Taman Lampion merupakan destinasi ruang terbuka hijau yang diminati banyak warga di Klaten. Taman unik dengan hiasan lampion dan warna-warni sangat cantik. Kolam air mancur dengan patung Hanoman dan 12 kera kecil yang menambah keindahan taman.

Harga Tiket: Gratis, Jam Operasional: 24 Jam, Alamat: Barenglor, Bareng Lor, Kec. Klaten Utara, Kab. Klaten, Jawa Tengah; Map: Cek Lokasi

Melepas penat setelah berkutat dengan rutinitas monoton memang paling asyik di ruang terbuka hijau. Tak harus pergi ke hutan atau pantai, Taman Lampion Klaten bisa jadi pilihan tepat untuk refreshing pikiran. Didukung udara kota Klaten yang lebih sejuk dibandingkan Surakarta atau Solo. Penasaran bagaimana serunya liburan di Taman Lampio Klaten? Simak ulasan berikut.

Daya Tarik yang Dimiliki Taman Lampion Klaten

Image Credit: Google Maps (Chalara Shinta Dewi)

Belakangan ini Klaten sedang melakukan pemekaran wilayah dan mulai membangun berbagai destinasi wisata. Tidak heran bila wisatawan terus berdatangan untuk menghabiskan liburan di kota ini. Salah satu tempat yang menjadi jujugan ialah Taman Lampion Klaten. Objek wisata indah ini populer karena suasananya cocok untuk anak millenial.

Bangunan taman telah rampung dibangun sejak tahun 2014, dan berhasil menarik perhatian pengunjung dalam waktu singkat. Pemerintah Klaten sengaja mendirikannya sebagai sarana rekreasi masyarakat. Tak ayal area taman selalu ramai setiap hari, terutama waktu sore hari dan weekend. Rata-rata sekedar melepas lelah setelah beraktivitas ataupun jogging untuk membakar kalori.

Kini ruang terbuka hijau ini bukan hanya untuk bersantai, tetapi juga sebagai pusat kegiatan masayarakat sekitar. Terkadang agenda sosial kerap kali diadakan disini atau kegiatan diskusi dari anak muda setempat. Semakin malam justru kawasan taman bertambah ramai pengunjung. Baik anak muda maupun orang tua senang menghabiskan malam di tempat wisata ini.

Taman Lampion Klaten menawarkan ruang terbuka hijau yang berada di tengah kota. Selain untuk sarana rekreasi, taman ini juga ditujukan untuk sarana penghijauan di daerah perkotaan. Begitu tiba anda langsung disajikan dengan berbagai fasilitas dan oranamen yang menghiasi seluruh area taman. Semua fasilitas yang ada bisa dibilang masih baru dan terjaga dengan baik.

Objek wisata hijau ini didesain seperti taman terbuka di Cina, dengan gantungan lampion dan deretan patung. Konsep lampion yang terpasang mirip dengan gaya Cina, mulai dari warna hingga penataannya. Begitupun bentuk lampion yang lucu dan unik turut menambah semarak keindahan taman. Tak ayal mengapa tempat rekreasi ini dijuluki sebagai Taman Lampion.

Di bagian tengah taman anda dapat menemukan sebuah air mancur dengan ukuran cukup luas. Sisi uniknya terletak pada bentuk kolam yang bertingkat, di tengahnya ada patung Hanoman, salah satu tokoh pewayangan berwujud manusia kera. Pinggiran kolam dikelilingi oleh 12 kera kecil warna-warni. Tak heran bila area kolam sering menjadi spot foto para pengunjung.

Daya Tarik Taman Lampion
Image Credit: Instagram.com @lusiawenas

Hampir seluruh area taman dikelilingi oleh tanaman-tanaman hias, seperti palm dan cemara. Sedangkan di jalan tengah menuju taman dibuat jalan setapak dari keramik. Di pinggir-pinggir jalan tersebut diberi hiasan lampu bergaya klasik. Jalan setapak ini biasanya dimanfaatkan para pengunjung untuk jogging track. Terkadang pula duduk santai di kursi-kursi yang tersedia.

