Harga Tiket: Rp 5.000, Jam Operasional: 09.00-17.00 WIB, Alamat: Jl. Berbah – Prambanan, Jragung, Kalitirto, Kec. Berbah, Kab. Sleman, DI Yogyakarta; Map: Cek Lokasi

Daerah Istimewa Yogyakarta memang selalu berhasil menghadirkan hal yang istimewa bagi para wisatawan. Kali ini dari kabupaten Sleman, yang menawarkan geowisata epic untuk destinasi liburan anda. Namanya Lava Bantal, objek wisata di kawasan Berbah, bebatuan unik berbentuk seperti bantal di bantaran sungai. Selain menawarkan kegiatan seru, sejarah terbentuknya tempat wisata ini yang terjadi secara alami merupakan daya tarik utamanya. Yuk simak ulasannya berikut.

Sekilas Tentang Geowisata Sleman

Sekilas Geowisata Sleman
Image Credit: Twitter.com @nana_sanchez9

Destinasi wisata di Berbah, Sleman, ini ditetapkan sebagai geoheritage sejak tahun 2014. Yang mana geoheritage sendiri merupakan penyebutan terhadap area geologi atau warisan situs, yang mempunyai nilai nilai penting keilmuan, budaya, pendidikan, serta nilai estetika. Objek wisata ini bahkan sempat meraih penghargaan API (Anugerah Pesona Indonesia) di tahun 2018.

Destinasi ini sendiri berupa sungai dengan batuan di sampingnya. Sungai Opak namanya yang mengalir melalui Kabupaten Bantul dan Sleman, dengan hulu yang berada d Gunung Merapi serta menjadi batas alami dari Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta. Batuan besar yang memanjang di bantaran Sungai Opak itulah yang disebut sebagai Lava Bantal.

Bongkahan batu tersebut diberi nama demikian lantaran strukturnya menyerupai bantal. Yang mana batu berwarna hitam mengkilap di bibir sungai ini tercipta melalui peristiwa alami sejak jutaan tahun lalu. Sebelum menjadi batu seperti sekarang, dipercaya bahwa awalnya batu ini hanya merupakan lava cair dari hasil erupsi gunung api.

Kumpulan lava cair tersebut terkena air dan membeku, hingga kemudian membentuk gumpalan yang menyerupai bentuk bantal. Lava Bantal atau dikenal pula dengan nama Pillow Lava ini merupakan salah satu hasil fenomena alam yang menarik untuk diteliti, bahkan penelitian terkait dengan destinasi ini masih terus dilakukan hingga saat ini.

Pasalnya keberadaan dari bebatuan berstruktur seperti bantal yang ada di bantaran Sungai Opak, adalah bukti yang menunjukkan proses awal dari pembentukan gunung api purba pertama di tanah Jawa yang terjadi 60 juta tahun lalu. Yang mana batuan seperti ini hanya bisa ditemukan di beberapa tempat di selatan Pulau Jawa.

Sekilas Tentang Geowisata Sleman 2
Image Credit: Twitter.com @wisatasleman

Selain di Berbah, para peneliti juga sempat menemukannya di Bayat Klaten, Jampang, dan Pacitan yang masuk kawasan Jawa Timur. Dan menurut penelitian para ahli, gunung api purba yang ada di Jawa ini dulunya berada di bawah laut. Jadi tempat ini diprediksi memiliki fungsi sebagai penopangnya.

Ketika berkunjung ke objek wisata ini, terdapat hasil dari dua fase pembentukan gunung api yang bisa ditemukan yakni fase keluar lava serta fase letusan debu vulkanik. Meski batuannya berdekatan, namun jeda peristiwa keduanya terjadi mencapai ribuan tahun. Lava Bantal yang merupakan situs batuan beku dari lava cair di tepian Sungai Opak adalah tujuan utama destinasi tersebut.

Sementara bebatuan berlapis lapis keabu abuan yang ada di seberang sungai merupakan hasil endapan dari debu vulkanis atas peristiwa erupsinya gunung api strato. Lapisan debu vulkanis yang tebal tersebut menjadi penanda periode masa kejayaan dari gunung api purba di Jawa, pada sekitar 36 juta tahun lalu.

