Harga Tiket: Rp 25.000, Jam Operasional: 10.00-17.00 WIB, Alamat: Jl. Jenggolo No.14, Kemirirejo, Kec. Magelang Tengah, Kota Magelang, Jawa Tengah; Map: Cek Lokasi

Menghabiskan waktu liburan di Jawa Tengah tidak selamanya dilakukan di Kota Jogja. Anda bisa mampir ke kota lain di sekitarnya, misalnya saja Magelang. Banyak sekali destinasi menarik yang dapat anda kulik untuk mengisi waktu luang bersama dengan keluarga. Salah satu destinasi unggulan bagi anda pecinta seni di Magelang adalah OHD museum.

Spot tersebut menyimpan berbagi koleksi indah yang memiliki aura seni yang dalam dan mengesankan. Keberadaan mereka menjadi pelengkap perjalanan anda di Magelang selain mengunjungi wisata budaya seperti Candi Borobudur. Bagi anda yang penasaran dengan museum ini, yuk cari tahu informasi lebih lengkapnya sebagai berikut!

Sejarah Singkat OHD Museum

Sejarah Singkat OHD Museum
Image Credit: Google Maps Ohd Museum

Mungkin kebanyakan dari anda bertanya tanya apa kepanjangan dari “OHD” dalam nama OHD museum. Sejatinya singkatan OHD ini muncul untuk mempermudah penyebutan Oei Hong Djien yang mana merupakan nama dari pemilik museum tersebut. Beliau adalah seorang dokter sekaligus kolektor seni yang ada di Magelang sekaligus pendiri museum OHD.

Beliau sudah mulai mengumpulkan barang seni mulai dari tahun 70 an. Tidak heran jika koleksi yang ada di dalam museum tersebut mencapai 2000 unit. Koleksi tersebut memiliki beragam wujud, mulai dari lukisan, seni patung, seni instalasi, dan bahkan seni media baru. Museum yang satu ini memiliki konsep modern kontemporer sehingga terasa unik dan menyenangkan.

Museum OHD ini pernah mendapat rekor muri di tahun 2012 lebih tepatnya pada tanggal 23 April dalam kategori gudang tembakau yang menjadi bangunan museum, dimana setiap koleksi lukisannya mewakili suatu periode. Bahkan hingga saat ini, museum tersebut masuk dalam jajaran museum terlengkap yang ada di Nusantara.

Koleksi OHD Museum

Koleksi OHD Museum
Image Credit: Google Maps Aryo Pinandoyo

1. Lukisan

Lukisan menjadi salah satu jenis koleksi yang jumlahnya ratusan buah. Setiap lukisan dan gambar telah ditata sedemikian rupa sehingga bagian dalam museum terlihat rapi. Anda bisa mengamati masing masing lukisan dan melihat apa makna yang berusaha disalurkan oleh sang pelukisnya. Ukuran lukisannya pun beragam, ada yang hanya seukuran kanvas kecil hingga raksasa.

Sesampainya di dalam ruangan eksebisi lukisan, anda akan tahu bahwa setiap pelukis memiliki gaya yang berbeda beda dalam mengekspresikan idenya dalam goresan kuas. Hingga saat ini banyak mahasiswa seni yang mengunjungi museum untuk mendapat lebih banyak inspirasi. Mayoritas dari mereka ingin mendapat ide menarik untuk menyelesaikan proyek atau tugasnya.

2. Pahatan

Seni pahat sering disamakan dengan seni patung, padahal keduanya memiliki perbedaan yang membuatnya bisa berdiri masing masing. seni pahat pada dasarnya merupakan sebuah seni rupa yang hasil karyanya berbentuk tiga dimensi. Alat yang digunakan adalah berupa pahatan untuk membentuk sebuah benda sesuai dengan yang diinginkan.

Seniman yang menggunakan teknik pahatan biasa memberi motif unik di setiap karyanya dengan memberikan sentuhan perbedaan kedalaman bidang. Bahan utama untuk pahatan biasanya adalah berupa kayu. Bahan tersebut memiliki tekstur yang keras dan bisa didapat dengan alat yang sederhana. Mereka juga tidak mudah pecah meskipun sudah dipahat berkali kali.