Pihak pencetus taman juga menyediakan arena bermain anak-anak dengan beberapa permainan. Tentunya jenis wahana yang aman untuk si kecil, seperti jungkat-jungkit dan ayunan. Anda bisa beristirahat di kursi tepat di bawah pohon rindang sambil mengawasi buah hati bermain. Sekaligus menikmati indahnya langit biru dan kicauan burung di atas dahan.

Sore hari merupakan waktu yang tepat untuk berkunjung ke Taman Lampion Klaten. Selain suasana taman lebih teduh, jika mengambil foto-foto disini pun hasilnya tidak akan backlight. Sayang sekali bukan bila hasil jepretan kurang bagus, mengingat beberapa spot foto sangat instagramable. Sembari menanti waktu senja datang dengan bercengkrama atau duduk santai di pinggir kolam.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi Taman Lampion

Alamat Taman Lampion
Image Credit: Google Maps (Putri RS)

Bagi wisatawan yang datang dari luar kota, mungkin agak sulit menemukan jalan menuju taman. Dari jalan raya Jogja-Solo anda perlu menempuh sekitar 200-300 meter untuk masuk ke jalur lambat. Lebih mudahnya temukan lokasi PMI Klaten lalu menuju ke Gang Tidar, Bareng Lor, Klaten Utara, Kabupaten Klaten. Kemudian ikuti papan pentunjuk ke arah lokasi wisata.

Meskipun harus masuk gang tapi tidak sesulit yang dibayangkan. Lokasinya cukup dekat dengan jalan utama di Kabupaten Klaten. Dari pusat kota anda menuju ke Jalan Pemuda selanjutnya ambil ke arah barat yaitu Jalan Lek Panggih. Setelah menjumpai Kantor Pelayanan Pajak Pratama Klaten, langsung masuk ke pintu gang kurang lebih 100 meter.

Pergi ke Taman Lampion juga bisa melalui sisi barat, yaitu lewat Jalan Ki Ageng Pemanahan. Jalan ini berada di sebelah selatan Gang Merapi, berkendara sekitar 50 meter anda akan menemukan lokasi taman. Cukup mudah perjalanan menuju kawasan objek wisata ini, namun agak susah bila anda mengendarai kendaraan besar karena belum ada pelebaran jalan.

Untuk menikmati serunya berlibur di tempat wisata ini, pengunjung tidak ditarik biaya masuk alias gratis. Anda cukup membayar parkir sekitar 2 ribu rupiah untuk sepeda motor, dan mobil kurang lebih 5 ribu rupiah. Biaya ini ditujukan untuk jasa menjaga kendaraan selama anda mengeksplor wilayah taman. Jadi anda dapat jalan-jalan santai dengan perasaan tenang.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan di Taman Lampion

Kegiatan di Taman Lampion
Image Credit: Google Maps (Choirul Oto Cahya Nugraha)

1. Berfoto di Spot Lampion

Taman Lampion mempunyai aneka ornamen lampion yang menarik perhatian. Bila diperhatikan taman ini terlihat seperti kampung pecinan. Hal ini ditampilkan dalam bangunan yang didesain dengan gaya arsitektir Cina yang khas. Ketika malam hari lampion-lampion akan menyala, seolah menambah keelokan area taman dan sangat epik di jepretan kamera.

Area lampion yang menggantung adalah salah satu titik favorit untuk swafoto. Tak ketinggalan spot taman dengan besi melingkar serta lubang di bagian tengah. Besi tersebut berwarna merah dan kuning saling melingkar dengan bulatan yang menyambung. Sedangkan di beberapa bagiannya terdapat tiang berbentuk tangga sebagai hiasan.

