Kalau berkunjung ke Jogja, jangan lupa mampir ke Kabupaten Sleman. Selain memiliki banyak obyek wisata yang menawan, Sleman memiliki beragam kuliner khas yang nikmat. Mulai dari jajanan tradisional hingga makanan berat tersedia lengkap. Pesona Sleman akan membuat pengunjung betah dan rindu untuk kembali. Berikut beberapa makanan khas Sleman yang siap memanjakan lidah pengunjung.

1. Jadah Tempe

Jadah Tempe
Image Credit: Gudeg.net

Jadah tempe adalah makanan ringan yang mengkombinasikan antara tempe dan jadah. Dalam satu porsi pengunjung akan disajikan tempe, jadah dan cabai rawit. Jadah sendiri merupakan olahan yang berasal dari ketan kemudian dibentuk bulat-bulat. Sementara tempe sebagai bahan utama diolah menjadi bacem yang gurih.

Kudapan yang sederhana ini cukup menarik untuk dicicipi. Perpaduan gurih dan manisnya bacem tempe dengan tekstur jadah yang lembut membuat Anda jatuh hati. Bagi Anda yang menyukai pedas dapat mengunyah cabai rawit yang disediakan. Makanan ini cukup sederhana tetapi sehat dan nikmat.

Dalam satu porsi jadah tempe dibandrol dengan harga antara Rp 15.000 hingga Rp 50.000 tergantung jumlah jadah dan tempe yang diinginkan. Contohnya untuk harga Rp 15.000 pengunjungan sudah mendapatkan 5 buah jadah dan 5 buah tempe. Selain itu pengunjung juga dapat memilih menu tambahan seperti tempe koro, wajik dan tahu.

2. Sate Kelinci

Sate Kelinci
Image Credit: Tribunnews.com

Bisa bayangin nggak kelinci yang biasanya menjadi hewan peliharaan yang lucu, tapi di Sleman dijadikan sate? Jangan khawatir, kelinci yang dibuat sate disini adalah kelinci ternak untuk kebutuhan konsumsi. Tekstur dari daging kelinci sangat lembut. Bagi Anda yang ingin mencicipi gurihnya sate kelinci Sleman dapat menuju ke Jl. Kaliurang KM. 19.

Menikmati daging kelinci tidak hanya mendapatkan kelezatannya, tetapi juga sehat. Daging kelinci bermanfaat bagi tubuh diantaranya, kandungan proteinnya sebagai sumber pembangun tubuh, memperkuat sistem kekebalan tubuh, menekan bahaya kolesterol jahat dan melegakan sistem pernapasan.

Salah satu sate kelinci legendaris di Kaliurang adalah Sate Kelinci Pak Raji. Sate kelinci di sini sudah diproduksi sejak tahun 1973, kurang lebih sudah 48 tahun berdiri. Konon, Pak Raji dianggap sebagai orang pertama yang memulai bisnis sate kelinci. Dalam satu porsi sate kelinci dijual dengan harga sekitar Rp 12.000.

3. Sate Jaran

Sate Jaran
Image Credit: Tribunnews.com

Kudapan yang berbau panggang tidak hanya sate kelinci. Di Sleman juga terkenal dengan olahan sate jaran. Jaran dalam bahasa Indonesia adalah kuda. Sate jaran merupakan salah satu kuliner andalan Sleman. Mencicipi sate jaran Anda akan mendapatkan sensasi rasa daging yang berbeda.

Daging jaran memiliki tekstur yang kesat dan tidak berbau amis. Daging jaran yang diolah menjadi sate dibumbui dengan sambal kecap beserta irisan bawang dan cabai rawit. Sate jarang cocok untuk disantap dengan nasi hangat. Warung sate jaran tidak pernah sepi pengunjung. Selain nikmat, sate jaran dipercaya meningkatkan stamina.

