Jawa Timur menjadi salah satu kawasan yang kaya akan warisan peninggalan sejarah mulai zaman pra aksara sampai zaman penjajahan serta kemerdekaan. Tiap-tiap zaman tentu saja mempunyai peninggalan khas serta bisa bertahan sampai sekarang ini, salah satunya adalah candi.

Candi merupakan warisan yang istimewa dikarenakan ukurannya yang terbilang besar, sehingga tak mudah hilang. Candi-candi yang terdapat di Jawa Timur kebanyakan dijadikan sebagai sarana wisata dan sumber ilmu yang nyata dan dalam jangka waktu lama. Bahkan, disebut-sebut bahwa Jawa Timur adalah pusat dari Kerajaan Buddha dan Hindu dii Pulau Jawa.

Banyaknya jumlah candi di kawasan ini membuat Anda cukup kebingungan untuk mengunjungi candi apa, karena semuanya memiliki daya tarik. Anda bisa berwisata sejarah ke candi-candi dengan mengajak rombongan teman ataupun keluarga. Di bawah ini dapat Anda ketahui mengenai sejumlah wisata candi yang terkenal di Jawa Timur.

1. Candi Brahu

Candi Brahu
Image Credit: Google Maps Lucky Fernanda Setiawan

Bila dilihat sekilas, bentuk dari Candi Brahu seperti pinggang manusia pada bagian tengah dan lengkap dengan sudutnya yang berjumlah banyak. Berlokasikan di Mojokerto, candi tersebut pun dekat degan letak Patung Buddha tidur di kompleks tempat beribadah umat Buddha. Tidak heran, bila pengunjung dimintai untuk menggunakan baju yang rapi dan sopan.

Untuk masuk wilayah Candi Brahu, Anda tak akan dikenakan biaya. Tetapi, Anda hanya perlu membayar biaya parkir. Di sekeliling candi pun ada taman dengan rumput hijau dan pepohonan rindang yang mempesona, menambah keindahan wilayah situs budaya tersebut.

Harga Tiket: Rp 3.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Jl. Candi Brahu No.73, Siti Inggil, Bejijong, Kec. Trowulan, Kab. Mojokerto, Jawa Timur.

2. Candi Jabung

Candi Jabung
Image Credit: Google Maps Danang Pamungkas

Menuju ke Kecamatan Paiton, Probolinggo, Anda akan menjumpai Candu Jabung. Candi tersebut menjadi objek wisata candi yang tidak pernah sepi oleh pengunjung hingga sekarang ini. Bangunan utama candi tersusun dari batuan merah. Namun demikian, setiap pengunjung dilarang untuk naik ke bangunan karena candi tersebut telah cukup rapuh.

Di Candi Jabung, belum terdapat tarif resmi ataupun tiket masuk untuk mendatangi candi. Tetapi, Anda harus terlebih dahulu mengisi buku tamu serta melapor ke petugas yang berjaga di lokasi wisata sebelum masuk ke kawasan tersebut.

Harga Tiket: Gratis; Map: Cek Lokasi
Alamat: Dusun Candi, Jabung Candi, Kec. Paiton, Kab. Probolinggo, Jawa Timur.

3. Candi Jago

Candi Jago
Image Credit: Google Maps Eka P. Negara

Candi Jago dibangun di abad ke 13 sejak zaman Kerajaan Singasari. Candi ini disusun dengan batuan-batuan andesit dan mempunyai bagian atap yang terbilang kurang sempurna. Konon bagian atas dari candi tersebut rusak karena sambaran petir. Bangunannya sendiri memiliki bentuk berupa teras punden berundak, yang mana maka ke atas ukurannya semakin kecil.

Candi tersebut mempunyai tinggi mencapai hampir 10 m dengan lebar kisaran 14 m, dan panjang hingga 24 m. Selain keunikan bangunannya, pahatan relief pada sekeliling bangunannya pun menceritakan ajaran Hindu-Buddha dan layak diabadikan dengan lensa kamera.

Harga Tiket: Gratis; Map: Cek Lokasi
Alamat: Jl. Wisnuwardhana, Ronggowuni, Tumpang, Kec. Tumpang, Kab. Malang, Jawa Timur.

