Harga Tiket: Rp 10.000, Jam Operasional: 08.00-16.00 WIB, Alamat: Cipanas, Rajamandala Kulon, Kec. Cipatat, Kab. Bandung Barat, Jawa Barat; Map: Cek Lokasi

Dari dulu hingga sekarang, setiap tempat wisata air memiliki keindahan, keunikan, dan daya tarik tersendiri yang akan membuat Anda terpesona ketika memandangnya. Salah satu tempat wisata yang wajib Anda kunjungi ketika Anda sedang berada di Jawa Barat, tepatnya di Kabupaten Bandung Barat, adalah Sanghyang Heuleut. Sebuah danau kedalaman tiga meter yang diyakini berasal dari letusan gunung api yang bernama Gunung Sunda.

Danau yang awalnya memiliki nama “Danau Purba” ini dianggap sebagai lokasinya para bidadari ketika turun dari kayangan lalu mandi di danau tersebut. Namun, terlepas dari mitos yang ada, danau alamiah ini patut untuk dikunjungi bagi Anda yang ingin mencari ketenangan sekaligus refreshing dari berbagai tugas dan ujian yang datang bertubi-tubi. Mengapa? Karena danau tersebut berlokasi cukup jauh dari pusat kota Bandung, tentunya dengan berbagai pesona daya tarik tersendiri.

Daya Tarik yang Dimiliki Sanghyang Heuleut

Daya Tarik Sanghyang Heuleut
Image Credit: Google Maps Dzulfiqar Ghalib

Setiap tempat wisata mempunyai daya tarik tersendiri, bukan? Meskipun Sanghyang Heuleut kaya akan mitos yang dipercaya oleh penduduk setempat, ternyata daya tarik dari danau alamiah ini cukup banyak lho! Mau tahu apa saja daya tarik yang bisa Anda nikmati secara gratis?

1. Mitos dan Sejarah

Sepertinya, tidak afdol jika tidak membahas soal mitos dan sejarah seputar tempat wisata alamiah yang satu ini. Nama danau tersebut berasal dari kata “sanghyang” yang berarti “sesuatu yang dianggap suci” dan juga “heuleut” yang berarti “selang antara dua waktu”, sehingga arti secara keseluruhan dari tempat wisata yang keren ini adalah tempat suci yang dikunjungi bidadari dengan rentang waktu yang berbeda dengan manusia. Antara percaya atau tidak, yang penting Anda sudah mengetahui asal usul danau yang sering dijadikan tempat keramat oleh masyarakat sekitar.

Satu hal yang menarik dari wisata alam ini yaitu kata “Sanghyang” menurut Bahasa Sunda kuno merupakan istilah untuk menghormati seseorang atau sesuatu yang dianggap suci atau bahkan memiliki kekuatan supranatural, yang mungkin hal ini berada di luar nalar Anda. Maka dari itu, warga setempat percaya bahwa danau yang terbilang magis itu sering dijadikan sebagai tempat menyucikan diri dan mandi bagi para bidadari, dan lokasinya pun terbilang tersembunyi dan terpencil.

Dahulu kala, danau yang terbilang suci ini merupakan danau purba hasil letusan gunung api Sunda di Jawa Barat. Mengapa demikian? Anda dapat melihat bentuk danaunya yang dikelilingi oleh batu-batu besar dan menjulang tinggi ke atas. Selain itu, terdapat pula satu aliran air terjun kecil, di mana itu aliran sungai Citarum yang sudah mengalir sejak dahulu kala, yang mana itu merupakan sumber danau Sanghyang Heuleut tersebut.

2. Kolam Danau yang Eksotis

Air yang mengalir di danau cantik ini berwarna hijau toska, tetapi bersih dan bisa dipakai untuk mandi, sehingga Anda tidak perlu takut akan kebersihan air kolam danau tersebut. Namun, ketika Anda datang pada musim kemarau, Anda akan menikmati air danau dengan warna yang lebih cantik lagi. Selain itu, kolam danau yang disediakan di tempat wisata kece yang satu ini memiliki kedalaman hingga tiga meter.

3. Air Terjun Mini

Lanjutan dari poin sebelumnya, Sanghyang Heuleut dapat dibilang “Air Terjun Mini” karena di sekitar danau terdapat bebatuan besar layaknya tebing pada umumnya dan di setiap celahnya keluar air yang mengalir, yang diketahui itu merupakan aliran dari Sungai Citarum. Jadi, di tempat wisata danau eksotis yang satu ini Anda juga akan merasakan pengalaman seperti sedang mengunjungi air terjun.