Salah satu sate jaran yang dapat dikunjungi adalah Sate Jaran Pak Kuntjoro yang terletak di Jalan Krangan No. 64 A. Warung sate Pak Kuntjoro berdiri sejak bulan April 1997. Bagi wisatawan yang ingin mencicipi sate jaran dapat mengunjungi warung ini pada hari Senin sampai Sabtu pukul 11.00 – 20.00 WIB.

4. Pepes Belut Godean

Pepes Belut Godean
Image Credit: Facebook.com @mas-antok

Siapa yang pernah mengejar-ngejar belut di sawah? Datang ke Sleman Anda akan menemui kuliner unik yang berasal dari belut. Belut ini akan diolah spesial dengan bumbu pepes dan dibungkus menggunakan daun pisang. Sudah kebayang kan betapa lezatnya daging belut yang dipadukan dengan rempah-rempah dan aroma daun pisang yang menggoda?

Bagi wisatawan yang ingin mencicipi kuliner ini dapat menuju lokasinya langsung. Tepatnya berada di Godean, Sleman. Perlu Anda ketahui selain lezat belut mengandung protein yang lebih tinggi dari telur ayam, yaitu 18,4 gram per 100 gram. Protein sangat baik untuk anak-anak dalam masa pertumbuhan, maupun orang dewasa.

5. Sego Welut

Sego Welut
Image Credit: Twitter.com @kabarjogjakarta

Berbeda dengan pepes belut, olahan belut ini mengkombinasikan sego atau nasi dengan belut sebagai lauknya. Dalam satu porsi terdiri dari nasi, lauk-pauk berupa tempe dan mangut belut. Tidak ketinggalan pula topping recek dan sayuran sebagai lalapan. Sego welut dijual dengan harga yang murah sekitar Rp 6000 hingga Rp 10.000.

Mangut belut sendiri merupakan olahan belut yang digoreng sebelumnya. Selanjutnya belut dibumbui dengan rempah-rempah yang lengkap dan dimasak lagi menggunakan kuan santan yang gurih dan sedikit pedas. Meskipun belut berukuran kecil tidak mengurangi rasa yang dihasilkan. Kudapan ini cocok dinikmati pada malam hari.

6. Ayam Goreng Kalasan

Ayam Goreng Kalasan
Image Credit: Twitter.com @vicperfecto

Ayam goreng kalasan termasuk makanan yang terkenal di Sleman. Tidak hanya itu, kepopulerannya sudah diakui masyarakat umum. Terdapat sejumlah warung makan di kota-kota besar yang menjual ayam goreng kalasan. Kalasan sendiri merupakan nama suatu daerah di Sleman. Pastinya menu makanan ini berasal dari sana.

Seperti pada umumnya, ayam goreng kalasan merupakan olahan yang berbahan dasar ayam. Bedanya, ayam goreng kalasan diolah dengan formulasi bumbu yang khas dan dibalut dengan kremes yang garing. Perpaduan antara lembutnya daging ayam dan tekstur renyah dari kremesannya mampu memikat penikmatnya.

Ayam goreng kalasan pertama kali kenalkan oleh Mbok Berek alias Ibu Ronodimromo. Pada mulanya beliau menjual menu ini di rumah makan daerah Padukuhan Candisari Benda. Ayam goreng kalasan tidak pernah sepi peminat. Cita rasa khasnya mampu menggiurkan siapapun yang datang. Bahkan, Bung Karno sangat menggemari ayam goreng kalasan.

7. Kupat Gule

Kupat Gule
Image Credit: Facebook.com @alexizhostel

Bagi Anda pemburu kuliner, menu sarapan yang paling cocok di Sleman adalah kupat gule. Menu ini merupakan makanan khas yang wajib Anda coba. Konsep dari makanan ini tidak jauh beda dengan kupat di daerah lain. Yang menjadi spesial dari menu ini adanya topping rebusan telur dan kombinasi ayam suwir.

