10 Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Wajib Anda Bawa Pulang

Oleh-Oleh Khas Wonosobo

Inilah rekomendasi oleh-oleh khas dari Wonosobo yang terkenal, enak dan murah yang bisa Anda beli sebagai buah tangan untuk keluarga dan teman-teman.

Apa yang pertama kali Anda pikirkan ketika mendekati kepulangan setelah berlibur ke suatu daerah? Pasti oleh-oleh bukan? Oleh-oleh merupakan suatu hal yang sudah lazim bagi masyarakat Indonesia. Mulai dari makanan, pakaian, tas, sepatu, figura, hingga pernak-pernik pun bisa dijadikan cenderamata.

Jika Anda berkunjung ke Wonosobo, Anda bisa berburu oleh-oleh khas daerah tersebut yang sudah terkenal dan ditawarkan dengan harga yang terjangkau. Berikut ulasan selengkapnya.

1. Carica Khas Wonosobo

Carica Khas Wonosobo

Image Credit: Medium.com

Carica atau yang disebut juga sebagai pepaya gunung, merupakan buah yang masih berkerabat dengan pepaya. Bentuk dan warnanya sama, namun habitat tumbuhnya berbeda. Pepaya jenis ini hanya bisa tumbuh di dataran tinggi. Buah asli Amerika Serikat ini juga menjadi khas Wonosobo, Dieng, Jawa Tengah. Wisatawan biasa menyebutnya Carica Dieng atau Carica Wonosobo.

Buah ini bisa diolah menjadi berbagai macam produk seperti manisan, sirup, keripik, dodol, dan minuman gelas kemasan. Olahan dari Carica memiliki packaging yang simpel dan menarik, terutama produk manisannya. Sehingga mudah untuk dibawa dan dijadikan buah tangan. Penasaran dengan rasanya? Anda bisa membelinya di toko oleh-oleh ketika berkunjung ke Wonosobo.

2. Dendeng Gepuk

Image Credit: Inibaru.id

Sudah tahu apa itu dendeng? Dendeng merupakan daging sapi yang dipotong tipis dan lemaknya dibuang, kemudian dibumbui dan dikeringkan. Ini merupakan salah satu makanan yang diawetkan, sehingga sangat cocok untuk dijadikan oleh-oleh. Apalagi bagi Anda yang datang dari luar kota Wonosobo. Harga produk ini juga tidak mahal walau terbuat dari sapi, berkisar antara Rp.90 ribu hingga Rp.140 ribu.

Dendeng gepuk khas Wonosobo ini memiliki cita rasa yang lezat dan cocok dimakan dengan nasi hangat. Masyarakat asli daerah ini merekomendasikan untuk melengkapi dua kombinasi ini dengan tambahan sambal bajak yang gurih dan pedas. Selain enak, makanan ini juga mengenyangkan dan cocok dilidah. Anda bisa dengan mudah mendapatkannya di toko oleh-oleh.

BACA JUGA:  15 Tempat Wisata di Demak Terbaru & Paling Hits Dikunjungi

3. Mie Ongklok Khas Wonosobo

Mie Ongklok Khas Wonosobo

Image Credit: Detikcom

Mungkin bagi beberapa orang nama kuliner ini terasa asing. Kecuali bagi Anda yang sudah pernah menginjakkan kaki di tanah Dieng ini, pasti sudah familiar dengan mi ongklok. Makanan yang satu ini merupakan salah satu sajian bakmi dengan kekhasan Wonosobo. Biasanya, mi hanya bisa dimakan dihari yang sama, tetapi berbeda dengan mi yang satu ini karena tersedia dalam bentuk mentah.

Mi ongklok atau mi yang direbus menggunakan keranjang kecil dari anyaman bambu ini bisa dijual mentah, sehingga Anda bisa membawanya pulang untuk dijadikan buah tangan. Satu porsi menu ini terdiri dari mi ongklok, kol, daun kucai, dan kubis. Kemudian disiram kuah kacang yang kental terbuat dari tepung kanji. Oleh-oleh ini sangat murah, berkisar antara Rp.5 ribu hingga Rp.7 ribu per porsi.

4. Terong Belanda

Terong Belanda

Image Credit: Mytrip123.com

Ingin cenderamata yang lebih simpel untuk dibawa? Buah ini bisa menjadi pilihan bagi anda. Selain Carica Dieng, kabupaten Wonosobo juga memiliki buah lain yang disebut Terong Belanda. Anda dapat membelinya dalam bentuk utuh tanpa diolah menjadi produk lain. Tetapi, tersedia juga olahan sirup dari terong Tamarillo ini yang sudah terkenal akan khasiatnya bagi kesehatan.

Buah ini memiliki kulit berwarna kemerahan dengan cita rasa asam. Meskipun cenderung asam, tapi bisa dijamin Anda akan tetap menyukainya. Anda bisa menggunakan buah ini untuk membuat jus yang dicampur susu kental manis, sambal goreng, smoothies, atau bahkan membuat kue. Anda bisa mencari banyak resep untuk mengolah buah ini diwebsite resep makanan.

5. Purwaceng

Purwaceng

Image Credit: Ayousaha.co.id

Lokasi Wonosobo yang berada di dataran tinggi Dieng membuat daerah ini dimanfaatkan sebagai lahan bercocok tanam. Udaranya yang segar dan sejuk menjadikan tanah disana sesuai dengan kriteria budidaya tanaman herbal seperti purwaceng ini. Tanaman yang berasal dari famili Apiaceae ini biasa diolah menjadi teh atau obat yang bermanfaat bagi kesehatan terutama khasiat afrodisiaknya.

