Masjid Kapal unik di Semarang menawarkan desain tempat beribadah yang unik, berupa kapal besar menyerupai bahtera milik Nabi Nuh AS. Bangunannya terdiri dari empat lantai, dengan tempat sholat di lantai dua.

Harga Tiket: Rp 3.000, Jam Operasional: 24 Jam, Alamat: Jl. Kyai Padak, Podorejo, Kec. Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah; Map: Cek Lokasi

Semarang memang terkenal dengan sejuta pesona pariwisata yang menarik hati. Tak heran jika wisatawan terus berdatangan, agar bisa menikmati keindahan wisatanya. Salah satu objek wisata yang sedang digandrungi ialah Masjid As Safinatun Najah, Masjid berbentuk Kapal di Semarang. Bentuk masjid yang menyerupai kapal ini menjadi daya tarik yang tak boleh dilewatkan. Simak keunggulan wisatanya disini.

Daya Tarik yang Dimiliki Masjid As Safinatun Najah

Masjid Kapal Semarang
Image Credit: Gotravelly.com

Sebagai tempat ibadah umat Islam, beberapa masjid sengaja dibangun senyaman mungkin. Tujuannya baik dengan menjadikan bangunan masjid daya tarik, agar para jamaah terus memenuhi saf masjid. Namun ada pula masjid yang dibangun untuk tujuan wisata religi, seperti Masjid As Safinatun Najah. Yang mana belakang ini destinasi menjadi buah bibir di kalangan wisatawan.

Berbeda dengan masjid pada umumya, Masjid Kapal Semarang ini memiliki bentuk yang sangat unik. Desain bangunan menyerupai sebuah kapal kayu raksasa, dengan bagian tubuhnya dikelilingi jendela kaca. Sehingga masjid terlihat megah dan kokoh meskipun dilihat dari kejauhan. Bahkan bertambah mewah apabila Anda lihat dari jarak yang cukup dekat.

Penampakan bangunan masjid ini mengingatkan pada kisah Nabi Nuh AS. Konon sang Nabi membangun sebuah kapal raksasa atas perintah Allah, untuk menyelamatkan umatnya dari banjir bandang. Alasan inilah mengapa masjid diberi nama Safinatun Najah, yang artimua kapal penyelamat. Masjid berdiri di tengah kolam sehingga kesannya kapal tampak mengapung.

Berada diatas lahan seluas 7,5 hektar, bangunan masjid ini mempunyai luas sekitar 2.500 meter persegi. Pencetus pertamanya adalah seorang ulama bernama Kyai Achmad, dan mulai merampungkan bangunan sejak tahun 2014. Berkat keunikan eksteriornya, wisata religi ini langsung viral di kalangan pecinta traveling. Bentuk masjidnya menjadi daya tarik yang tak bisa ditolak.

Apalagi lingkungan sekitar masjid dikelilingi oleh area persawahan dan pepohonan rimbun. Sehingga Anda seolah-olah diajak menyaksikan sebuah kapal sungguhan yang sedang terdampar. Uniknya lagi masjid ini dilengkapi berbagai ornamen kapal, seperti jendela bulat berjumlah sekitar 68 buah. Ada pula buritan dan haluan yang menjadi pemanis agar tampak lebih menawan.

Daya Tarik Masjid As Safinatun Najah
Image Credit: Instagram.com @seputarsemarang

Ketika Anda masuk ke dalam masjid, Anda akan mendapati bangunan yang tersusun atas tiga lantai. Pada lantai pertama, terdapat sejumlah fasilitas umum seperti aula dan tempat wudhu serta toilet lengkap. Sedangkan di lantai kedua disediakan tempat sholat yang cukup luas, kira-kira bisa menampung ratusan jamaah. Di lantai dua ini angin masuk dengan bebas karena jendelanya besar.

Kemudian di lantai tiga bangunan Masjid Kapal Semarang difungsikan menjadi perpustakaan. Rata-rata buku koleksi di perpustakaan ini seputar pengetahuan Islam dan budaya. Ada pula koleksi buku lainnya yang dibaca secara bebas oleh para pengunjung. Hanya saja pihak pengelola masjid belum memberikan informasi lanjutan terkait peminjaman buku.

