10 Makanan Khas Wonogiri yang Wajib Anda Coba

Makanan Khas Wonogiri

Wonogiri menawarkan berbagai kuliner khas yang terkenal lezat. Daerah yang terkenal dengan produksi singkongnya ini menyuguhkan banyak masakan khas yang kaya akan cita rasa.

Nama Wonogiri cukup tersohor di bidang pariwisata, sebab daerah yang menjadi bagian dari Provinsi Jawa Tengah ini memiliki banyak destinasi menarik. Namun tidak hanya tempat wisata saja, wilayah ini namanya juga cukup kondang karena makanan khasnya. Apakah Anda tahu makanan enak apa saja yang menjadi ciri khas dari kota gaplek ini ? Yuk simak ulasannya berikut.

1. Pindang Kambing

Pindang Kambing

Image Credit: Twitter.com @hendriyantozaki

Makanan khas Wonogiri pertama yang harus Anda coba cicipi yaitu pindang kambing. Jika umumnya pindang memiliki bahan ikan atau telur, namun di Wonogiri Anda bisa menemukan pindang kambing. Bahkan mungkin hanya di daerah ini saja bisa menjumpai pindang yang terbuat dari olahan daging kambing.

Bagi Anda yang pecinta daging kambing, sangat disarankan untuk mencoba hidangan satu ini karena rasa kambingnya terasa dengan jelas dan khas. Pindang kambing sendiri diolah dari jeroan serta kikil kambing (tanpa potongan daging). Selain itu dalam pengolahannya ditambah pula campuran dari tepung gaplek.

Kikil atau jeroan dan tepung gaplek dimasak bersamaan di dalam bungkus daun jati. Kemudian setelah masak, Anda akan melihat olah hidangan yang berwarna cenderung kemerahan. Mungkin masakan ini memang tidak terlihat estetik atau nilai seni lainnya, namun ketika masuk ke dalam mulut dijamin Anda akan ketagihan dengan rasa pindang kambing tersebut.

2. Sego Tiwul

Sego Tiwul

Image Credit: Instagram.com @erna898wati

Salah satu makanan yang mudah untuk ditemukan di Wonogiri yaitu sego tiwul, bahkan masakan ini bisa dikatakan sebagai makanan pokok kedua bagi masyarakat setempat. Hidangan ini juga menjadi salah satu makanan khas dari wilayah tersebut, dimana sego tiwul sendiri terbuat dari singkong atau gaplek yang dijemur kemudian ditumbuk halus dan dikukus.

Wonogiri memang terkenal dengan hasil budidaya gaplek atau singkongnya yang begitu melimpah. Oleh sebab itu cukup banyak makanan khas di sini yang terbuat dari olahan atau campuran singkong. Dan salah satu yang memiliki rasa lezat tidak lain dan tidak bukan yaitu sego tiwul ini. Selain enak, sego tiwul menjadi favorit karena harganya yang relatif murah meriah.

Masyarakat setempat biasanya menikmati tiwul dengan cara sederhana, yaitu hanya dengan tambahan parutan kelapa di atasnya. Hanya dengan tambahan kelapa saja rasa sego tiwul yang gurih dan sedap mampu menggoyang lidah. Tetapi Anda juga bisa menambahkan sayuran atau urap di atas sajian tiwul, untuk cita rasa yang lebih kaya dan beragam.

BACA JUGA:  16 Tempat Wisata di Batang Terbaru & Terhits Dikunjungi

3. Pecel Gendar

Pecel Gendar

Image Credit: Instagram.com @pecelgendarcustomid

Pecel gendar tidak terlalu jauh berbeda dari pecel pada umumnya, namun jika di daerah lain pecel biasanya dinikmati bersama dengan nasi atau lontong. Berbeda dengan daerah Wonogiri, di sini pecel biasa dikonsumsi dengan gendar. Gendar merupakan masakan yang terbuat dari beras, yang kemudian dicampur dengan air tebu.

