10 Oleh-Oleh Khas Indramayu yang Wajib Anda Bawa Pulang

Oleh-Oleh Khas Indramayu

Dikenal sebagai kota Mangga, ternyata Indramayu menyuguhkan berbagai macam oleh-oleh khas yang menarik dibawa pulang. Mulai dari makanan olahan mangga hingga ikan asin kelas premium menjadi buruan wisatawan saat berkunjung.

Indramayu disebut sebagai kota mangga bukan tanpa alasan. Selain menjadi salah satu kota dengan produksi mangga Cengkir terbesar, banyak sekali oleh-oleh khasnya yang terbuat dari buah serupa. Selain buah mangga, ternyata masih cukup banyak buah tangan yang layak untuk diborong, dibawa pulang, dan dibagi dengan kerabat. Berikut deretan oleh-oleh khas daerah Indramayu yang paling populer.

1. Buah Mangga

Buah Mangga

Image Credit: Stikesindramayu.ac.id

Sebagai kota yang dikenal dengan kota Mangga, tentunya buah mangga akan menjadi pilihan utama untuk dibawa pulang. Benar saja, terdapat banyak sekali jenis mangga yang dijajakan oleh pedagang di kota ini. Namun yang paling berkesan adalah mangga Cengkir yang digadang gadang dibudidayakan asli di tanah Indramayu.

Tidak hanya mangga Cengkir, tetapi ada juga buah asli Indramayu yang dikenal dengan nama Mangga Harum Manis dan juga Mangga Gedong Gincu. Mangga primadona warga lokal ini memiliki ciri khas daging yang lebih padat dan juga rasanya yang legit. Anda bisa membeli mangga ini di sepanjang jalan Pantura dengan harga sekitar 20 ribu per kilo.

2. Sirup Mangga

Sirup Mangga

Image Credit: Bukalapak.com

Tidak jauh dari buah andalan Indramayu, sirup Mangga menjadi salah satu oleh-oleh wajib yang pastinya menarik untuk dibawa pulang. Jika dilihat dengan saksama, pada dasarnya sirup yang lebih sering ditemukan di pasaran memiliki bentuk yang lebih encer. Namun untuk produk ini, sirup mangga memiliki bentuk yang lebih kental.

Hal tersebut tentunya karena bahan yang digunakan adalah 100% dari mangga asli yang dicampur dengan air secukupnya. Jadi sirup ini lebih tampak seperti sari mangga dari pada sirup pemanis rasa mangga. Yang lebih menarik adalah mangga yang digunakan sebagai bahan utama adalah mangga jenis Gedong Gincu.

Sebagai mangga asli Indramayu, tentunya rasa dari sirup ini tidak mudah ditemukan di daerah lainnya. Proses pembuatannya pun dijamin masih asli dan alami sebab tidak menggunakan pemanis buatan. Karena itu, jangan lupa mampir ke pasar tradisional atau pusat oleh-oleh untuk beli sirup yang hanya dibanderol dengan harga 20 ribuan saja.

BACA JUGA:  Pesona Keindahan Wisata Batu Lawang di Cirebon yang Memukau

3. Dodol Mangga

Dodol Mangga

Image Credit: Bukalapak.com

Dodol seakan sudah menjadi salah satu olahan makanan Indonesia yang hadir dengan banyak varian rasa. Jika pada umumnya dodol hanya berasa manis, Indramayu juga punya dodol dengan cita rasa khas Mangga lokal. Dengan produksi mangga yang besar dan tangan kreatif warga, Indramayu berhasil membuat buah tangan yang memiliki ciri khas tersendiri.

Pembuatannya sebenarnya tidak jauh dengan dodol pada umumnya. Namun jajanan tradisional yang berasa manis ini berbaur dengan rasa asam mangga, sehingga terasa lebih segar. Salah satu alasan mengapa dodol ini laris diburu pelancong adalah karena mangga hanya berbuah satu tahun sekali. Jadi warga mengubah mangga menjadi dodol agar lebih awet dan tahan lama.

