Harga Tiket: Rp 7.500, Jam Operasional: 24 Jam, Alamat: Kec. Trawas, Kab. Mojokerto, Jawa Timur; Map: Cek Lokasi

Salah satu tempat wisata yang bersejarah di Kota Mojokerto adalah Candi Jolotundo. Kepopuleran yang dimiliki candi ini bukan hanya untuk masyarakat Mojokerto, melainkan sudah terdengar hingga ke seluruh penjuru Indonesia. Candi ini berada di Bukut Bekel yakni di sebelah Barat dari lereng Gunung Penanggungan.

Tempat wisata ini cukup recommended bagi Anda untuk melakukan eksplor bersama teman atau keluarga. Pertirtaan era Airlanggan ini menyajikan bangunan candi yang di dalamnya dilengkapi dengan sumber mata air yang jernih. Candi ini memang istimewa, sehingga momen berlibur di sana tidak akan membosankan.

Saat Anda telah membuat rencana untuk menghabiskan hari liburan dengan mengeksplor Candi Jolotundo yang ada di Mojokerto ini, maka cari tahu terlebih dahulu mengenai informasinya. Pengetahuan sejarah Anda tentunya bisa bertambah dengan datang ke tempat ini. Di bawah ini penjelasan lengkap seputar candi tersebut.

Daya Tarik yang Dimiliki Candi Jolotundo

Daya Tarik Candi Jolotundo
Image Credit: Google Maps Noeroel Hadie

1. Area Taman yang Asri

Area yang ada di sekitaran Candi Jolotundo ini telah disulap dengan sedemikian rupa sampai menjadikan tempat tersebut tampak indah. Di sana dilengkapi dengan area taman yang sangat asri karena ditumbuhi oleh beragam bunga berwarna-warni yang dapat menyejukkan mata wisatawan.

2. Arsitektur Bangunan Candi yang Unik

Keunikan yang disuguhkan di Candi Jolotundo memang tidak pernah ada hentinya, salah satunya pada arsitektrur bangunan candi. Keunikan arsitektur bangunan candi dipadukan oleh pahatan-pahatan yang indah pada batunya.

Sehingga, akan lebih menarik lagi apabila wisatawan saksikan dari dekat. Apalagi, lokasinya yang terletak di kawasan perbukitan membuat panorama yang ada di sekitaran candi pun tidak kalah memukau.

BACA JUGA:  Candi Bajang Ratu - Sejarah, Daya Tarik, Lokasi & Ragam Aktivitas

Pada saat langitnya cerah, maka wisatawan akan bisa menyaksikan keindahan alam di sekitaran Bukit Bekel secara sempurna. Pepohonan yang rindang dan hijau dipadukan oleh hawa sejuk serta suara kicauan burung akan semakin menjadi tempat tersebut terasa menenangkan.

Daya Tarik Dimiliki Candi Jolotundo
Image Credit: Google Maps pintu ajaib

3. Terdapat Kolam yang Berisikan Ikan-Ikan Besar

Di dalam kawasan candi yang menjadi andalan di Mojokerto ini juga terdapat dua kolam yang dipisahkan oleh dinding batu. Pada salah satu kolam tersebut berisikan banyak ikan yang besar dan menjadikan kola mini semakin menarik.

Kolam yang dihuni oleh banyak ikan berukuran besar tersebut juga dapat digunakan oleh anak-anak untuk bermain air. Airnya yang begitu bening seperti kaca tentunya akan menjadikan anak-anak merasa senang saat merasakan kesegarannya.

4. Memiliki Sejarah yang Menarik

Candi Jolotundo diperkirakan dibangun oleh Raja Udayana di tahun 997 masehi. Hal itu makin diperkuat oleh adanya pahatan yang bertuliskan 997 masehi pada bagian kanan dinding candi. Sementara itu, pada bagian kiri dinding candi ada pahatan bertuliskan 889 saka, yang mana tahun itu sama dengan 997 masehi.

Candi tersebut adalah bentuk kebahagiaan Raja Udayana dalam menyambut kelahirannya Airlangga yang nantinya menjadi pendiri dari Kerajaan Kahuripan. Sedangkan, untuk keberadaan dari kolam pemandian konon dibangun guna menjelaskan kalau air yang dikeluarkan oleh mata air itu merupakan amerta yang seolah keluar dari badan Mahameru.

Air amerta sendiri merupakan air yang bermanfaat di dalam kehidupan manusia serta para dewa. Fungsi dari air amerta ini yaitu sebagai kebaikan bagi umat manusia.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi

Alamat Candi Jolotundo
Image Credit: Google Maps Yaniec Aquarius

Candi Jolotundo memiliki alamat di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur. Candi ini dapat didatangi dengan mudah. Akses jalan yang bagus menuju ke sana siap memanjakan serta mempermudah kegiatan liburan Anda bersama rombongan.

Tempat wisata yang begitu populer di Mojokerto ini bisa Anda kunjungi dengan mengendarai kendaraan pribadi serta berangkat mulai dari pusat perkotaan Mojokerto. Dari kota ini Anda akan menempuh jarak yang terbilang cukup jauh, yakni kisaran 32 km dengan memakan waktu kisaran 1 jam.

Terdapat cara yang ampuh untuk mempermudah kunjungan yang Anda lakukan ke candi ini. Coba saja untuk mengakses Google Maps untuk memperoleh rute perjalanan yang terbaik agar liburan semakin mudah.