4. Candi Jawi

Candi Jawi
Image Credit: Google Maps resti ws

Candi Jawi berlokasikan di Kecamatan Prigen, Pasuruan dan dahulunya dibangun atas perintah dari Raja Kertanegara selaku raja terakhir di Kerajaan Singasari. Candi mempunyai tinggi 24.5 m, lebar 9.5 m, dan panjang kisaran 14.2 m. Bentuk Candi Jawi cukup mirip dengan Candi Prambanan.

Bagian atap candi merupakan perpaduan diantara stupa serta kubus bersusun meruncing di puncaknya. Menariknya, pembangunan candi yang terbilang terkenal di Jatim ini menggunakan 2 jenis bebatuan yang berbeda. Di bagian kaki hingga semua bagian candi ini dibangun memakai batu hitam, sedangkan tubuh candi memakai batu putih.

Harga Tiket: Rp 3.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Jl. Raya Candiwates, Kec. Prigen, Kab. Pasuruan, Jawa Timur.

5. Candi Bajang Ratu

Candi Bajang Ratu
Image Credit: Google Maps Kukuh Ari Pambudi

Anda dapat menemukan Candi Bajang Ratu yang cukup eksotis ketika berkunjung ke Mojokerto. Beberapa masyarakat menyebut bahwa candi tersebut sebagai Gapura Bajang Ratu. Hal itu dikarenakan bangunan tersebut dahulu digunakan sebagai tempat bangunan suci guna memperingati meninggalnya Raja Jayanegara.

Bangunan candi memakai batu bata merah khas, tebal, lebar, dan juga kokoh. Tetapi, pada bagian dalam atap dan anak tangga candi ini dibangun menggunakan batu andesit. Candi Bajang Ratu mempunyai sebuah pintu yang tidak dilengkapi bilik utama dan juga tanpa relung di sisi luarnya.

Di bagian atas, ada ukiran yang detail, rumit, dan memukau. dengan begitu, pastikan Anda tak melewatkan tiap detail pada bangunan tersebut.

Harga Tiket: Rp 3.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Jl. Candi Tikus No.9, Pelem, Temon, Kec. Trowulan, Kab. Mojokerto, Jawa Timur.

6. Candi Jolotundo

Candi Jolotundo
Image Credit: Google Maps novan dwi saputra

Candi Jolotundo menjadi bangunan pertirtaan dan peninggalan dari Raja Udayana yang mana diperuntukkan sang putera yakni Raja Airlangga usai dinobatkan sebagai Raja Sumedang Kahuripan. Candi ini secara geografis ada di ketinggian kisaran 800 mpdl dan tepatnya ada di bukit Bekel. Lokasinya hanya berjarak kisaran 900 m dengan PPLH Seloliman.

Candi ini terbilang masih dipadati oleh pengunjung, karena mata air di sana diyakini dapat menyembuhkan banyak penyakit. Tidak jarang pengunjung dari luar daerah pun membawa sejumlah wadah untuk membawa pulang air. Tiket masuk hanya sekitar 10 ribu bagi orang dewasa serta 5 ribu bagi anak usia dibawah 12 tahun.

Harga Tiket: Rp 10.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Kec. Trawas, Kab. Mojokerto, Jawa Timur.

7. Candi Penataran

Candi Penataran
Image Credit: Google Maps Muhammad shofik Abdulloh

Belum afdol rasanya bila datang ke Blitar tanpa menyaksikan keunikan dari Candi Penataran. Candi ini bahkan disebut-sebut menjadi yang paling luas di Jawa Timur. Telah dibangun mulai Kerajaan Kediri yakni kisaran tahun 1200 masehi, candi tersebut terdiri atas sejumlah bangunan membujur dengan poros Barat Laut – Tenggara.

Di bagian depan candi ada 2 arca raksasa yang berfungsi menjadi penjaga pintu, dan Bale Agung yang digunakan sebagai tempat berkumpul atau tempat musyawarah para pendeta kerajaan. Menariknya, Candi Penataran sempat diajukan ke UNESCO pada 1995 silam sebagai situs warisan dunia.

