Hutan Pinus Pengger salah satu objek wisata alam hits di Bantul, Jogja yang menawarkan gardu pandang unik, berbentuk seperti sarang burung, rumah pohon hingga menyerupai tangan terbuka. Panorama malam hari kemerlap lampu kota menjadi momen andalan para wisatawan.

Harga Tiket: Rp 2.500, Jam Operasional: Pukul 07:30-17:00, Alamat: Jl. Dlingo-Patuk, Sendangsari, Terong, Kec. Dlingo, Kab. Bantul, DI Yogyakarta; Map: Cek Lokasi

Wisata alam di Yogyakarta jumlahnya cukup banyak dan menyuguhkan pesona masing-masing. Salah satunya Hutan Pinus Pengger di Bantul, yang menyajikan pemandangan indah dari atas ketinggian. Di dalamnya berisi spot-spot unik dan instagramable, serta pepohonan pinus yang rimbun dan teduh. Selain itu ada beragam keistimewaan lainnya, simak ulasannya berikut ini.

Sekilas Tentang Hutan Pinus Pengger

Sekilas Tentang Hutan Pinus Pengger
Image Credit: Google Maps (Alexander Johan)

Dulunya daerah ini hanyalah kawasan hutan yang ditumbuhi pohon-pohon pinus. Letaknya memang berada di tebing dan area perbukitan, sehingga kala itu masih belum dilirik wisatawan. Setelah adanya perbaikan infrastruktur di daerah tersebut, terutama jalan, wilayah ini mulai ramai lalu lalang kendaraan. Bahkan menjadi lokasi lalu lintas menuju wisata lainnya.

Kemudian warga setempat inisiatif menyulap kawasan hutan pinus menjadi objek wisata. Awalnya hanya fasilitas standar tapi belakangan ini mulai ditambahkan beberapa objek menarik. Diantaranya spot gardu pandang dengan pemandangan kota Yogyakarta dari ketinggian. Selain itu, ada pula spot menyerupai monumen, tangan, sangkar burung, hingga gapura.

Daya Tarik yang Dimiliki Hutan Pinus Pengger

Daya Tarik Hutan Pinus Pengger
Image Credit: Google Maps (Yunan Musiyanto)

Layaknya hutan pinus yang berada di datarang tinggi, tempat wisata ini memberikan nuansa sejuk dan alami. Harum aroma getah pinus adalah suasana yang akan menyapa pengunjung saat pertama kali tiba. Anda bisa berkeliling area hutan pinus melalui jalan-jalan setapak, tak usah khawatir kepanasan karena rindangnya pohon sebagai kanopi alami.

Pohon pinus yang berjajar rapat dan tinggi memberikan efek teduh selama berlibur disini. Saking rapatnya sampai cahaya matahari masuk ke celah-celah saja, terkadang suasana remang di beberapa tempat. Kontur Hutan Pinus Pengger hampir mirip dengan kontur Puncak Becici, tipe bergelombang dan naik bukit. Jadi pengunjung harus menaiki anak tangga untuk ke puncak.

Hutan Pinus ini terkenal dengan ragam spot selfie yang unik dan berlatar panorama alam. Titik foto tersebut sebagian besar berada di tempat yang cukup tinggi, sehingga Anda bisa sekaligus mengamati hamparan perbukitan hijau. Kenunikan spot instagramable tersebut berasal dari kreativitas masyarakat lokal, yang berhasil mengelola objek wisata ini.

Daya tariknya terletak pada intalasi seni dengan aneka bentuk, dan tersusun dari ranting pohon yang sudah kering. Hal ini terlihat dari gerbang masuk yang langsung menjadi titik favorit para wisatawan. Selain itu, ada yang berbentuk tangan raksasa sebagai gardu pandang wisata ini. Berlatarkan panorama indah Kota Yogyakarta, sekaligus spot berfoto paling diidamkan.

Tak ketinggalan jembatan kayu dari susunan ranting, yang menghubungkan antara satu pohon ke pohon lain. Selanjutnya lubang raksasa yang berhadapan langsung dengan pemandangan rumah-rumah warga. Bentuk lubangnya tidak menjorok ke bawah, melainkan di bagian tengah jadi kalau sedang tidak antri Anda bisa tiduran nyaman disitu.

Kemudian ada pula spot foto dari ranting mulai dari sapu terbang raksasa, sangkar burung, hingga rumah pohon. Masing-masing titik untuk berfoto tersebut mempunyai makna yang berbeda-beda, sesuai dengan bentuk yang diciptakan oleh sang seniman. Keanekaragaman spot foto instagramable ini merupakan daya tarik utama bagi para pengunjung Hutan Pinus Pengger.