BACA JUGA:  Petirtaan Watugede - Sejarah, Daya Tarik, Lokasi & Ragam Aktivitas

Harga Tiket Masuk Candi Jolotundo

Harga Tiket Masuk Candi Jolotundo
Image Credit: Google Maps fariz nurharyanto

Berlibur ke Candi Jolotundo yang unik ini, wisatawan tak perlu merogok koceknya terlalu dalam sebab harga tiket masuknya cukup terjangkau. Harganya sendiri hanya sebesar 10 ribu rupiah untuk setiap wisatawan dewasa setiap harinya. Sedangkan, bagi wisatawan yang masih tergolong anak-anak, hanya akan dikenakan harga tiket masuk sebesar Rp 7.500 saja.

Namun, harga tiket masuk ke candi ini dapat berubah setiap waktu, tanpa adanya pemberitahuan. Kawasan situs candi tersebut dibuka hingga 24 jam lamanya. Untuk aktivitas wisata biasanya wisatawan di sana kebanyakan akan datang kisaran siang sampai sore hari.

Waktu yang terbaik yaitu saat cuaca di sana sedang cerah karena dapat sekaligus menikmati indahnya panorama alam yang ada di sekitar perbukitan. Sementara bila malam hari, maka area yang ada di sekitar Candi Jolotundo ini lebih cocok untuk aktivitas ritual.

Aktivitas yang Menarik Dilakukan Pengunjung

Aktivitas Menarik Candi Jolotundo
Image Credit: Google Maps J L O Production by Yudianto

1. Membasuh Diri & Mandi di Mata Air

Kegiatan menarik utama yang banyak dilakukan oleh wisatawan di Candi Jolotundo adalah membasuh diri atau mandi pada mata air yang letaknya di sekitaran candi. Air tersebut diyakini mempunyai beragam jenis khasiat. Mulai dari mengencangkan kulit sampai menyembuhkan penyakit.

Konon, air tersebut mempunyai kandungan mineral yang tergolong sangat tinggi. Bahkan, disebut-sebut bawah kualitas airnya adalah nomor dua di dunia dibawah Air Zam-Zam.

Mata air yang terdapat di dalam candi pun kondisinya begitu bersih dan juga segar, sehingga dapat langsung saja diminum oleh wisatawan. Oleh sebab itu, jangan heran apabila banyak wisatawan yang bawa banyak jrigen atau botol guna membawa air dari candi tersebut pulang dan dikonsumsi di rumah.

2. Menyaksikan Ritual Malam Satu Suro

Menyaksikan ritual malam satu suro yang diselenggarakan di Candi Jolotundo merupakan salah satu kegiatan yang hampir bagi semua wisatawan dianggap menarik dan unik. Pada tanggal 1 suro di dalam kalender Jawa, maka kawasan candi ini akan dihadiri oleh banyak wisatawan dari berbagai daerah.

BACA JUGA:  Museum Brawijaya - Sejarah, Koleksi, Tiket & Ragam Aktivitas

Namun, kebanyakan wisatawan yang datang adalah masyarakat Bali dan juga masyarakat dari daerah lain yang menganut agama Hindu. Mereka berkunjung ke candi tersebut guna melakukan ritual serta mensucikan dirinya di dalam mata air candi tersebut. Jalanan yang ramai akan menjadi sebuah pemandangan yang tampak di sekitaran candi saat malam 1 suro.

3. Berfoto di Candi Jolotundo

Kegiatan yang hampir tidak pernah ketinggalan ketika berlibur di suatu tempat wisata adalah berfoto, termasuk juga ketika berkunjung di candi yang memukau ini. Setiap bangunan yang ada di tempat ini cukup bersejarah, sehingga memiliki keunikan yang cocok bila dijadikan latar belakang untuk wisatawan yang gemar memotret.

Bukan hanya bangunan bersejarahnya saja, pemandangan alam yang hijau juga turut membuat hasil foto Anda tampak bagus. Sehingga, bisa membuat tampilan feed foto di media sosial Anda semakin menarik.

Fasilitas yang Tersedia di Candi Jolotundo

Fasilitas Candi Jolotundo
Image Credit: Google Maps Noeroel Hadie

Candi Jolotundo tersebut menawarkan banyak spot yang isntagenic dengan suguhan fasilitas di dalamnya yang begitu menarik. Banyak sekali fasilitas penunjang yang siap memanjakan wisatawan yang bertandang ke candi ini. Area parkiran kendaraan menjadi fasilitas yang pastinya akan dijumpai oleh wisatawan.

Fasilitas yang tidak selalu dimiliki oleh tempat wisata lain, namun ada di candi ini adalah pusat informasi. Untuk kamar mandi pun gampang sekali untuk Anda temukan karena merupakan fasilitas penting di kawasan wisata itu. Beberapa tempat duduk juga sudah disiapkan agar wisatawan yang lelah bisa duduk sejenak.

Tempat beristirahat lainnya yang tersedia adalah gazebo. Bukan hanya untuk istirahat saja, di gazebo itu wisatawan bisa sekaligus menikmati pemandangan yang ada di sekeliling area candi. Tidak ketinggalan pula warung-warung makan yang siap melayani pesanan Anda. Makanan dan minuman yang dijual di warung-warung itu dapat menggoyangkan lidah.

Setelah mengetahui tentang penjelasan di atas, sudah saatnya untuk Anda merencanakan liburan yang seru ke Candi Jolotundo. Liburan ke sana pun bisa lebih menyenangkan lagi jika Anda mengajak banyak orang. Akan tetapi, menjadi sikap serta sopan santun saat datang ke candi tersebut merupakan sebuah kewajiban bagi seluruh wisatawan.