Daya Tarik Dimiliki Sanghyang Heuleut
Image Credit: Instagram Bubun burhanudin

4. Suasana yang Asri

Suasana yang asri dan indah di kawasan wisata alam tercipta karena adanya bebatuan dan tebing di sekitar danau, serta pemandangan hijau di sekitarnya. Karena itu, kawasan ini masih terbilang sangat alami sehingga mungkin akan membuat Anda betah di tempat tersebut dalam waktu yang lama.

5. Gua di Sekitar Danau

Dibalik kokohnya bebatuan dan tebing di sekitar Sanghyang Heuleut, Anda dapat menemukan dua buah gua. Pertama, Gua Sanghyang Tikoro yang dapat Anda temukan di dekat power house PLTA dan bisa dikunjungi dengan menuruni tangga yang ada di sekitar danau. Kedua, Gua Sanghyang Poek yang mana lokasinya sedikit tersembunyi karena berbagai tebing tinggi yang saling terhimpit satu sama lain.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi

Alamat Sanghyang Heuleut
Image Credit: Google Maps Hygna Husada

Lalu, bagaimanakah rute yang harus ditempuh agar Anda bisa sampai ke lokasi danau cantik ini? Ingatlah, sebelum memutuskan untuk ke sana, Anda harus berada dalam kondisi prima, terutama karena medan yang cukup curam dan didominasi oleh bebatuan. Selain itu, Anda juga membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam dengan total 50 kilometer untuk sampai ke kawasan wisata tersebut, belum termasuk perjalanan hingga ke danau yang Anda inginkan, yaitu sekitar 1-2 jam.

Terkait rute yang harus ditempuh, sebenarnya Anda tidak perlu merasa bingung karena lokasi tersebut dapat diakses menggunakan kendaraan bermotor bahkan roda dua sekalipun. Anda bisa memulainya dari Kota Bandung, dengan mengarahkan kendaraan Anda menuju Jalan Raya Bandung-Cianjur. Setelah itu, Anda bisa memasuki gerbang Waduk Saguling, lalu melanjutkan perjalanan di jalan yang berliku-liku melewati Sanghyang Tikoro. Dari situ, Anda dapat melihat kawasan wisata Sanghyang Heuleut, lalu parkirkan kendaraan Anda di tempat parkir yang telah disediakan.

Setelah memarkirkan kendaraan Anda di tempat parkir, Anda tetap harus berjalan sejauh lima kilometer atau sekitar 1-2 jam, di mana jalan yang harus ditempuh adalah jalan setapak, melewati berbagai tebing, sungai, dan pepohonan hijau. Namun nantinya ketika sampai di lokasi, Anda akan disuguhi pemandangan yang sangat eksotis dan indah, diiringi hembusan angin sepoi-sepoin. Oh ya, Anda tidak disarankan untuk mengunjungi danau tersebut ketika musim penghujan, karena medan perjalanannya menjadi licin dan susah untuk dilalui, serta warna air danau pun juga akan berubah menjadi kecokelatan.

Harga Tiket Masuk Objek Wisata

Harga Tiket Masuk Sanghyung Heuleut
Image Credit: Instagram Deni Andrian

Terkait biaya untuk memasuki lokasi wisata, biasanya tidak terlalu mahal. Bahkan, untuk menuju ke Sanghyang Heuleut, Anda hanya perlu merogoh kocek sebesar 10 ribu untuk setiap pengunjung. Cukup dengan 10 ribu saja Anda dapat menikmati pemandangan alam yang disajikan, yang mana masih terbilang asri dan indah dengan keunikan tersendiri. Namun, Anda tetap diharuskan untuk menjaga kebersihan di sekitar tempat wisata danau alamiah tersebut, misalnya dengan membuang sampah pada tempatnya.

Selain itu, bagi Anda yang membawa kendaraan bermotor, maka akan dikenakan biaya tambahan parkir sebesar 10 ribu rupiah untuk mobil ataupun kendaraan beroda empat dan 5 ribu rupiah untuk kendaraan roda dua. Namun, meskipun demikian, harga tiket masuk ataupun harga parkir dapat berubah sewaktu-waktu.