Karena campuran tebu yang ditambahkan tersebut, tekstur dari gendar menjadi lembut namun tetap kenyal. Di Wonogiri gendar ini disajikan bersama pecel sehingga diberi nama pecel gendar. Untuk menyajikannya bersama pecel, gendar dipotong potong kemudian diberi berbagai sayuran rebus di atasnya. Tidak lupa juga tambahan saus kacang khas pecel pada umumnya.

4. Geti Wijen

Geti Wijen

Image Credit: Instagram.com @molinshopwonogiri

Makanan khas lainnya dari Wonogiri yang tidak boleh Anda lewatkan yaitu geti wijen. Hidangan khas satu ini juga sangat digemari oleh wisatawan untuk dijadikan sebagai buah tangan, karena camilan ini dijual dalam kemasan yang sangat praktis dengan harga yang relatif cukup murah. Selain itu rasanya juga sangat lezat, cocok sebagai camilan di waktu senggang.

Geti wijen sendiri seperti namanya terbuat dari wijen, gula jawa, dan jahe. Bahan bahan tersebut mungkin mengingatkan Anda dengan ampyang, namun bedanya ampyang tidak menggunakan wijen melainkan kacang tanah. Geti wijen ini memiliki rasa manis dan hangat, sekali gigit Anda akan merasa ketagihan untuk terus mencobanya.

Rasanya yang enak serta hangat tersebut berasal dari jahe yang menjadi salah satu bahan dasarnya. Meski lezat, Anda bisa mendapatkan geti wijen dengan selembang uang 10 ribu, karena perbungkus geti wijen dibanderol sekitar 5 hingga 7 ribu. Termasuk sangat murah untuk rasanya yang begitu spektakuler sebagai camilan.

5. Sambal Cabuk

Sambal Cabuk

Image Credit: Instagram.com @kulinerwonogiri

Satu lagi makanan khas dari Wonogiri yang terbuat dari biji wijen yaitu sambal cabuk. Makanan ini terbuat dari campuran biji wijen dan merang padi. Anda mungkin bertanya tanya bagaimana rasa wijen yang dicampurkan dengan merang padi, apakah rasanya tidak aneh ? Ternyata di luar dugaan, hasil dari perpaduan keduanya bisa sangat mengesankan di lidah.

BACA JUGA:  16 Minuman & Makanan Khas Jepara yang Wajib Anda Coba

Karena sensasi dari rasa gurih wijen yang berpadu dengan aroma khas merang padi, serta tambahan wanginya daun pisang memberikan sensasi tersendiri. Daun pisang ini digunakan untuk membungkus campuran wijen dan merang, ketika proses pengolahannya yang dilakukan dengan cara dibakar. Sambal cabuk ini juga seringkali dijadikan sebagai oleh oleh khas dari Wonogiri.

6. Brem Wonogiri

Brem Wonogiri

Image Credit: Detik.com

Wonogiri ternyata juga memiliki makanan khas berupa brem, dimana brem tersebut berbeda dari brem yang ada di Madiun yang juga terkenal dengan bremnya. Bila di Madiun brem berbentuk kotak seperti balok dan memiliki warna kekuningan dengan cita rasa asam, maka berbeda halnya dengan brem yang ada di Wonogiri ini.

Brem di Wonogiri memiliki bentuk bundar dengan warna putih, dan rasanya tidak asam. Brem di sini cenderung bercita rasa manis, meski masih ada sedikit asam yang terasa. Brem sendiri terbuat dari fermentasi beras ketan, yang dipercaya bisa membantu penyembuhan jerawat bagi masyarakat setempat. Makanan khas ini juga sangat cocok disantap ketika musim dingin tiba.

Sebagai makanan khas Wonogiri, brem ini juga banyak dijajakan dalam kemasan yang sangat praktis. Sehingga sangat cocok untuk dijadikan sebagai buah tangan apabila Anda berkunjung ke Wonogiri, dan ingin membawa oleh oleh untuk sanak keluarga. Selain itu brem dari Wonogiri ini dipasarkan dengan harga yang relatif murah meriah.

