Semarang menawarkan objek wisata menarik dan hits seperti Kota Lama. Pengunjung bisa menikmati bangunan-bangunan dengan gaya arsitektur era kolonial sembari mejajal kuliner khas yang dijajakan.

Lokasi: Jl. Letjen Suprapto No.31, Tanjung Mas, Kec. Semarang Utara, Kota Semarang.
Map: Cek Lokasi

Selain Jogja, Semarang juga menjadi salah satu kota di Jawa Tengah yang menarik untuk dijelajahi. Berbagai atraksi wisata menarik bisa Anda kunjungi di kota Lumpia ini. Salah satunya adalah Wisata Kota Lama Semarang yang tak pernah redup oleh jaman. Menjadi saksi bisu akan sejarah Indonesia pada masa kolonial, pesona sudut Semarang ini juga mengagumkan. Simak ulasannya.

Pesona & Sejarah Kota Lama Semarang

Pesona Kota Lama Semarang
Image Credit: Facebook.com @gonlacom

Kota Lama Semarang adalah kawasan yang dipenuhi dengan bangunan bangunan yang begitu kental dengan era kolonial. Rata rata bangunan ini memang sudah memiliki umur 200 sampai 300 tahunan. Sekalipun sudah ratusan tahun, tetapi masih ada beberapa bangunan yang berfungsi begitu baik dan kondisi juga baik hingga saat ini.

Inilah mengapa sudut kota Semarang ini mendapatkan julukan sebagai saksi bisu dari sejarah Bangsa Indonesia. Dahulunya, yakni di abad 17 an kawasan ini memang menjadi salah satu kawasan yang tidak pernah sepi. Hal ini dikarenakan pada abad tersebut, Kota Lama Semarang berfungsi sebagai pusat perdagangan di Indonesia.

Bertambahnya tahun, rupanya membuat area ini semakin ramai. Di abad 18 sampai ke abad 19, pedagang dari Arah dan juga Cina mulai memenuhi kota Semarang. Apalagi Semarang juga memiliki pelabuhan yang paling besar saat itu. Bangunan bangunan yang megah di kawasan kota Lama seakan turut menjadi saksi bisu bagaimana jayanya Semarang pada saat itu.

Perlu Anda ketahui, jika kawasan satu ini dibangun pada 15 Januari 1678. Dimana pada saat itu terjadilah pemberontakan yang dikenal dengan pemberontakan Trunojoyo. Hanya saja berhasil digagalkan oleh Belanda, sehingga Mataram menjadi hutang budi kepada Belanda. Dan imbalannya adalah pantai utara jawa yang diberikan kepada VOC.

Belanda akhirnya membangun benteng yang dikenal dengan vijfhoek. Awalnya, bentuk ini berfungsi sebagai pemukiman hingga akhirnya warga Belanda makin banyak. Maka dibangunlah beberapa gedung dan juga perkantoran yang lokasinya seberang benteng. Setelah penduduk Belanda, Penduduk China juga makin padat.

Sehingga belanda memindahkan beberapa kompleks tempat tinggal Belanda, agar mudah dalam mengawasinya. Sampai akhirnya, peristiwa pecinan pecah dan VOC berhasil menguasai seluruhnya. Dan dibangunlah benteng agar tidak terulang perlawanan kembali. Hanya saja pada 1824 benteng tersebut dibongkar lantaran tidak sesuai perkembangan kota.

Belum selesai sampai di sana, pemerintah Belanda mulai membuat nama nama jalan untuk mengenang benteng tersebut.Saat ini nama nama jalan tersebut sudah diubah, menjadi Jalan Merak, Jalan Kepodang, Jalan Mpu Tantular dan Jalan Cendrawasih. Karena sejarah yang panjang tersebut, kawasan kota lama dikenal dengan Little Netherland.

Hingga saat ini Anda bisa menemukan bangunan bangunan vintage yang jumlahnya lebih dari 50. Bangunan tersebut begitu kental dengan arsitek Eropa, baik dari ornamen hingga detailnya. Dari sinilah akhirnya, kawasan Kota Lama Semarang berkembang menjadi tempat wisata sejarah yang begitu menyenangkan. Terdapat beberapa spot yang menjadi daya tarik utamanya.

Daya Tarik yang Dimiliki Kota Lama Semarang

Daya Tarik Kota Lama Semarang
Image Credit: Twitter.com @harwindrayoga

Seperti yang sempat disinggung sebelumnya, kawasan ini memiliki banyak bangunan yang kental akan vintagenya. Dan inilah yang menjadi daya tarik utamanya, selain sejarah yang begitu panjang. Pengunjung bisa menjelajah setiap sudut kota Lama Semarang untuk dapatkan panorama yang mengesankan. Berikut beberapa spot yang masih begitu favorit.

