Jawa Barat adalah sebuah provinsi yang memiliki banyak sekali kerajaan-kerajaan pada zaman dahulu seperti Kerajaan Sunda, Salakanagara, Kesultanan Cirebon, dan masih banyak lagi kerajaan-kerajaan lainnya. Dari semua kerajaan tersebut ada beberapa yang bangunannya masih berdiri sampai saat ini.

Terdapat banyak sekali bangunan prasejarah yang masih dipelihara dengan sangat baik oleh pemerintah dan menjadi tempat wisata populer di Jawa Barat. Dari semua bangunan prasejarah tersebut ada juga sejumlah candi yang usianya sudah sangat tua dan bahkan bentuknya sudah tidak utuh lagi.

Meskipun begitu candi-candi tersebut sudah mendapatkan beberapa perbaikan sehingga tetap bisa berdiri dengan kokoh. Perbaikan-perbaikan ini juga tidak merusak nilai kebudayaan sehingga wisatawan tetap bisa menikmati dan mempelajari sejarah di bangunan prasejarah tersebut.

1. Candi Cangkuang

Candi Cangkuang
Image Credit: Twitter detikcom

Tempat wisata candi populer pertama yaitu Candi Cangkuang yang merupakan satu-satunya candi Hindu yang berlokasi di Jawa Barat. Letak dari candi populer ini yaitu di Garut, Kampung Pulo, Kecamatan Leles, Jawa Barat. Bangunan bersejarah ini pertama kali ditemukan oleh Uka Tjandrasasmita dan Harsoyo pada tahun 1966.

Saat itu keduanya melakukan pencarian sebuah arca yang menurut buku “Notulen Bataviaasch Genootschap” tulisan Vorderman dikatakan berada pada sebuah bukit di Kampung Pulo. Candi umat Hindu ini juga berdekatan dengan sebuah makam pemuka Islam kuno sekaligus leluhur masyarakat setempat bernama Embah Dalem Arief Muhammad.

Candi Cangkuang sendiri berbentuk persegi empat dengan ukuran 4,22 x 4,22 meter dan pada bagian utaranya ada sebuah pintu masuk berukuran 1,65 meter x 0,6 meter. Kemudian pada atapnya terdapat dua tingkat yang pertama memiliki tinggi 1,56 meter dan yang kedua memiliki tinggi 1,1 meter.

Harga Tiket: Rp 5.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Kec. Leles, Kab. Garut, Jawa Barat.

2. Percandian Batujaya

Percandian Batujaya
Image Credit: Google Maps Billy Tantri

Selanjutnya ada beberapa candi Buddha yang dinamai Percandian Batujaya (karena ada lebih dari 1 candi yang ditemukan di lokasi wisata tersebut). Letak dari bangunan bersejarah ini berada di Kabupaten Karawang, Kecamatan Pakisjaya dan Kecamatan Batujaya, Provinsi Jawa Barat.

Awalnya candi menakjubkan ini ditemukan oleh sejumlah warga di dalam sawah yang kemudian tim arkeologi dari Universitas Indonesia turun ke lapangan untuk melakukan penelitian. Dari hasil penelitian dikatakan bahwa ditemukan sejumlah candi yang usianya sudah sangat tua bahkan bisa dikatakan bangunan candi tertua di Nusantara.

Dari tahun 1992 sampai 2006 sudah ditemukan sekitar 31 sisa-sisa bangunan dengan total sekitar 11 candi. Kemudian di tahun 2014 peneliti mengatakan bahwa ada kurang lebih 40 situs yang berhasil ditemukan, dimana semua situs tersebut dikelompokan menjadi 4 candi utama.

Harga Tiket: Rp 5.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Kec. Batujaya, Kab. Karawang, Jawa Barat.

3. Candi Bojongmenje

Candi Bojongmenje
Image Credit: Google Maps Relic Adventure

Dari Karawang kita beralih ke Kota Bandung, Kecamatan Rancaekek, Dusun Bojongmenje, Kelurahan Cangkuang, Provinsi Jawa Barat yang menjadi lokasi dari Candi Bojongmenje. Menurut para ahli candi yang berada di kawasan industri Kota Bandung ini merupakan bangunan dari masa pra-Islam.