3. Seni Instalasi

Sesuai dengan namanya, seni instalasi terbentuk dari kemampuan seseorang dalam merakit berbagai benda sehingga membentuk sebuah wujud karya baru. Saat ini seni instalasi masuk dalam jajaran seni rupa kontemporer. Anda yang tertarik dengan tipe seni yang demikian, sempatkanlah waktu untuk mampir ke OHD Museum saat berada di magelang.

Kebanyakan karya instalasi memiliki pesan yang berkaitan dengan kritik, keprihatinan, dan sindiran. Saat ini semakin banyak seniman yang tertarik dengan dunia seni instalasi. Anak muda juga lebih menyukai seni ini karena terlihat menarik dan tidak membosankan. Selalu ada landasan kontekstual yang jelas dalam setiap bagian yang disusun.

Koleksi di OHD Museum
Image Credit: Google Maps Suprayitno –

4. Patung

Patung merupakan wujud seni yang dibuat berdasarkan perasaan dan intuisi senimannya dalam konsep 3 dimensi. Jenis patung yang bisa anda lihat di OHD sangat beragam, mulai dari manusia hingga binatang. Ekspresi setiap patung pun berbeda sehingga mampu membuat wisatawan merasa terkesima. Patung juga biasanya sangat detail sehingga perlu waktu lama dalam pembuatannya.

5. New Media Art

New media art merupakan sebuah wujud seni kontemporer yang bisa diubah, dibuat, atau ditransmisikan ke dalam bentuk yang baru dalam teknologi media. Yang termasuk dalam konteks new media art contohnya adalah seni digital interaktif, seni virtual, seni internet, dan seni yang menggunakan robotika maupun berkonsep animasi komputer.

Media ini terus mengalami perkembangan sehingga mereka menentang kategorisasi dalam seni. new art media sangat menentang keberadaan kategorisasi yang statis karena keberadaan teknologi masih bisa dieksplorasi oleh para seniman. Bahkan anda isa menciptakan sebiah karya yang belum banyak dikembanglan oleh sneiman lain.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi

Alamat OHD MUSEUM
Image Credit: Google Maps Aryo Pinandoyo

OHD museum berlokasi di Magelang, Jawa Tengah, lebih tepatnya di Jl. Jenggolo No. 14. Akses untuk sampai ke lokasi sangat mudah ditempuh menggunakan kendaraan bermotor, baik sepeda motor maupun mobil. Di area museum juga sudah disediakan tempat parkir yang layak dan nyaman sehingga setiap pengunjung bisa meletakkan kendaraannya tanpa was was.

Perjalanan yang harus anda tempuh untuk sampai ke lokasi adalah kurang lebih 1 jam jika dimulai dari Bandara Internasional Adisucipto yang berada di Jogja. Namun jika anda memulai trip dari Candi Borobudur, maka jaraknya hanya sekitar 25 menit saja. Arahkan kendaraan anda untuk ke jalan raya Magelang Jogja dan kemudian belok kiri di Bank BRi tidar. Terakhir carilah jalan Jenggolo.

Harga Tiket Masuk OHD Museum

Harga Tiket Masuk OHD Museum
Image Credit: Google Maps Ken LDJ

Sama halnya dengan destinasi wisata yang lain, OHD Museum juga memiliki jam operasional yang cukup luas. Anda bisa datang kesana setiap hari, termasuk Sabtu dan Minggu karena museum akan tutup pada hari Selasa. Adapun jam bukanya adalah pukul 10 pagi hingga 5 sore. Kebanyakan wisatawan langsung datang ke OHD museum setelah dari Borobudur sehingga perjalanannya singkat.

Lantas berapa harga tiket yang perlu dibeli untuk masuk OHD museum? Jawabannya adalah mulai dari 25 ibu. Harga tersebut untuk pelajar sedangkan yang untuk dewasa adalah 50 ribu. Jika anda datang dengan membawa anak dibawah 6 tahun, maka tidak ada biaya yang perlu dibayarkan. Ada juga sistem member yang bisa membuat anda mendapat tiket yang lebih murah.

