Pameran Temporer

Di Galeri Nasional sendiri juga terdapat pameran temporer. Pameran ini diselenggarakan dalam periode waktu tertentu. Umumnya, terdapat masing masing ruangan yang memang digunakan khusus untuk memajang karya dari seniman dalam kurun waktu yang tertentu.

Biasanya anda bisa melihat berbagai koleksi pameran temporer ini dalam waktu yang telah ditentukan. Contohnya, jika dalam pameran temporer dalam waktu satu bulan ini merupakan pameran lukisan, maka di seluruh ruangan tersebut akan penuh dengan lukisan dari karya seniman tertentu.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi

Alamat Museum Galeri Nasional Indonesia
Image Credit: Google Maps yoris tenza

Galeri Nasional Indonesia adalah salah satu museum yang berada di Jlaan Medan Merdeka Timur no 14 RT 6 RW 1 Gambir, Kecamatan Gambit, Jakarta Pusat, DKI Jakarta. Jika anda ingin mengunjungi destinasi yang ada di pusat kota Jakarta ini, bisa melakukannya dengan sangat mudah. mengingat lokasinya yang cenderung sangat strategis.

Untuk rutenya sendiri, anda bisa mengendarai kendaraan pribadi untuk bisa sampai ke destinasi ini. Bila anda masih bingung, maka anda pun bisa memanfaatkan aplikasi dari Google Maps. Sedangkan bagi anda yang menggunakan transportasi umum, ada KRL dan Trans Jakarta yang bisa anda gunakan.

Untuk anda yang menggunakan KRL, maka anda bisa turun di Stasiun Gondangdia. Selanjutnya, anda bisa melanjutkan perjalanan dengan menggunakan transport online, seperti gojek atau gocar. Lalu, jika anda menggunakan Trans Jakarta, maka anda bisa menggunakan rute yakni Kampung Melayu – Harmoni.

Selain itu, anda juga bisa naik rute yakni Pulogadung – Harmoni dan turun di Halte Gambir. Sesampainya di Halte Gambir, anda pun bisa melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki ke arah Galeri Nasional Indonesia. Perjalanan menuju museum ini pun terbilang mudah diakses bagi semua kalangan.

Harga Tiket dan Jam Operasional

Harga Tiket Museum Galeri Nasional Indonesia
Image Credit: Google Maps 박수정

Harga tiket masuk menuju ke Galeri Nasional Indonesia adalah gratis. Namun biasanya, anda diperlukan registrasi terlebih dahulu di website resminya sebelum anda masuk atau melakukan kunjungan ke tempat tersebut. Apabila anda membawa kendaraan pribadi, anda pun akan dikenakan biaya tiket parkir.

Adapun tiket parkir yang anda harus bayarkan masih cukup terjangkau. Bagi yang membawa kendaraan roda empat akan dikenakan biaya sekitar 8 ribu rupiah. Sedangkan bagi yang membawa sepeda motor akan dikenakan biaya sekitar 4 ribu rupiah. Waktu kunjungan yang paling tepat adalah ketika jam kerja, sebab ketika hari libur, maka museum ini akan ramai dipadati oleh pengunjung.

Jam operasional dari tempat ini yakni buka setiap hari Selasa hingga Minggu. Anda bisa datang yakni mulai pukul 9 pagi hingga jam 4 sore. Sedangkan jika anda ingin datang pada acara pameran temporer, maka pameran ini akan diselenggarakan setiap hari, mulai pukul 10 pagi hingga 7 malam.

Aktivitas yang Menarik Dilakukan Pengunjung

Aktivitas Menarik Museum Galeri Nasional Indonesia
Image Credit: Google Maps Jakarta Tourism

1. Melihat Koleksi Museum

Jika anda menyukai kegiatan berjalan jalan dan menikmati karya seni yang ada di museum, maka Galeri Nasional adalah salah satu tempat yang bisa anda tuju. Hal ini dikarenakan museum tersebut memiliki koleksi dari tiga jenis pameran yang bisa anda nikmati setiap waktu.

2. Seminar di Galeri Nasional Indonesia

Terkadang, di waktu-waktu tertentu, galeri ini juga kerap kali menggelar pameran yang berhubungan dengan karya seni rupa di dalam Gedung museum. Dengan adanya seminar tersebut, dapat menjadi salah satu bukti bahwa galeri ini masih eksis hingga sekarang untuk menghimpun berbagai macam orang yang minat terhadap karya seni.

Oleh karena itu, apabila anda sedang beruntung, maka anda pun bisa mengikuti seminar yang diadakan oleh Galeri Nasional Indonesia tersebut. Hal yang perlu anda lakukan biasanya adalah mendaftarkan diri terlebih dahulu secara online. Anda pun bisa mengecek website atau media sosial dari museum ini untuk mengetahui apakah terdapat seminar atau tidak.

3. Mengadakan Diskusi

Selain itu, di dalam galeri juga kerap kali dilakukan diskusi yang bertujuan agar masyarakat lebih peduli terhadap seni. Bahkan di museum bersejarah ini juga telah tersedia ruang edukasi interaktif yang dibuka untuk public. Sehingga masyarakat pun akan bisa memperoleh kesempatan untuk berkarya.

4. Hunting Foto

Museum juga menjadi salah satu lokasi yang estetik untuk hunting foto. Di Galeri Nasional sendiri, anda pun bisa berfoto dengan karya karya yang dipamerkan di dalam museum tersebut. Oleh karena itu, jika anda sedang berada di sini, tidak ada salahnya untuk mengabadikan gambar yang ada di museum tersebut bersama rekan anda.

Fasilitas yang Tersedia di Galeri Nasional Indonesia

Fasilitas Galeri Nasional Indonesia
Image Credit: Google Maps Aryandha Hafizh

Berbagai fasilitas menarik tersedia di museum yang berada di jantung ibukota ini. Adapun diantaranya adalah mulai dari ruang pameran tetap, ruang pameran temporer dan juga ruang seminar. Selain itu, anda juga akan bisa menemukan perpustakaan, laboratorium, dan juga area parkir yang sangat luas.

Apabila anda ingin berlama-lama menikmati yang tesaji di galeri, maka anda pun juga bisa melaksanakan ibadah di tempat ini. Sebab, tersedia mushola dan toilet yang nyaman untuk anda gunakan beribadah ketika menghabiskan waktu disini. Dengan fasilitas penunjang tersebut, tentunya akan membuat liburan anda di museum menjadi menyenangkan.

Itulah beberapa hal menarik mengenai Galeri Nasional Indonesia yang berada di ibukota Jakarta. Menikmati akhir pekan di galeri ini, tentu akan memberikan banyak pelajaran yang bermanfaat tentang karya seni, utamanya dari seniman ternama di Indonesia.