1. Polder Air Tawang

Polder Air Tawang merupakan sebuah kolam besar yang lokasinya berada di depan Stasiun Tawang. Kolam besar ini bukan hanya sebuah hiasan, tetapi juga memiliki banyak fungsi. Salah satunya adalah untuk menjaga agar air limpahan yang berasal dari area tersebut tetap terjaga.Sehingga bisa mengantisipasi adanya banjir yang bisa saja melanda.

Kehadirannya menjadi spot yang begitu favorit bagi para wisatawan. Apalagi terdapat trotoar yang mengelilingi kolam dan tersedia juga banyak bangku.Masyarakat atau pengunjung umumnya akan menghabiskan waktu untuk duduk duduk di area ini. Anda juga bisa mengabadikan setiap momen ketika berada di Polder Air Tawang ini.

2. Stasiun Tawang

Karena lokasinya yang berdekatan, Anda juga bisa sekalian menjelajah Stasiun Tawang. Stasiun satu ini memiliki usia yang begitu lama, bahkan setara dengan Stasiun Kota Tua Jakarta. Memiliki gaya arsitektur Belanda yang kental, tempat satu ini juga menjadi saksi sejarah. Apalagi tidak banyak perubahan pada bangunan Stasiun Tawang ini.

3. Gereja Blenduk

Saksi sejarah yang juga menjadi spot favorit adalah Gereja Blenduk. Grereja Bleduk ini menyimpan banyak kenangan, selain itu juga menjadi destinasi wajib bagi para pelancong. Pengunjung menjadikan gereja ini sebagai latar belakang untuk mengambil foto. Karena memang memiliki bentuk bangunan yang begitu unik layaknya kubah masjid.

Sebelum berubah menjadi Gereja Bleduk, gereja ini memiliki nama asli Nederlandsch Indische Kerk dan hingga saat ini masih digunakan sebagai tempat ibadah. Tidak hanya memiliki kubah layaknya kubah masjid, warna kubah ini merah bata dan memiliki 2 menara di depannya. Pastikan tidak melewatkan tempat yang artistik satu ini saat di Semarang.

Daya Tarik dari Kota Lama Semarang
Image Credit: Facebook.com @seputarsemarang

4. Taman Srigunting

Tidak hanya Gereja Bleduk, Taman Srigunting juga menjadi tujuan wisata yang tak bisa dilewatkan. Bahkan bisa dikatakan jika perjalanan Anda menjelajah Kawasan Kota Lama Semarang dimulai dari taman ini. Selain rindang, taman ini juga memiliki arsitektur yang begitu menarik. Jangan lupakan adanya jembatan yang membuat taman ini tampil cantik.

5. 3D Trick Art Museum

Spot yang tidak boleh dilewatkan dan menjadi daya tarik dari Kawasan Kota Lama Semarang adalah 3D Art Museum. Sudah dibuka sejak tahun 2016 silam, hingga kini museum ini masih menjadi favorit. Setidaknya ada 100 foto 3D yang mengusung tema bangunan khas Semarang. Terdapat juga tokoh dunia, tokoh nasional hingga karakter dalam film.

6. Pabrik Rokok Praoe Lajar

Tidak ketinggalan Pabrik Rokok Praoe Lajar yang juga memiliki daya pikat tersendiri. Pabrik rokok ini sudah ada sejak jaman Belanda, sehingga bangunan ini begitu arsitek yang menarik. Hingga saat ini pabrik rokok ini masih digunakan, dan tentunya menjadi salah satu prestasi. Mengingat saat ini sudah banyak pabrik rokok yang berdiri.

Alamat dan Rute Menuju Kawasan Kota Lama Semarang

Alamat Kota Lama Semarang
Image Credit: Google Maps (Ardi Yanuar)

Kawasan kota Lama Semarang terletak di tepi sungai Mberok. Jika secara administratif, daerah ini masuk dalam wilayah Tanjung Emas. Untuk alamat lengkapnya, berada di Jl. Letjen Suprapto No. 22 Kota Semarang Utara. Lokasi ini terbilang strategis dan mudah untuk Anda jangkau dari berbagai arah. Anda bisa menggunakan kendaraan umum ataupun pribadi.

Bagi Anda yang dari arah Demak, Anda bisa mengambil rute dari Terminal Terboyo dan melalui Jalan Raden Patah. Dibutuhkan waktu sekitar 60 menit untuk bisa sampai ke Kota Lama. Sementara untuk Anda dari Ungaran bisa memilih jalur untuk menuju Banyumanik Peterongan. Setelah itu menuju Jl. MT. Haryono lurus untuk menuju Bundaran Bubakan.