Untuk Lava Bantal sendiri terbentuk ketika lelehan lava atau hasil erupsi gunung api bersentuhan langsung dengan air laut ketika mengalir. Pendinginan serentak oleh air laut yang seketika membuat lava membeku, menjadikan batuan beku tersebut berbentuk membulat atau melonjong yang disebut Pillow Lava.

Daya Tarik yang Dimiliki Lava Bantal

Daya Tarik Lava Bantal
Image Credit: Facebook.com @jogjaku

1. Suasana Asri yang Memanjakan Mata

Sebagai salah satu destinasi yang tercipta dari peristiwa alami, tentunya membuat objek wisata Lava Bantal ini memiliki suasana yang asri dan menyegarkan mata. Ketika anda sampai di lokasi, maka anda pun akan langsung disuguhi suasana alami yang begitu memanjakan mata. Seperti sungai mengalir, pepohonan hijau, dan tentunya batuan berstruktur bantal yang unik.

Dimana para pengunjung sendiri dapat melihat dengan jelas penampakan dari batuan yang menyerupai bantal tersebut dari atas jembatan. Selain itu, dari atas jembatan anda juga bisa melihat aliran sungai jernih berwarna kebiruan yang merupakan terusan dari Sungai Opak. Semakin melengkapi suasana, biasanya akan terdengar suara kicauan burung di pohon selama anda berada di lokasi.

2. Batuan yang Menyerupai Bantal

Namanya saja Lava Bantal, tentu yang menjadi daya tarik utama dari tempat ini adalah batuan yang menyerupai bantal di bantaran sungai. Keberadaan dari batuan tersebut menjadi bukti bahwa kawasan ini dulunya berada di bawah laut. Namun proses selama jutaan tahun, membuatnya kemudian menjadi daratan.

Terciptanya batuan berbentuk bantal yang terjadi secara alami berjuta tahun yang lalu, membuat batuan ini menjadi semakin istimewa. Sehingga anda bisa sekaligus melakukan wisata edukasi di sini, sambil berlibur sambil belajar. Terlebih keindahan yang ditawarkan pun sangat mempesona dan memanjakan mata.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi

Alamat Lokasi Lava Bantal
Image Credit: Google Maps (Nagata Kusuma)

Objek wisata berupa batuan unik yang menyerupai bantal ini berlokasi di Desa Kalitirto, Kecamatan Berbah, Sleman, Yogyakarta. Letaknya ada di Jalan Berbah-Prambanan, tidak jauh dari lokasi wisata Candi Abang. Dari pusat kota Jogja sendiri tidak begitu jauh, cukup menempuh perjalanan kurang lebih 28 menit untuk mencapai lokasi.

Anda bisa memulai perjalanan dari Tugu Jogja, ambil arah barat yang menuju ke pertigaan Jalan Sudirman. Lurus ke perempatan Cik Dik Tiro dan belok kiri ke arah Universitas Gadjah Mada (UGM). Dari bundaran UGM, ambil jalan menuju Colomba-perempatan Sagan dan lurus sampai ketemu pertigaan Gejayan.

Di pertigaan Gejayan, belok kanan atau ke arah Demangan Baru. Setelah menemukan perempatan Demangan, ambil jalan ke kiri sampai ke pertigaan Jalan Adi Sucipto. Terus lurus sampai anda sampai di jalan Ring Road Timur. Ikuti saja jalannya hingga ke Maguwo dan ambil jurusan Jalan Berbah-Prambanan. Lebih mudahnya, anda bisa melihat di peta digital.

Jam Operasional dan Harga Tiket Masuk

Jam Operasional di Lava Bantal
Image Credit: Google Maps (YUANTO PRAYUDI)

Untuk menikmati wisata di Lava Bantal, anda bisa datang setiap hari pada jam oeprasionalnya yakni dari pukul 09.00 WIB hingga 17.00 WIB. Biaya masuknya sendiri cukup murah meriah, karena hanya dibanderol sekitar Rp. 5.000 saja per pengunjung. Namun biaya ini belum termasuk dengan kontribusi parkir.