Beberapa manfaat purwaceng bagi tubuh anda, yakni menghilangkan rasa pegal, menghangatkan tubuh, dan bagi para pria produk herbal ini terkenal sebagai obat vitalitas tradisional. Biasanya, tanaman ini diolah menjadi bentuk serbuk lalu dikemas menjadi teh sachet atau obat yang dimasukkan ke dalam botol. Anda bisa menemui produk ini di toko oleh-oleh Wonosobo.

BACA JUGA:  10 Oleh-Oleh Khas Jepara yang Wajib Anda Bawa Pulang

6. Teh Tambi

Teh Tambi

Image Credit: Shopee.co.id

Selain teh purwaceng, adapula teh yang dibuat dari pucuk daun teh pilihan yang disebut teh tambi. Tanaman ini memiliki aroma yang kuat dan khas, disebut tambi karena mudah dijumpai di perkebunan teh desa Tambi, Jawa Tengah. Teh asli khas Wonosobo ini termasuk ke dalam jenis teh hitam. Mengapa? Karena ketika diseduh warnanya menjadi hitam.

Anda bisa membelinya dalam bentuk kering atau yang kemasan sachet yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan anda. Buah tangan ini sangat cocok dinikmati dengan salah satu makanan yang juga terkenal di Wonosobo, yakni tempel kemul. Jangan khawatir tentang keamanannya, karena produk ini sudah diproses secara higienis. Bagi Anda pecinta teh, jangan lewatkan oleh-oleh yang satu ini.

7. Sagon Wonosobo

Sagon Wonosobo

Image Credit: Medium.com

Salah satu cenderamata yang murah khas Wonosobo adalah sagon. Makanan ini terbuat dari sagu yang dicampur dengan gula dan parutan kelapa. Untuk variasinya, biasa ditambahkan pewarna buatan agar warnanya lebih menarik. Setelah bahan tercampur rata, kemudian dipanggang diatas bara api. Aroma dari panggangan ini dijamin menggungah selera anda.

Kuliner tradisional ini biasanya berbentuk tebal dan bulat, tetapi ada juga yang membentuknya seperti gulungan opak gambir. Meskipun berbeda warna dan bentuk, tetapi penjual sagon Wonosobo ini tidak mengubah cita rasanya. Sehingga Anda tetap bisa memilih mana yang Anda suka tanpa khawatir rasanya akan berbeda. Oleh-oleh satu ini biasa dihargai mulai Rp.2 ribu hingga Rp.5 ribu.

8. Opak Singkong Wonosobo

Opak Singkong Wonosobo

Image Credit: Sondok.com

Opak singkong merupakan olahan yang terbuat dari tumbukan singkong yang direbus lalu ditambah garam dan daun kucai secukupnya. Hasil tumbukan yang sudah halus akan dibentuk menjadi pipih kemudian dijemur hingga kering. Proses tersebut menghasilkan opak singkong dalam bentuk mentah. Jika Anda ingin bentuk matangnya, maka Anda tinggal menggorengnya saja.

BACA JUGA:  16 Oleh-Oleh Khas Solo yang Wajib Anda Bawa Pulang

Anda akan menikmati sensasi rasa gurih dan asin ketika memakan oleh-oleh yang satu ini. Disarankan untuk membeli yang mentah atau setengah matang, agar ketika sampai rumah Anda bisa menggorengnya sendiri. Opak ini lebih nikmat jika disajikan dalam keadaan masih panas. Untuk harganya sendiri yakni sekitar Rp.3 ribu – Rp.5 ribu per kilogram opak mentah.

9. Tempe Kemul

Tempe Kemul

Image Credit: Idntimes.com

Anda sudah pasti mengenal tempe bukan? Ya, produk dari hasil fermentasi kacang kedelai ini merupakan salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia. Kebanyakan orang menjadikannya sebagai gorengan. Hal yang membuat tempe ini menjadi khas Wonosobo adalah racikannya. Tempe ini mirip sekali dengan mendoan atau tempe setengah matang yang digoreng.

Namun, tetap saja berbeda. Kata kemul berasal dari bahasa Jawa yang berarti selimut. Mengapa disebut kemul? Karena tempe ini dibalut tepung yang sudah dibumbui gurih dan dicampur taburan daun kucai. Tempe goreng ini lebih renyah dari mendoan, apalagi jika masih panas. Jika Anda berlibur ke Wonosobo, pastikan Anda mencoba jajanan ini.

10. Geblek Wonosobo

Geblek Wonosobo

Image Credit: Cookpad.com

Geblek merupakan salah satu gorengan tradisional yang terbuat dari tepung pati singkong dan diberi taburan daun kucai. Mirip seperti cireng, geblek juga memiliki tekstur yang kenyal dan berwarna putih. Kuliner ini sering dijadikan camilan ketika minum teh. Anda pasti akan ketagihan dan terus mencari gorengan yang satu ini setiap kali mengunjungi Wonosobo.

Anda bisa mengonsumsinya dengan cara mencocol geblek ke sambel kacang atau memakannya dengan cabe hijau. Camilan ini bisa Anda bawa pulang untuk dijadikan buah tangan orang rumah. Selain mudah ditemukan, harganya yang sangat ramah di kantong juga membuatnya menjadi salah satu oleh-oleh yang wajib dibeli. Penjual geblek biasa memberi harga sekitar Rp.5 ratus per satuannya.

Itulah daftar rekomendasi oleh-oleh khas yang bisa Anda beli ketika mengunjungi Wonosobo. Selain terkenal, makanan tersebut juga nikmat dan pastinya Anda tidak perlu merogoh kocek lebih dalam. Untuk membeli oleh-oleh ini juga sangat mudah, karena ada banyak pusat oleh-oleh di Wonosobo. Jadi sudahkah Anda memutuskan akan membeli buah tangan apa untuk keluarga di rumah?