Aktivitas yang Menarik Dilakukan Pengunjung

Aktivitas Menarik OHD MUSEUM
Image Credit: Google Maps Koji Aleezuka Syam

1. Berkeliling Museum Menikmati Keindahan Seni

Salah satu aktivitas yang bisa anda lakukan di OHD museum adalah berkeliling ke setiap sudut ruangan dan melihat berbagai macam koleksi yang dipamerkan. Saking banyaknya koleksi yang dimiliki museum, maka anda perlu waktu lebih dari 10 menit untuk melihatnya satu per satu. Meskipun banyak pajangan yang dipamerkan, namun penataan setiap sudut ruangan tetap terlihat cantik.

2. Bertemu Dengan Penggiat Seni

Sebagian besar orang yang datang ke museum OHD adalah mereka yang memiliki ketertarikan dengan dunia seni. Bahkan anda bisa bertemu secara langsung dengan pelukis ataupun seniman terkenal saat mampir ke OHD. Meskipun pengalaman tersebut cukup sulit didapat, namun peluangnya masih tetap ada, mengingat isi koleksi di OHD didominasi oleh seniman senior.

3. Mencari Inspirasi Karya

Kebanyakan mahasiswa yang mengambil jurusan seni selalu menyempatkan diri untuk datang ke OHD demi mendapatkan sebuah inspirasi. Sejatinya tidak ada yang salah dengan hal ini, selama karya yang ada hanya dijadikan sumber inspirasi dan orang yang bersangkutan tidak berniat melakukan plagiasi. Anda yang datang dari luar kota juga bisa mencari inspirasi seni di OHD.

4. Mengenal Macam Macam Seni

Koleksi yang dipajang di dalam museum jumlahnya lebih dari 2000 buah. Mereka memiliki wujud yang berbeda beda ada yaitu ada yang berupa gambar, lukisan, patung, hingga seni instalasi. Melihat ragam disebut, anda bisa mengenal bentuk seni lain yang mungkin belum pernah anda lihat sebelumnya. Dengan begitu, anda tidak selalu berpikiran bahwa seni hanya seputar lukisan dan patung.

Fasilitas yang Tersedia di OHD Museum

Fasilitas OHD Museum
Image Credit: Google Maps Nanok Tunarno

1. Tempat Parkir

Fasilitas pertama yang dimiliki oleh OHD Museum adalah tempat parkir. Anda bisa meletakkan kendaraan dengan nyaman karena sudah ada juru parkir yang akan menjaganya. Tempat parkir yang ada di OHD museum bisa diakses oleh mobil dan sepeda motor. Namun untuk bis, anda harus parkir di tepi jalan karena luas lahannya yang sedikit terbatas.

2. Toilet

Fasilitas kedua yang tidak kalah penting dibandingkan dengan tempat parkir adalah toilet. Anda tidak perlu khawatir karena kebersihan toilet di OHD museum sangat terjaga. Destinasi ini juga tidak terlalu ramai setiap harinya sehingga penggunaan toilet tidak terlalu tinggi. Anda sebagai pengunjung juga perlu ikut serta dalam menjaga kebersihannya dengan baik.

3. Ruang Pameran

Sebagai sebuah museum, sudah menjadi keharusan bahwa di dalamnya ada ruang pameran yang menampung setiap koleksi. Ruang pameran yang dimiliki oleh museum ini sangat luas dan ditata dengan baik. Alhasil setiap pengunjung yang datang merasa betah untuk berkeliling dan melihat koleksinya satu per satu.

Informasi seputar OHD museum tadi menambah panjang daftar destinasi wisata menarik di Jawa Tengah. Sangat disayangkan jika anda sudah mampir di candi Borobudur namun tidak menyempatkan diri untuk singgah ke sana. Anda tidak perlu khawatir karena pengalaman wisata di OHD tidak pernah mengecewakan.