Penemuan candi populer ini terjadi pada tahun 2002 saat seorang warga dari Dusun Bojongmenje mencari tanah untuk digaruk dan membuat gang. Dia kemudian menemukan rongga di dalam tanah yang pada bagian sekitar rongga tersebut terdapat tumpukan batu yang sangat rapi.

Harga Tiket: Rp 5.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Cangkuang, Kec. Rancaekek, Kab. Bandung, Jawa Barat.

4. Candi Jiwa

Candi Jiwa
Image Credit: Twitter Djowo_Dwipo

Beralih ke candi populer di Jawa Barat selanjutnya yaitu Candi Jiwa yang memiliki bentuk mirip Bunga Teratai di atas air. Uniknya bangunan bersejarah ini tidak memiliki tangga dan pada bagian tengahnya terdapat sebuah struktur melingkar mirip stupa atau arca umat Buddha yang membuatnya sangat berbeda dengan candi di Indonesia pada umumnya.

Lokasi dari Candi Jiwa ini sendiri berada di Karawang, Batujaya, Jawa Barat berjarak sekitar 50 km dari Kota Jakarta dan 140 km dari Kota Bandung. Ukuran dari bangunan tersebut adalah 19 x 19 meter dengan tinggi mencapai 4,7 meter. Didalamnya terdapat bangunan melingkar yang disusun menggunakan batu bata dengan ukuran panjang 6 meter.

Harga Tiket: Rp 5.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Segaran, Kec. Batujaya, Kab. Karawang, Jawa Barat.

5. Situs Karangkamulyan

Situs Karangkamulyan
Image Credit: Google Maps Jefta sanjaya

Di Kabupaten Ciamis, Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cijeungjing, Provinsi Jawa Barat terdapat sebuah bangunan bersejarah yang dikenal dengan nama Situs Karangkamulyan. Menurut cerita bangunan bercorak Hindu dan Buddha ini memiliki kaitan erat dengan Ciung Wanara dari Kerajaan Galuh yang terkenal akan kesaktiannya.

Dalam lokasi wisata candi ini terdapat kurang lebih 9 peninggalan kuno yaitu Panyabungan Hayam, lambang peribadatan, Batu Pangcalikan, Cikahuripan, Sanghyang Bedil, Pamangkonan, Batu Sri Begawat Pohaci, Panyandaan, dan Makam Adipati Panaekan. Semua peninggalan kuno tersebut bisa anda temukan diatas tanah seluas 25 meter persegi.

Harga Tiket: Gratis; Map: Cek Lokasi
Alamat: Jl. Nasional 3, Karangkamulyan, Kec. Cijeungjing, Kab. Ciamis, Jawa Barat.

6. Situs Cibuaya

Situs Cibuaya
Image Credit: Google Maps paluppi _akar

Satu lagi bangunan candi yang berlokasi di Kabupaten Karawang yaitu Situs Cibuaya yang terletak di Kecamatan Cibuaya, Provinsi Jawa Barat. Menurut penelitian para arkeolog bangunan bersejarah ini dibagun pada masa kerajaan Hindu masih mendominasi di Tanah Sunda.

Penemuan Situs Cibuaya berawal dari ditemukannya arca Wisnu 1 tahun 1951, arca Wisnu 2 tahun 1957, dan arca Wisnu 3 tahun 1977. Saat itu almarhum bapak Warsinah melakukan penggalian sumur di tahun 1951 dan tidak sengaja menemukan sebuah arca yang memiliki tinggi mencapai 63 cm.

Harga Tiket: Rp 10.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Puspasari, Kec. Pedes, Kab. Karawang, Jawa Barat.

7. Candi Serut

Candi Serut
Image Credit: Google Maps Chris D.A

Awal mula ditemukan Candi Serut berada dalam kondisi yang sangat mengenaskan karena terdapat tumpukan batu bata di sebelahnya sehingga membuat bangunan tersebut menjadi miring dan sangat gampang untuk roboh. Hal ini juga dikarenakan tiang penyangganya patah dan membuat sebuah lobang besar pada dinding candi.

Namun selama perjalanan Candi Serut perlahan mulai diperbaiki dan kini sudah lebih baik. Uniknya pada bagian tengah-tengah candi terdapat sebuah lubang yang memiliki ukuran 1 x 1 meter dengan kedalaman yang belum diketahui. Menurut para peneliti lubang tersebut merupakan sumur.