Selain gardu pandang yang indah, objek wisata ini juga memiliki persewaan hammock atau tempat tidur gantung. Hammock tersebut diikatkan antar pohon pinus dan bisa digunakan untuk tiduran santai. Kalau datang bersama teman-teman, Anda bisa menyusun hammock bertingkat sesuai jumlah rombongan. Semakin banyak peserta, hammock tower bertambah tinggi dan unik saat difoto.

Waktu sore memang paling apik dari ketinggian Hutan Pinus Pengger, tapi malam hari jauh lebih menajubkan. Tak heran bila dijuluki sebagai City Light of Jogja, karena dari puncak bukit Anda bisa melihat gemerlap lampu di bawah sana. Pengunjung dapat melihat panorama malam ini di objek foto tangan raksasa atau spot Rumah Indian.

Malam hari di Hutan Pengger bukannya sepi pengunjung, justru bertambah ramai. Rata-rata berburu foto dengan latar belakang kilauan lampu kota, yang sangat menawan dalam jepretan kamera. Selain itu, suasananya semakin syahdu dan menenangkan hati siapapun. Sambil menikmati semilir angin yang cukup dingin, serta bercengkrama dengan keluarga atau teman.

Objek wisata ini juga sangat asyik untuk menikmati waktu matahari terbenam. Karena sejauh mata memandang hanya hamparan alam luas, jadi momen sunset terlihat lebih mempesona. Apabila berfoto di gardu pandang saat senja akan menghasilkan siluet yang begitu indah. Cocok untuk Anda yang menyukai fotografi atau gemar mengoleksi foto untuk sosial media.

Alamat, Rute Lokasi dan Harga Tiket Masuk Hutan Pengger

Alamat dan Harga Tiket Hutan Pengger
Image Credit: Google Maps (Hanifa Nofika)

Hutan Pinus Pengger beralamat di Dusun Sendangsari, Desa Terong, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. Lokasinya lumayan mudah dijangkau bisa menggunakan kendaraan pribadi atau umum. Apabila berangkat dari pusat kota Yogyakarta jaraknya sekitar 25 kilometer. Kurang lebih Anda menghabiskan waktu perjalanan 45 menit, itupun jika tidak macet.

Rute paling mudah dilewati ialah akses menuju Jalan Wonosari, yang menghubungkan Yogyakarta dengan Gunungkidul. Dari daerah Wonosari melaju ke Piyungan lalu menuju ke Bukit Bintang. Setelah tiba di Pathuk (GCD FM) belok kanan ke arah Jalan Raya Patuk-Dingo. Sekitar 4,5 kilometer menyusuri jalan tersebut, barulah Anda menemukan Hutan Pinus Pengger di sebelah kanan jalan.

Untuk masuk ke kawasan wisatanya, pengunjung harus jalan kaki melalui jalan setapak dari tanah. Jika ingin naik ke puncak ke area gardu pandang, perlu menaiki anak tangga terbuat dari tanah. Harap berhati-hati kalau datang saat musim hujan , karena jalanan berubah menjadi licin. Gunakan sepatu atau sandal yang nyaman agar tidak sakit ketika berjalan.

Untuk menikmati pemandangan indahnya kota Jogja dari ketinggian, Anda perlu membayar biaya tiket sebesar 2.500 rupiah per orang. Kalau membawa kendaraan dikenakan retribusi parkir, sepeda motor 2 ribu sedangkan mobil 5 ribu. Total biaya yang dikeluarkan untuk berlibur disini sangat terjangkau. Anda bisa puas seharian berfoto ria, menanti sunset, hingga melihat gemerlap lampu kota.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan di Hutan Pinus Pengger

Kegiatan Menarik di Hutan Pinus Pengger
Image Credit: Instagram.com @jogja

1. Jelajahi Area Wisata

Kontur tanah yang berliku menyerupai perbukitan mengharuskan pengunjung berjalan kaki saat masuk kawasan ini. Pohon-pohon pinus yang menjulang tinggi akan menemani Anda sepanjang perjalanan. Hawa sejuk dan sedikit kabut membuat pengunjung semakin betah menikmati keelokan Hutan Pinus Pengger. Anda bisa memanfaatkan suasana tersebut untuk liburan bersama orang terdekat.

Rimbunan pohon pinus turut menjadi payung, sehingga nuansa yang dihasilkan teduh dan menenangkan. Cocok bagi pengunjung yang ingin berlibur sejenak untuk melepas penat. Kicauan burung yang bersautan seolah menjadi teman untuk berkeliling sekitar tempat wisata ini.