Mangga yang digunakan pun bermacam macam, mulai dari mangga biasa, cengkir, harum manis, gedong gincu, dan juga mangga gajah. Karena itulah rasanya pun memiliki sedikit keunikan tersendiri. Apabila Anda tertarik untuk membawa pulang kue ini, biasanya dodol mangga tersedia di berbagai toko pusat oleh-oleh dengan harga sekitar 10 ribuan saja.

4. Dodol Laragudig atau Raragudig

Dodol Laragudig atau Raragudig

Image Credit: Budaya-indonesia.org

Tidak hanya dodol dengan bahan mangga saja yang banyak dicari di Indramayu, namun dodol Raragudig juga cukup banyak diminati wisatawan. Bahkan, sebenarnya Raragudig ini hanya satu dari sekian banyak olahan dodol Indramayu yang terkenal. Lalu apa yang membuatnya begitu menarik di mata pelancong?

Jawabannya hadir dari citranya yang merupakan penganan jaman dulu. Dikatakan demikian karena memang dodol ini memiliki tampilan dan proses pembuatan yang sudah turun temurun. Penampakannya sungguh sederhana, yaitu hanya dengan dibungkus plastik bening tipis tanpa ada tambahan topping atau kemasan lainnya.

Namun dengan berjalannya waktu, dodol ini juga dikreasikan dengan bentuk seperti bunga cantik dan memiliki taburan gula bubuk halus. Meski sudah berubah penampilan, namun rasanya masih tetap otentik. Hal ini karena dodol Laragudig sengaja dibuat dengan gula asli tanpa pemanis. Kue ini sangat mudah sekali ditemukan di pasar tradisional dan juga toko oleh-oleh.

5. Keripik Tike

Keripik Tike

Image Credit: Instagram.com @apitaghupita

Meski hanya berupa oleh-oleh keripik, namun ternyata keripik Tike ini buka oleh-oleh murahan. Hal ini karena bahan yang digunakan merupakan umbi rumput teki, bukan sayur, buah, atau bahan lainnya yang dianggap umum. Keunikan inilah yang membuat keripik Tike banyak dicari oleh wisatawan yang penasaran dengan rasanya.

BACA JUGA:  16 Tempat Camping di Bogor yang Paling Direkomendasikan

Begitu ramainya, tidak sedikit wisatawan yang rela datang ke Indramayu hanya untuk membeli keripik ini. Jika Anda adalah salah satu dari orang yang tertarik untuk mencoba, keripik gulma renyah ini banyak dijajakan di pusat oleh-oleh dengan harga yang cukup tinggi yakni mencapai 100 ribuan untuk per kilonya.

6. Kerupuk Bonggol Pisang

Kerupuk Bonggol Pisang

Image Credit: Twitter.com @abopinksocio

Tidak mau kalah dengan keripik Teki yang menggunakan bahan unik, rupanya warga Indramayu juga sanggup menyulap bonggol pisang menjadi santapan asyik. Bagian dari pohon pisang yang biasanya dianggap menjadi limbah sampah ini ternyata diolah sedemikian rupa, sehingga menjadi kerupuk yang cocok untuk camilan dan teman makan bareng nasi putih hangat.

Jika Anda ke Indramayu, kerupuk unik ini bisa ditemukan di tempat asalnya di desa Pringcala. Warga desa inilah yang berinovasi untuk mengolah, mengemas, dan memasarkan kerupuk ini hingga dikenal sebagai oleh-oleh khas Indramayu. Bagaimana dengan rasanya? Layaknya kerupuk pada umumnya, rasanya lebih gurih dan renyah.

Bahkan saat dimakan, Anda tidak akan sadar kalau kerupuk ini terbuat dari bonggol pisang. Karena sudah diterima oleh khalayak umum, kerupuk ini pun sudah banyak hadir dengan kemasan kekinian dan bisa dibeli di banyak pusat oleh-oleh. Harganya pun sangat terjangkau, yaitu dimulai dengan harga sekitar 12 ribuan saja.