Lokasi dari bangunan bersejarah ini berada di Kabupaten Karawang, Desa Teluk Buyung, Jawa Barat, Kecamatan Pakisjaya. Candi populer ini adalah peninggalan agama Buddha dan dibangun pada abad ke 5 atau 6 Masehi.

Harga Tiket: Rp 5.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Telukbuyung, Kec. Pakisjaya, Kab. Karawang, Jawa Barat.

8. Candi Tanggulun

Candi Tanggulun
Image Credit: Facebook Prana Jiwa

Candi populer asal Jawa Barat selanjutnya adalah batu Candi Tanggulun yang berlokasi di Kecamatan Ibun, Kampung Talun, Tanggulun. Ukuran dari peninggalan prasejarah ini sendiri cukup kecil yaitu 50 cm (tinggi) dan 40 cm (lebar). Pada bagian pinggir batu candi tersebut terdapat sogatan atau pahatan yang sangat rapi.

Candi Tanggulun sendiri merupakan peninggalan agama Hindu dan diperkirakan dibangun pada abad ke 12 Masehi. Beberapa orang sempat berpendapat bahwa batu tersebut merupakan bagian dari sebuah candi yang bangunannya belum ditemukan, namun ada juga yang mengatakan bahwa peninggalan prasejarah ini merupakan batas suatu wilayah.

Akan tetapi sampai saat ini belum ada informasi pasti mengenai batu bersejarah tersebut dan apa fungsinya. Kini batu yang memiliki tinggi 50 cm dan lebar 40 cm tersebut berada di dalam kawasan pemakaman umum dan dikenal dengan nama Yoni atau Batu Lumpang.

Harga Tiket: -; Map: Cek Lokasi
Alamat: Kec. Ibun, Kab. Bandung, Jawa Barat.

9. Candi Blandogan

Candi Blandogan
Image Credit: Google Maps Raynardthan Pontoh

Selain Candi Jiwa, Batujaya ada juga memiliki Candi Blandogan yang keduanya hanya berjarak 100 meter saja. Menurut arkeolog bangunan bersejarah ini dibangun untuk tempat tinggal Raja Purnawarman. Namun hal ini banyak dibantah orang karena Raja Purnawarman beragama Hindu sedangkan banguna candi menakjubkan tersebut memiliki corak Buddha.

Arkeolog kemudian meluruskan bahwa tidak mungkin seorang raja yang membawa kemakmuran bagi kerajaannya tidak menerima kehormatan dari rakyatnya (termasuk rakyat beragama Buddha). Saking dihormati oleh rakyatnya sampai-sampai Raja Purnawarman dipersilahkan untuk tinggal di Candi Blandongan yang sangat identik dengan agama Buddha.

Harga Tiket: -; Map: Cek Lokasi
Alamat: Segaran, Kec. Batujaya, Kab. Karawang, Jawa Barat.

10. Candi Tridharma

Candi Tridharma
Image Credit: Google Maps Ray Restu Fauzi

Agama Buddha sempat menguasai Jawa Barat sejak abad ke 5 sampai 7 Masehi dimana hal tersebut membuat banyak sekali candi bercorak Buddha yang dapat ditemukan di tanah Sunda tersebut. Salah satunya adalah Candi Tridharma yang berlokasi di Kabupaten Cianjur, Desa Gunung Putri, Kecamatan Pacet, Provinsi Jawa Barat.

Bangunan dari zaman dahulu ini sempat ingin dijadikan tempat beribadah dan mulai dikerjakan dari tahun 2000 namun karena beberapa alasan proyek tersebut berhenti. Kini Candi Tridharma dibiarkan begitu saja dan menjadi terbengkalai.

Harga Tiket: Rp 5.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Sukatani, Kec. Pacet, Kab. Cianjur, Jawa Barat.

Dari semua candi yang sudah dibahas kita bisa melihat sendiri bahwa kebanyakan bangunan bersejarah di Jawa Barat memiliki corak Buddha. Hal ini wajar saja karena pada saat kerajaan-kerajaan zaman dahulu berdiri saat itu kebanyakan raja dan warganya menganut ajaran Buddha.