Disamping itu, Anda bisa menyambangi berbagai instalasi seni yang dibuat oleh masyarakat setempat. Karyanya bukan sembarang seni, tetapi terbuat dari ranting kering yang disusun dalam beragam bentuk. Anda boleh memulai dari bawah lalu naik ke area gardu pandang berdiri. Jika tidak antri, ketika di gardu pandang bisa santai cukup lama disini.

2. Hunting Foto Instagramable

Pengelola wisata membangun beberapa lokasi menarik berupa spot foto instagramable. Lokasi foto ini memiliki aneka bentuk seperti rumah pohon dan ranting kayu kering yang dibentuk unik. Anda bisa mengambil foto dari satu titik ke titik lainnya, bisa dijadikan koleksi foto untuk sosial media. Asalkan sebelumnya siapkan kamera terbaik lebih dulu.

Beberapa spot foto memberikan kesan romantis, apalagi jika datang bersama pasangan. Salah satunya instalasi seni menyerupai sarang burung, yang tengahnya berlubang besar. Wahana ini menghadap ke arah kota Jogja, pemandangannya paling cantik saat malam hari. Selain itu, siang hari bersantai disini sangat asyik karena langsung melihat alam bebas.

3. Menikmati Gemerlap Lampu Kota

Hutan Pinus Pengger dikenal dengan keindahannya saat malam hari. Dari ketinggian, pengunjung bisa menyaksikan kemilau lampu kota Yogyakarta. Anda dapat melihatnya dari rumah pohon, jembatan, ataupun gardu pandang lainnya. Mengambil foto dengan latar belakang City Light ini merupakan aktivitas incaran para pengunjung.

Karena berada di puncak bukit jelas saja kalau udaranya sangat dingin. Belum lagi ketika kabut menyelimuti pepohonan pinus, tentu hawa dingin semakin menusuk kulit. Oleh sebab itu, para pengunjung dihimbau untuk memakai baju dan celana panjang. Bagi yang alergi dingin usahakan pakai jaket, agar tetap bisa menikmati indahnya kemilau lampu dari atas.

Kegiatan di Hutan Pinus Pengger
Image Credit: Instagram.com @pinuspengger

4. Tidur Santai di Atas Hammock

Wisata ini berhasil menyajikan konsep wisata alam ala anak kekinian. Terbukti dari fasilitas hammock yang bisa disewa oleh para pengunjung. Anda dapat menyewanya sebesar 10 ribu per orang, dengan beragam pilihan warna. Tiduran santai di atas hammock sambil menikmati keelokan alam, tentu membuat liburan Anda lebih berkesan.

5. Camping di Hutan Pinus

Apabila datang bersama rombongan paling asyik mengadakan camping disini. Pengelola wisata menyediakan persewaan tenda, tapi kalau Anda bawa dari rumah tidak masalah. Pengunjung bisa menikmati pemandangan alam dari malam hari hingga pagi. Merasakan sejuknya udara hutan dan momen matahari terbit.

6. Menyaksikan Sunset

Bukan hanya malam hari saja yang indah, tapi momen matahari terbenam tidak boleh dilewatkan. Anda bisa menyaksikan sunset di gardu pandang bagian barat. Lokasi tersebut memang tepat untuk menghabiskan waktu, sambil menyaksikan panorama sunset yang mengesankan.

7. Main di Area Outbond

Tidak puas dengan spot foto instagenic, Hutan Pengger menyediakan berbagai fasilitas outbond. Pengunjung bisa melakukan panjat tebing dengan biaya 15 ribu, bisa juga mengelilingi area hutan naik sepeda dengan sewa 10 ribu. Jika suka memacu adrenalin coba bermain flying fox dengan budget 15 ribu.

Fasilitas yang Tersedia di Hutan Pinus Pengger Bantul

Fasilitas di Hutan Pinus Pengger
Image Credit: Google Maps (Hanifa Nofika)

Objek wisata ini memiliki fasilitas yang cukup lengkap guna kenyamanan para pengunjung. Mulai dari area pusat kuliner, mushola, tempat parkir, hingga toilet. Disamping itu juga tersedia aula outdoor, dimana biasanya ada musik live di panggung. Kalau lapar tinggal pergi ke area food court, ada pula jasa foto untuk pengunjung dan acara pra wedding.

Berkunjung ke Yogyakarta rugi kalau belum mampir ke Hutan Pinus Pengger. Lokasinya yang berada di atas bukit sehingga menyajikan udara yang cukup sejuk. Gardu pandang disediakan dengan beragam bentuk, terbuat dari susunan ranting kayu. Paling asyik ketika malam hari di wisata ini, melihat gemerlap lampu kota yang menyesankan.