7. Cimplo

Cimplo

Image Credit: Youtube.com @indramayu channel

Salah satu oleh-oleh yang juga menjadi makanan tradisional warga lokal adalah Cimplo. Pada umumnya penganan ini lebih sering disajikan sebagai sajian untuk acara adat tradisional Indramayu. Namun, karena pamongnya semakin meningkat, kue ini pun menjadi pilihan oleh-oleh yang wajib dibawa pulang para wisatawan.

Makanan ini sebenarnya sangat sederhana karena bahan yang digunakan sangat umum. Bahan untuk membuat Cimplo terdiri dari tape singkong, tepung beras, bibit roti, dan juga air kelapa. Semua bahan tersebut kemudian diolah dan dicampur sedemikian rupa yang kemudian dimasak dengan metode kukus.

Setelah matang, kue yang berwarna putih dan berbentuk bundar ini pasti akan mengingatkan Anda dengan kue Apem. Yang membedakan adalah cara penyajiannya yang ditemani dengan air gula merah beserta dengan parutan kelapa dan daun pandan. Untuk membeli jajanan tradisional ini, Anda bisa coba datangi pusat oleh-oleh di sekitar Indramayu.

BACA JUGA:  Liburan Asik di Wisata Kebun Durian Warso Farm

8. Ikan Asin Jambal Roti

Ikan Asin Jambal Roti

Image Credit: Instagram.com @retnayunita

Lokasi Indramayu yang tidak jauh dari pesisir pantai membuatnya memiliki berbagai macam ikan kering atau ikan asin. Menariknya, wisatawan kerap memborong ikan asin ini meski banyak ditemukan di daerah lain. Lalu apa yang menjadikannya istimewa? Salah satu jawabannya adalah harga dan juga kualitas produk.

Ikan asin jambal roti sendiri bahkan dianggap sebagai makanan premium karena terbuat dari ikan Mayung dan Kadukang. Kedua ikan ini dianggap terbatas, memiliki gizi dan protein tinggi, bahkan awet tahan lama. Dengan harga mencapai kisaran 95 ribuan per kilo, tidak heran jika ikan asin dari Indramayu ini membuat orang penasaran untuk mencicipinya.

9. Kerupuk Kulit

Kerupuk Kulit

Image Credit: Facebook.com @pengolahan krupuk kulit ikan

Lagi lagi kerupuk menjadi salah satu pilihan oleh-oleh yang banyak diminati pengunjung. Di Indramayu sendiri, kerupuk dengan bahan kulit bisa menjadi buah tangan khas yang tidak mudah ditemukan di daerah lain. Pasalnya, kerupuk kulit yang diproduksi oleh warga lokal Indramayu ini terbuat dari kulit sapi dan juga kulit ikan lokal.

Meski terlihat sederhana, namun daya tahan camilan ini bisa menjadi alasan mengapa sangat cocok untuk dibawa pulang. Rasa gurih dari bahan kulit yang sudah diolah hingga sangat kering pun cocok untuk disantap bersama nasi hangat. Tidak hanya itu, Anda pun bisa dengan mudah membeli produk ini di pusat oleh-oleh Indramayu dengan harga yang ramah kantong.

10. Kafka Kaos Indramayu

Kafka Kaos Indramayu

Image Credit: Facebook.com @kafkatshirtkaosindramayu

Setelah puas berbelanja oleh-oleh berupa makanan, tidak ada salahnya untuk memborong souvenir khas Indramayu. Souvenir yang paling banyak diminati ternyata berbentuk attire berupa kaos dengan desain unik, model terbaru, dan juga tema kekinian. Semua hal tersebut bisa Anda temukan di Kafka kaos yang menyediakan banyak sekali pakaian dengan slogan khas lokal.

Sehabis jalan jalan menikmati berbagai tujuan wisata di Indramayu, tidak ada salahnya untuk membawa buah tangan tersebut. Apalagi jika ingin mengingat kenangan selama berkunjung ke Indramayu, pastinya olahan unik dari buah mangga harus turut dibawa pulang. Tanpa perlu merogoh kocek terlalu dalam, oleh-oleh tersebut tentunya sudah cukup bikin liburan lebih berkesan.