Selain itu, kupat gule menggunakan kuah yang berwarna merah kekuningan. Menggunakan bahan santan yang dibumbui cabai merah sehingga menghasilkan warna merah. Sedangkan warna kuning berasal dari kunyit dan rempah lainnya. Kuah ini mirip sekali dengan gule. Oleh karena kemiripannya,makanan kupat ini disebut sebagai kupat gule.

Bagi Anda yang ingin mencicipi menu khas ini, dapat menuju Jalan Kaliurang no. 59 Manggung, Sleman. Tepatnya tersedia di Warung Kupat Gule Mang Doel. Disini, bagi Anda yang ingin menambahkan lauk di piring Anda jangan khawatir. Tersedia beberapa lauk salah satunya adalah ceker ayam.

8. Entok Slenget

Entok Slenget
Image Credit: Twitter.com @jogjafood

Entok Slamet merupakan kuliner khas Sleman yang menggunakan bahan dasar entok. Konsep pengolahan entok ini diawali dengan pengendapan entok. Tujuan dari pengendapan supaya tekstur daging entok lunak dan tidak alot. Cita rasa dari olahan entok ini sangat kaya, karena menggunakan rempah-rempah yang komplit.

Entok memiliki protein dan karbohidrat yang tinggi. Hal itu berguna untuk meningkatkan stamina dan kebutuhan tenaga. Kadar protein dalam 3,7 ons daging etok sebanyak 18 gram yang cukup untuk memenuhi keperluan protein tubuh. Anda dapat menemukan olahan Entok Slenget di Jalan Pakem-Turi tepatnya di Warung Entok Slenget Kang Tahir.

9. Saoto Bathok

Saoto Bathok
Image Credit: Facebook.com @plunqme

Makanan khas yang unik adalah saoto bathok. Saoto bathok merupakan makanan soto yang disajikan di dalam mangkok yang berbahan dasar batok kelapa. Dalam satu mangkok saoto batok terdiri dari nasi, kecambah, daging dan diguyur dengan kuah yang bening. Saoto ini sangat cocok disantap ketika kuahnya masih hangat.

Penikmat saoto bathok tidak pernah meredup. Cita rasa yang gurih dikemas dalam nuansa yang klasik membuat mereka selalu datang kembali. Bagi Anda yang tertarik untuk menikmati soto dengan cara yang berbeda bisa mengunjungi warung makan Saoto Bathok Mbah Katro. Lokasinya berada di daerah Tambaksari, Sleman.

10. Salak Pondoh

Salak Pondoh Sleman
Image Credit: Tribunnews.com

Setelah menikmati kuliner khas Sleman yang rata-rata makanan berat, kali ini Anda bisa berkunjung ke Wisata Agro Bangunkerto yang berada di Desa Gadung, Bangun Kerto, Sleman. Disana Anda akan menjumpai kebun salak dan memulai perjalanan wisata alam. Anda dapat memetik dan mencicipi manis dan segarnya buah salak pondoh khas Sleman.

Salak pondoh memiliki beragam manfaat bagi tubuh. Salah satunya menjaga massa otot. Kandungan vitamin C, protein dan karbohidrat dari salak pondoh berfungsi sebagai sumber energi dan menjaga stamina tubuh. Selain itu kandungan zat besinya dapat membantu mengatasi anemia pada ibu hamil.

Keuntungan berwisata ke Wisata Agro Bangunkerto pengunjung dapat memetik dan membeli salak pondoh dengan harga yang sangat murah. Dalam satu kilogram salak pondoh dijual dengan harga Rp 3.000 hingga Rp 5.000. Sementara jika membeli di toko atau supermarket harganya bisa mencapai Rp 15.000 hingga Rp 16.000.

Demikian rekomendasi makanan khas dari Sleman yang wajib Anda coba. Menikmati lezatnya kuliner khas di kabupaten ini akan membuat Anda semakin nyaman dan ingin datang lagi ke Sleman. Bagi Anda yang mencintai wisata kuliner, pastikan Anda tidak berlebihan dalam mengkonsumsi makanan. Tetap selektif dalam memilih menu dan jangan lupa berolahraga.