Tidak cukup pemandangan lampion gantung saja, di tengah kolam terdapat tiang hijau yang atasnya ada lampu berbentuk bunga teratai warna putih. Lampion ini akan menyala saat malam hari sehingga visual bunganya tampak menyinari area sekitarnya. Lampu bunga tersebut merupakan lambang seseorang yang hidup di dunia, guna mendapatkan kebebasan dan lahir kembali.

2. Bersantai di Pinggir Kolam Hanoman

Meskipun menerapkan kosep budaya Cina, namun taman ini tetap menonjolkan sisi Jawa nya. Dibuktikan dalam patung Hanoman yang berada di tengah kolam bertingkat. Di tengahnya terdapat air mancur, yang mana airnya menyembur di waktu-waktu tertentu. Saat malam hari semburannya menghasilkan warna dari cahaya lampu, bahkan bisa setinggi 2 meter.

Area kolam air mancur ini menjadi spot foto incaran para wisatawan. Anda dapat berfoto di undakan paling bawah dari kolam agar tidak basah karena percikan air mancur. Sekaligus mendapatkan angle foto yang tepat, dimana patung Hanoman beserta 12 kera lainnya dapat terlihat sempurna. Paling mengesankan lagi jika anda mengambil foto saat senja, hasilnya akan tampak seperti siluet.

3. Rekreasi di Taman Hijau

Sebagai objek wisata keluarga, tentu saja Taman Lampion Klaten tidak hanya menyajikan beragam spot foto, tetapi juga wahana taman hijau dan arena bermain anak. Meskipun sederhana namun kondisi tempat bermain ini sangat terawat dan asyik untuk bersantai. Mulai ayunan, jungkat-jungkit, perosotan, dan mainan anak lainnya tersedia disini.

Tidak jauh dari area bermain, anda bisa menjumpai taman hijau yang dihiasi tanaman cantik. Pihak pengelola memelihara rumput agar selalu hijau, serta pohon-pohon tumbuh subur. Rindagnya pepohonan ini sebagai peneduh sehingga suasana taman semakin nyaman dan tenang. Anda bisa duduk santai di gazebo yang tersedia atau lesehan di atas rumput.

4. Jalan-Jalan atau Jogging

Jalan setapak yang berada di jalur tengah menuju kolam air mancur, bisa digunakan untuk beraktivitas. Mulai jalan-jalan hingga jogging dapat anda lakukan di jalanan rata tersebut. Pinggirnya dilapisi ubin halus tapi tidak licin bila terkena percikan air. Duduk-duduk di bangku bisa jadi pilihan, sambil menikmati semilir angin serta suara gemerisik dahan-dahan pohon.

5. Wisata Kuliner di Malam Hari

Malam hari area Taman Lampion Klaten semakin sibuk, apalagi dengan kehadiran penjaja makanan sejak sore hari. Selain antrean foto di spot lampion bertambah panjang, pengunjung juga ramai memadati angkringan di pinggiran taman. Aneka makanan dan minuman seperti gorengan sampai nasi bungkus tersedia disini, pastinya dengan harga terjangkau.

Fasilitas yang Tersedia di Taman Lampion Klaten

Fasilitas di Taman Lampion Klaten
Image Credit: Instagram.com @paningaltb

Sebagai pusat wisata masyarakat Klaten, tentu saja Taman Lampion sudah menyediakan beragam fasilitas modern. Kamar mandi untuk laki-laki dan perempuan terpisah, jadi memudahkan para pengunjung buang air. Belum lagi gazebo di bawah pohon teduh bisa dimanfaatkan untuk bercengkrama, membaca buku, atau sekedar santai guna refreshing dan melepas rasa bosan.

Klaten memang mempunyai banyak daya tarik yang berhasil menarik wisatawan untuk berkunjung. Salah satunya Taman Lampion, yang awalnya dibangun sebagai sarana rekreasi masyarakat setempat, tetapi akhir-akhir ini pengunjung datang dari berbagai penjuru. Lampion-lampion unik yang menggantung menjadi spot foto favorit, tak ketinggalan area kolam mancur.

REKOMENDASI DESTINASI