Terkait waktu kunjungan, tempat wisata kece nan badai ini bisa Anda kunjungi mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Namun jika ingin mendapatkan pengalaman kunjungan wisata yang maksimal, maka datanglah pada pukul 7 pagi dan 11 siang, terutama di waktu weekend yang biasanya ramai akan wisatawan yang berkunjung. Karena jika tidak, maka kemungkinan jalanan akan gelap dan mungkin akan membahayakan Anda jika pulang terlalu larut, terlebih lagi perjalanan yang ditempuh cukup jauh hingga kembali ke tempat parkir.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan di Sanghyang Heuleut

Kegiatan Menarik Sanghyang Heuleut
Image Credit: Instagram Explore Cipatat

Sebenarnya, terdapat banyak aktivitas menarik yang bisa Anda lakukan selama di lokasi atau bahkan ketika berada dalam perjalanan menuju lokasi. Terkait hal tersebut, sebenarnya di balik keunikan yang dimiliki Sanghyang Heuleut, apa saja aktivitas yang dapat Anda lakukan untuk mendapatkan pengalaman berlibur yang luar biasa?

1. Mandi atau Berenang

Berenang ataupun mandi adalah salah dua aktivitas yang tidak mungkin Anda lewatkan begitu sampai di kawasan wisata berair, baik itu air terjun maupun danau. Namun, jika Anda ingin melakukan aktivitas tersebut, jangan lupa membawa pakaian ganti, dan berhati-hatilah karena kedalaman 3 meter mungkin dapat membuat Anda tenggelam jika tidak mahir dalam berenang. Jika ingin merasakan keamanan dan kenyamanan saat berenang, Anda bisa menyewa pelampung yang dibanderol 20 ribu per orang.

2. Berfoto

Anda juga dapat mengabadikan momen terindah di danau dengan mengambil foto maupun video. Di tempat ini terdapat berbagai spot yang dapat dijadikan post ataupun story Instagram, tetapi yang paling disarankan adalah di puncak tebing, jika Anda berani untuk mendaki hingga ke puncak. Namun, Anda harus berhati-hati ketika jalan yang ditapaki terasa licin.

3. Menginap di Sekitar Danau

Rasanya, tidak afdol jika Anda hanya berlibur sehari saja di sekitar Sanghyang Heuleut. Jika demikian, Anda harus menyewa sebuah villa yang terdapat di sekitar danau tersebut. Sejauh ini, terdapat beberapa danau yang ditawarkan lengkap dengan perabotan di dalamnya, namun dengan harga yang terjangkau. Tetapi, jika ingin memutuskan untuk menginap di villa, Anda dapat meminta bantuan kepada masyarakat sekitar atau bahkan tour guide untuk membantu Anda mencarikan penginapan yang sekiranya dekat dengan wisata danau tersebut, sehingga Anda dapat menikmati suasananya ketika malam dan dini hari, di mana udaranya terasa sangat dingin layaknya udara dingin di Kota Bandung.

Fasilitas yang Tersedia di Kawasan Danau

Fasilitas Sanghyang Heuleut
Image Credit: Google Maps Agus Darmawan

Sanghyang Heuleut berlokasi di Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, lebih tepatnya di daerah perbatasan antara Bandung Barat dengan Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Cianjur. Sehingga Anda tidak mungkin melewatkan keindahan alam dari danau tersebut begitu saja dengan tidak mengunjunginya, terlebih lagi jika Anda berada di sekitar Bandung Barat, Cianjur, ataupun Purwakarta.

Sebagai satu di antara destinasi wisata alamiah yang ada di Indonesia, fasilitas yang baru disediakan di tempat tersebut adalah tempat parkir untuk kendaraan bermotor, tangga, dan jembatan kayu alami yang itupun masih disediakan oleh masyarakat sekitar. Selain itu, toilet dan mushola juga sudah disediakan meskipun sangat minim di kawasan tersebut. Tetapi, bagi Anda yang tidak sempat membawa bekal untuk perjalanan ke danau, maka Anda sangat disarankan untuk membelinya di warung-warung kecil dengan berbagai makanan dan minuman yang ditawarkan di sana.

Selain itu, bagi Anda yang ingin merasa aman saat berenang, atau bahkan saat melakukan perjalanan melalui jalan setapak ke danau, tempat wisata danau yang satu ini juga menyediakan jasa sewa pelampung sebesar 20 ribu rupiah per orang dan jasa pemandu wisata sebesar 50 ribu rupiah.

Bagaimana, sangat menarik bukan? Pemandangan alam yang disediakan oleh Sanghyang Heuleut dapat memikat hati dan pandangan Anda sebagai pengunjung tempat wisata tersebut. Jika Anda tertarik akan berbagai keunikannya, tunggu apa lagi, segera rasakan sensasinya keindahan wisata tersebut! Namun, Anda disarankan untuk datang di akhir musim penghujan ataupun di waktu pagi hari agar dapat merasakan sensasi dan mendapatkan hasil spot foto Instagram yang maksimal.