Adapun untuk lantai empat dimanfaatkan sebagai atap yang langsung berhadapan dengan panorama alam. Dari atas sini Anda dapat menyaksikan hamparan sawah hijau yang terbentang luas. Apalagi ketika langit cerah pemandangan alam dari lokasi ini semakin asyik dipandang. Ditemani semilir angin sejuk menjadikan liburan kali ini sebagai ajang untuk refreshing pikiran.

Selain sebgai tempat beribadah, Masjid Safinatun Najah juga berfungsi sebagai pusat beragam kegiatan. Sebut saja pondok pesantren yang fokus mengajarkan bahasa Arab dan bahasa Inggris. Bahkan bangunan ini dirancang sebagai pusat bahasa sekaligus wisata religi. Di sebelah masjid terdapat klinik kesehatan dan asrama khusus para santri yang mondok.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi Masjid Kapal Semarang

Alamat Masjid Kapal Semarang
Image Credit: Twitter.com @travelblog_id

Untuk mengunjungi objek wisata satu ini, Anda perlu menempuh perjalanan dari Semarang kurang lebih 45 menit. Kemudian ambil jalur menuju kawasan Prof. Dr. Hamka, lalu arahkan kemudi ke Jalan Gondoriyo. Setelah menemukan Lapas Kedungpane Anda langsung ikuti jalan hingga Kelurahan Podorejo. Dari arah kelurahan ini Anda akan menemukan plang penunjuk masjid.

Lebih tepat Anda bisa langsung menempuh jalur perbatasan Semarang-Kendal. Akses jalan masuk menuju ke masjid masih sangat sempit. Hal ini karena lokasi masjid berada di tengah hutan sehingga menjadi keunikan tersendiri. Meskipun rintangan untuk tiba di lokasi wisata cukup menguras tenaga. Namun langsung terbayar begitu menyaksikan panorama alam yang siap menyihir siapapun.

Seperti kawasan wisata pada umumnya, Masjid Kapal Semarang juga menetapkan biaya tiket masuk. Pengunjung cukup membayar biaya masuk wisata sebesar 3 ribu, sangat murah untuk semua kalangan. Biaya ini digunakan untuk beberapa pembangunan yang belum selesai. Sehingga tampilan masjid dan sekitarnya akan tampak menarik di mata para wisatawan.

Aktivitas Menarik yang Dilakukan di Masjid As Safinatun Najah

Aktivitas di Masjid As Safinatun Najah
Image Credit: Twitter.com @piknikdong

1. Foto Selfie

Hampir semua wisatawan yang datang terpesona dengan desain anti mainstream dari masjid ini. Berangkat dari postingan para pengunjung yang pernah berwisata kesini, akhirnya banyak wisatawan yang penasaran. Latar belakang berupa kapal besar menjadi spot favorit untuk berfoto. Jadi bisa Anda jadikan koleksi foto untuk diupload di sosial media.

2. Sholat Jamaah

Pada bagian lantai dua masjid disediakan tempat untuk melaksanakan ibadah sholat. Di waktu-waktu menjelang sholat, adzan akan dikumandangkan ke seluruh penjuru kawasan wisata. Pengunjung dapat melakukan sholat berjamaah bersama dengan para santri dan wisatawan lainnya. Sehingga Anda tidak hanya berliburu disini, tapi juga menambah kadar iman diri.

3. Berkeliling Area Wisata

Salah satu kegiatan favorit para pengunjung ialah menjelajahi seluruh bagian kawasan wisata. Anda bisa memulai kegiatan dari area paling bawah masjid, kemudian masuk ke bagian dalam masjid. Ornamen-ornamen yang menghias dinding tempat ibadah ini akan menjadi point of view yang menarik. Bahkan Anda dibuat terkagum dengan ukirannya yang penuh estetika.

Selanjutnya Anda dapat menelusuri setiap lantai, yang mempunyai fasilitas masing-masing. Seperti di lantai tiga terdapat perpustakaan, tempat koleksi buku pengetahuan yang bisa Anda baca. Di lantai yang sama pula ada ruang belajar yang difungsikan untuk para santri menimba ilmu. Untuk kegiatan ini biasanya ada tour guide yang akan menemani Anda berkeliling area masjid.