Dari Bundaran ini nantinya dilanjutkan menuju jalan Cendrawasih. Setidaknya Anda membutuhkan waktu sekitar 50 menit jika tidak macet. Anda yang datang dari Kendal, bisa memilih jalur Mangkang untuk menuju Bundaran Kali Bandeng. Jika sudah ambil jalan menuju Semarang kota, ke Bundaran Tugu Muda hingga di Pasar Johar hingga sampai di Kota Lama.

Untuk bisa menikmati bangunan bangunan yang ada di Kota Lama Semarang, tidaklah dipungut biaya. Hanya beberapa tempat saja yang membandrol tiket masuk, seperti museum 3D. Tetapi bukan berarti tidak butuh biaya, Anda tetap harus menyediakan dana. Fasilitas berbayar seperti sewa vespa, sepeda onthel ataupun nongkrong di cafe cafenya.

Area ini buka selama 24 jam, sehingga Anda bisa kapan saja datang kemari. Tergantung dari sisi mana yang ingin Anda nikmati. Waktu yang paling direkomendasikan saat siang hari, karena ada beberapa bangunan yang memang hanya buka siang. Tapi pemandangan malam harinya juga tak kalah menarik untuk disambangi.

Aktivitas yang Menarik Dilakukan di Kota Lama

Aktivitas di Kota Lama
Image Credit: Instagram.com @diaz_mp

1. Berjalan-Jalan

Ada beberapa aktivitas yang bisa Anda lakukan ketika mengunjungi kawasan yang sarat akan sejarah ini. Mulai dari berjalan jalan di setiap sudut kota Lama Semarang. Perjalanan mengunjungi tempat tempat menarik bisa Anda lakukan. Kawasan kota ini juga selalu ramai, sehingga akan memberikan suasana yang berbeda pagi para wisatawan.

2. Hunting Foto

Hal yang pasti dilakukan oleh wisatawan adalah hunting foto. Pastikan untuk menyiapkan kamera terbaik Anda dan penyimpanan yang lega. Pasalnya, setiap tempat sangat cocok menjadi objek jepretan lensa Anda. Mulai dari arsitektur dari bangunan yang ada, aktivitas masyarakat hingga mengunjungi museum 3D yang pasti akan eksotis diabadikan dengan gambar.

3. Keliling Dengan Sepeda Onthel

Untuk merasakan nuansa vintagenya, Anda bisa menyewa sepeda onthel untuk berkeliling. Datang saja langsung ke bagian Tourist Information yang berada di Gedung Popo. Tersedia penyewaan sepeda onthel dan Anda bisa memulai perjalanan sesuai jalur yang ditentukan. Anda juga akan langsung ditemani oleh pemandu wisata untuk tambah informasi.

4. Kulineran dan Berbelanja

Di Kawasan Kota Lama tentunya ada banyak tempat makan atau penjual makanan yang bisa Anda kunjungi. Cafe cafe yang menjual beragam menu seperti ice cream bisa dijadikan tujuan kulineran Anda. Atau Anda juga bisa berbelanja, khususnya barang barang antik di Pasar Klitikan Semarang.

Fasilitas yang Tersedia di Kawasan Kota Lama Semarang

Fasilitas Kota Lama Semarang
Image Credit: Google Maps (Imam Ma’arif)

Berjalan jalan di area Kota Lama, Anda juga bisa menemukan fasilitas pendukung yang tak kalah lengkap. Pengunjung bisa menemukan Mushola, Toilet, tempat sampah hingga parkir kendaraan. Bahkan Anda juga bisa sekalian kulineran karena memang ada banyak tempat makan. Cafe cafe instagramable juga turut hadir, sehingga kawasan ini makin ramai.

Untuk Anda yang ingin menikmati kawasan Kota Lama Semarang lebih lama, juga tidak perlu khawatir. Hal ini dikarenakan Anda bisa menemukan banyak hotel atau penginapan yang bisa dijadikan tempat bermalam. Penginapan mulai dari untuk para backpacker hingga hotel berbintang bisa ditemukan. Harga yang ditawarkan juga bisa disesuaikan dengan kantong Anda.

Mengunjungi tempat yang bersejarah tidak hanya bisa menghilangkan penat. Tetapi juga akan menambah informasi atau wawasan untuk Anda. Apalagi jika hingga kini masih bisa ditemukan tempat tempat yang menjadi saksi bisu. Kota Lama Semarang masih menjadi wisata sejarah yang menarik untuk dikunjungi.