Selain itu, bagi anda yang ingin menjajal derasnya aliran Sungai Opak atau berarung sungai, maka perlu membayar lebih. Harganya sendiri bervariasi, tergantung paket wisata yang anda pilih. Untuk trek pendek ditawarkan dengan tarif sekitar Rp. 30.000 dan trek panjang sekitar Rp. 55.000, sudah termasuk baju pelampung, ban pelampung, sekaligus pemandu wisata.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan di Lava Bantal

Kegiatan Menarik di Lava Bantal
Image Credit: Facebook.com @liburmulu

1. Geo Tubing

Geo Tubing menjadi kegiatan andalan bagi para wisatawan yang bertandang ke objek wisata ini. Geo tubing di Lava Bantal adalah kegiatan menyusuri aliran Sungai Opak, yang tersedia dalam trek pendek dan trek panjang. Untuk trek pendek memiliki panjang kurang lebih 200 meter saja, sementara trek panjang mencapai 2 kilometer.

Selama melakukan geo tubing, anda akan melihat jajaran batuan berbentuk bantal di sisi sungai yang menjadi andalan dari objek wisata ini. Tentunya tidak ketinggalan berbagai pemandangan yang mengagumkan juga akan tersaji selama perjalanan menyusuri sungai. Ditambah aliran sungai yang deras akan membuat aktivitas ini makin seru dan menantang.

2. Piknik

Tidak mau berbasah basahan melakukan geo tubing selama berada di lokasi ? Tentu tidak masalah, anda tetap dapat menikmati keindahan yang ada dengan piknik di samping aliran sungai. Apalagi tidak jauh dari sungai juga terdapat beberapa gazebo besar, sehingga anda bisa menjadikannya sebagai tempat istirahat.

Namun kebanyakan wisatawan lebih memilih untuk duduk duduk di atas bebatuan, karena lebih dekat dengan sungai. Sehingga ketika ingin bermain air, hanya perlu beberapa langkah kecil saja untuk menggapainya. Tidak lupa secangkir kopi biasanya selalu menemani kegiatan piknik, membuat tubuh hangat di tengah udara yang cukup dingin di sana.

3. Mengunjungi Beberapa Objek Wisata Lainnya

Ketika bertandang ke Lava Bantal di Berbah, Sleman, anda sekaligus juga bisa mengunjungi beberapa objek wisata lainnya. Pasalnya lokasi dari destinasi ini memang berdekatan dengan beberapa tempat wisata lain yang tidak kalah populer, seperti Goa Sentono, Candi Abang, hingga Embung Tegal Tirto Candirejo.

Fasilitas Tersedia di Lava Bantal Sleman

Fasilitas di Lava Bantal Sleman
Image Credit: Google Maps (Warsito Jati)

Dibuka secara resmi sebagai objek wisata, kawasan ini tentunya telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang cukup memadai untuk menunjang kebutuhan para pengunjung ketika berada di sana. Fasilitas fasilitas umum yang disediakan antara lain tempat parkir yang luas, kamar mandi yang bersih, hingga mushola sebagai tempat ibadah.

Selain itu, ada juga pendopo dan gazebo untuk para pengunjung beristirahat. Dimana terdapat tikar dan sound system pula bagi pengunjung yang menyewa gazebo. Lalu penyewaan berbagai perlengkapan tubing juga tersedia di sana, bagi anda yang ingin menikmati petualangan tubing river. Tidak ketinggalan berbagai warung makan di lokasi yang menjamin anda tidak akan kelaparan.

Sangat menarik bukan destinasi wisata yang menampilkan atraksi tubing river tersebut? Bahkan meskipun anda tidak ingin berbasah-basah karena melakukan tubing river, berkunjung ke Lava Bantal, Sleman dan melihat suasana alam yang ada sudah merupakan liburan yang istimewa. Terlebih anda bisa menambah wawasan dan pengetahuan ketika singgah ke objek wisata ini.