4. Bersantai di Atap

Mulai lantai pertama hingga lantai ketiga masjid difungsikan untuk agenda keagamaan, lain halnya dengan lantai empat yang khusus untuk tempat hiburan. Bukan tempat hiburan dengan banyak wahana, melainkan hanya lahan kosong dengan beberapa kursi beton. Meskipun begitu Anda dapat bersantai sambil merasakan sejuknya angin Kota Semarang.

Dari ketinggian ini Anda dapat melihat lanskap alam yang begitu mengagumkan. Hamparan pemandangan alam yang sangat memanjakan mata. Cocok untuk Anda yang sedang mencari ketenangan untuk liburan. Pengunjung juga dapat berfoto ria di atas atap ini, dengan latar belakang area sawah yang cukup instagramable.

Lebih asyik lagi jika Anda menikmati suasana senja dari atap Masjid Kapal Semarang. Anda akan menyaksikan langit biru yang berubah menjadi keoranyean. Semburat senjanya menampilkan pesona yang tak bisa dilewatkan begitu saja. Sambil sayup-sayup mendengarkan adzan maghrib, sehingga suasana yang dibangun begitu emosional.

5. Belajar Agama dan Bahasa

Selain untuk tempat wisata, Masjid Kapal Semarang difungsikan untuk sarana pendidikan agama. Sehingga didirikan pondok pesantren lengkap dengan asrama untuk para santrinya. Jadi para pengunjung bisa sekaligus belajar agama dan bahasa disini. Walaupun hanya satu hari berkunjung Anda tetap dapat mendengarkan cara mengajar para ulama kapada para santri.

Penginapan Murah di Sekitar Masjid Kapal Semarang

Penginapan di Masjid Kapal Semarang
Image Credit: Booking.com

Bisa dibilang objek wisata religi ini tergolong baru di Semarang, jadi tak heran bila pengunjungnya terus membludak. Saking serunya menikmati wisata ini, pengunjung terkadang lupa waktu. Alhasil terlalu larut untuk kembali ke kota, mengingat akses yang dilewati berupa area hutan. Maka satu-satunya solusi adalah mencari tempat penginapan.

Tidak banyak akomdasi penginapan yang tersedia, rata-rata berupa tempat menginap kecil yang dikelola masyarakat sekitar. Namun fasilitas yang dimiliki cukup memadai untuk tempat bermalam. Akan tetapi jika Anda ingin akomodasi menginap yang lebih fancy, mungkin bisa menuju ke pusat kota. Disana Anda akan mendapat pilihan hotel yang lebih beragam.

Fasilitas yang Tersedia di Masjid Kapal Semarang

Fasilitas di Masjid Kapal Semarang
Image Credit: Instagram.com @kreasyik

Banyaknya yang berkunjung setiap hari membuat pihak pengelola wisata memperbaiki berbagai infastruktur. Jadi meskipun termasuk wisata baru, tetapi fasilitas yang tersedia sudah lumayan lengkap. Diantaranya kamar mandi bersih dan wangi, sehingga para wisatawan tidak perlu ragu buang air kecil atau besar.

Selain itu lahan parkir cukup luas dan mampu menampung puluhan kendaraan. Kondisi masjid juga selalu bersih serta nyaman untuk tempat beribadah. Tidak ketinggalan warung-warung penjaja makanan dan minuman, yang letaknya agak jauh dari area parkir. Semua fasilitas tersebut dikelola dengan baik, sehingga Anda betah berlama-lama liburan disini.

Jika Anda bosan dengan destinasi alam untuk tempat refreshing, maka wisata religi bisa menjadi pilihan yang tepat. Salah satunya berkunjung ke Masjid As Safinatun Najah yang belakangan hits di kalangan para wisatawan. Bentuk masjid berupa kapal besar, yang terinspirasi dari kisah bahtera Nabi Nuh, menjadi daya tarik yang benar-benar menyedot perhatian. Sudah tertarik untuk berkunjung?