Harga Tiket: Rp 5.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Penataran, Kec. Nglegok, Kab. Blitar, Jawa Timur.

8. Candi Singasari

Candi Singasari
Image Credit: Google Maps Doningluyur

Candi Singasari berlokasikan di Singosari, Malang dan tepatnya di Jalan Kertanegara, Desa Candirenggo.Candi tersebut adalah peninggalan sejarah Kerajaan Singasari, yang mana mempunyai tinggi sekitar 15 m dan bercorak Buddha-Hindu. Bagian bawah dai candi memiliki bentuk persegi dan pada tiap-tiap sisi candi terdapat relung.

Sementara, bagian atapnya berbentuk meru yang tersusun yang mana makin ke atas akan semakin mengecil. Sampai sekarang ini, candi tersebut senantiasa ramai dengan pengunjung, apalagi ketika hari libur dan akhir pekan.

Waktu tepat datang ke wisata ini yakni pada sore hari menjelang sunset. Dengan begitu, Anda dapat menjepret siluet Candi Singasari dengan pemandangan langit senja yang berwarna jingga dan begitu mempesona.

Harga Tiket: Gratis; Map: Cek Lokasi
Alamat: Jl. Tunggul Ametung No.4, Candirenggo, Kec. Singosari, Kab. Malang, Jawa Timur.

9. Candi Badut

Candi Badut
Image Credit: Google Maps Briz Jhonnes

Candi Badut sebagai candi paling tua di Jawa Timur masih menyimpan berbagai prediksi yang masih belum dapat dibuktikan kebenarannya. Sekarang ini, pendapat yang lain kuat mengenai candi ini adalah pendiriannya atas perintah dari Raja Gajayana di Kerajaan Kanjuruhan dengan menganut agama Hindu.

Candi yang lokasinya ada di Kabupaten Malang tersebut tercantum pada Prasasti Dinoyo yang dahulu asal penyebutannya dari karakter humoris raja yang diumpamakan dengan badut. Candi Badut mempunyai pelataran atau batur yang memuat ukiran berupa aksara Jaw. Tangga candi dibuat dari bata besar yang tersusun secara sederhana.

Relief bunga, burung berkepala manusia, serta peniup seruling di dinding candi merupakan ciri khasnya. Dilihat secara umum, maka candi ini sedikit memiliki perbedaan dengan candi lainnya di Jawa Timur.

Hal itu bisa dilihat dari badan candi yang tambun dan juga terdapat pahatan kepala yang dinamakan Kalamakara yang tak mempunyai rahang bawah. Bentuk candi yang agak simetris pun bukanlah ciri khas dari candi di Jawa Timur yang umumnya tak beraturan.

Harga Tiket: Rp 10.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Jl. Raya Candi V No.5D, Doro, Karangwidoro, Kec. Dau, Kota Malang, Jawa Timur.

10. Candi Kidal

Candi Kidal
Image Credit: Google Maps Cah Ndableg Areq Mberjambe

Candi Kidal merupakan objek wisata yang harus Anda kunjungi ketika ada di Jawa Timur. Candi ini didirikan dengan batu andesit tepatnya pada zaman peralihan kejayaan dari Kerajaan Jateng ke Jatim, sehingga mempunyai kombinasi corak dari kedua kawasan tersebut.

Seperti mayoritas candi, teras atau batur candi mempunyai tangga bebatuan untuk mencapai selasar tetapi tanpa adanya pipi tangga. Candi beratap 3 lapis bentuk persegi yang semakin ke atas semakin kecil tersebut mempunyai ukiran dengan motif medallion dan hiasan tanaman sulur dan bunga pada kakinya.

Harga Tiket: Gratis; Map: Cek Lokasi
Alamat: Jl. Raya, Panggung, Kidal, Kec. Tumpang, Kab. Malang, Jawa Timur.

Tidak hanya menyuguhkan informasi mengenai sejarah yang menarik dan bermanfaat, maka sejumlah candi di atas juga ada di kawasan yang cantik. Oleh sebab itu, jangan lupa Anda membawa kamera agar bisa mengabadikan tiap keindahan serta keunikan bangunan candi.