7. Emping Wonogiri

Emping Wonogiri

Image Credit: Twitter.com @khaulahnadhifah

Emping memang bisa Anda temukan di daerah lain selain Wonogiri, namun di Wonogiri Anda akan menemukan cita rasa emping yang berbeda. Oleh sebab itu emping menjadi salah satu makanan khas dari Wonogiri. Di sini emping tidak harus terbuat dari biji melinjo seperti yang ada di tempat lain, tetapi bisa juga terbuat dari tepung yang memiliki kandungan pati.

Emping ini memiliki rasa yang gurih, sangat cocok sebagai ganti kerupuk atau sebagai camilan untuk menonton TV bersama dengan teh. Di Wonogiri Anda bisa dengan mudah menemukan emping, mulai dari pasar tradisional, pedagang kaki lima, hingga warung makan menjajakan emping dengan harga yang dibanderol cukup murah.

BACA JUGA:  10 Makanan Khas Purwodadi yang Wajib Anda Coba

8. Wader Goreng

Wader Goreng

Image Credit: Twitter.com @apujateng

Makanan khas Wonogiri selanjutnya yang wajib untuk Anda coba yaitu wader goreng. Bila Anda berkunjung ke salah satu objek wisata terkenal di Wonogiri yaitu Waduk Gajah Mungkur, maka Anda bisa menemukan wader goreng ini dengan mudah. Wader merupakan salah satu ikan air tawar yang berukuran kecil dan memiliki rasa gurih.

Rasa gurih wader itu sendiri ditambah dengan balutan tepung beras di luarnya, menjadikan hidangan ini menjadi lebih renyah. Anda bisa mengonsumsinya sebagai camilan, atau bahkan sebagai lauk untuk makan nasi. Wader goreng dari Wonogiri ini ditawarkan dengan harga kurang lebih 40 hingga 60 ribu saja per kilonya, jadi sangat murah meriah untuk keluarga di rumah.

9. Lentho Khas Wonogiri

Lentho Khas Wonogiri

Image Credit: Twitter.com @pamuladwi

Sama halnya dengan brem dan emping yang sebenarnya bisa saja Anda temukan di daerah lain, lentho juga begitu. Namun lentho di daerah Wonogiri ini juga menawarkan cita rasa khas yang tidak bisa Anda temukan di tempat lainnya. Cetakannya juga sangat unik, yaitu seperti kepalan tangan dengan rasa yang gurih dan lezat.

Bahan dasar lentho adalah singkong yang diparut, yang kemudian dibumbui dengan bawang putih lalu ditambah dengan campuran kacang tolo. Anda bisa dengan mudah menemukan lentho di daerah Wonogiri. Warung warung makan yang hanya buka di pagi hari biasanya menyajikan lentho sebagai menu tambahannya.

10. Besengek Tempe

Besengek Tempe

Image Credit: Facebook.com @brigita.catur

Makanan khas dari Wonogiri lainnya yaitu besengek tempe yang merupakan olah kuliner tradisional. Masakan ini sudah turun temurun ada di wilayah Wonogiri, dan memiliki cita rasa yang sangat khas. Sesuai dengan namanya, kuliner ini terbuat dari bahan dasar tempe namun tempe yang digunakan yaitu tempe petai cina atau tempe mlanding.

Besengek tempe memiliki rasa yang gurih, serta terdapat aroma ketumbar yang menguar sangat kuat dari olahan tersebut. Dan tidak hanya tempe saja, umumnya masakan besengek juga dicampur dengan cabai ijo, kulit biji melinjo, dan petai. Sehingga menghasilkan cita rasa yang sangat kaya dengan rempah rempah yang begitu terasa.

Wonogiri memang memiliki banyak sekali makanan khas, meski beberapa bisa Anda temukan di daerah lain. Namun kuliner yang ada di Wonogiri ini memiliki cita rasa yang berbeda dari tempat lainnya. Selain itu hampir semua dari berbagai oleh kuliner tersebut ditawarkan dengan harga yang cenderung ramah di kantong. Jadi, berminat untuk mencicipi kuliner khas Wonogiri?