Hutan Mangrove Wana Tirta salah satu objek wisata yang kekinian di Kulon Progo, Jogja yang memiliki peranan penting mencegah abrasi. Hutan wisata yang menyegarkan mata dengan keindahan alamnya dan menawarkan banyak spot selfie yang instagramable.

Harga Tiket: Rp 4.000, Jam Operasional: 24 Jam, Alamat: Pasir Mendit, Jangkaran, Kec. Temon, Kab. Kulon Progo, DI Yogyakarta; Map: Cek Lokasi

Berbicara mengenai wisata di Yogyakarta, satu lembar kertas tidak akan cukup untuk mengisikan list yang ada. Karena kota pelajar ini memang menyimpan banyak sekali destinasi menarik yang bisa dituju, dimana salah satunya adalah Hutan Mangrove Wana Tirta di Kulon Progo. Objek wisata alam ini menghadirkan pemandangan yang begitu indah dan wajib untuk Anda saksikan.

Daya Tarik yang Dimiliki Hutan Mangrove Wana Tirta

Daya Tarik Hutan Mangrove Wana Tirta
Image Credit: Facebook.com @destinasiwisataalam

Meski daerah Yogyakarta tidak hanya memiliki satu hutan bakau saja, namun Hutan Mangrove Kulon Progo tetap menjadi salah satu yang paling diminati. Hal ini lantaran keindahan alam nan eksotis yang mampu dihadirkan oleh destinasi satu ini. Bahkan Anda dapat menemukan keindahan yang jarang ditemukan pada sekitar pesisir selatan Yogyakarta.

Meski hutan wisata ini yang dikenal pula dengan Hutan Mangrove Wana Tirta ini tidak begitu luas, namun kawasan ini tetap mampu memanjakan para wisatawan yang datang berkunjung. Di sana Anda bisa menemukan tanaman yang digunakan sebagai konservasi serta untuk mencegah abrasi pantai, yang telah direncanakan sejak 1989 silam.

Awalnya hutan mangrove yang memanjang ke barat sungai Bogowonto tersebut dikelola oleh salah seorang mahasiswa S2 dari UGM. Warga sekitar biasa memanggilnya dengan sebutan Cut, yang mana beliau menanam mangrove sebagai kebutuhan penelitian S2 nya di Universitas Gadjah Mada.

Kini pemerintah mengelolanya sebagai kawasan wisata edukatif untuk sekaligus membantu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Karena sudah dikelola secara resmi sebagai tempat wisata, tentunya akses menuju destinasi ini juga telah diperbaiki hingga membuat para wisatawan dengan mudah menemukannya.

Daya Tarik Mangrove Wana Tirta
Image Credit: Facebook.com @arifabsphotography

Bahkan di sepanjang jalan menuju lokasi, bisa ditemukan papan petunjuk jalan yang akan memudahkan perjalanan Anda. Setibanya di area Hutan Mangrove Kulon Progo, Anda bisa melihat bagaimana rimbunnya tanaman di sekitar area tersebut. Kealamian daerah ini tentu tidak akan bisa Anda rasakan setiap hari, terlebih di tengah kota.

Direkomendasikan untuk berkunjung kemari di sore hari, karena yang menjadi favorit dari hutan mangrove ini adalah pemandangan sunsetnya yang sangat spektakuler. Keindahannya mampu membangun suasana eksotis nan romantis. Dimana dedaunan hijau rimbun yang disinari oleh cahaya senja terlihat amat indah.

Ditambah dengan burung burung camar yang berterbangan di sekitar hutan untuk kembali ke sangkarnya, membuat pemandangan menjadi jauh lebih indah. Tidak jarang pula banyak wisatawan yang sengaja jauh jauh kemari untuk mengabadikan momen ini. Karena hasil yang didapat benar benar estetik dan instagramable.

Selain ber-swafoto ria, berkeliling daerah hutan tersebut menjadi kegiatan menarik yang digemari oleh para wisatawan. Pasalnya pengunjung bisa menemukan berbagai macam ikan cantik selama perjalanan ini, termasuk pula kepiting bakau. Meski ikannya banyak, namun Anda dilarang keras untuk memancing di daerah ini.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi Hutan Wana Tirta

Alamat Hutan Wana Tirta
Image Credit: Google Maps (Budget Mepet)

Untuk menemukan Hutan Mangrove Kulon Progo bukan termasuk hal yang sulit, karena objek wisata ini sudah begitu populer. Secara administratif, hutan mangrove ini terletak di Dusun Pasir Mendit, Desa Jangkaran, Kecamatan Temon, Kulon Progo. Letak ini tidak jauh dari Pantai Congot, yaitu hanya sekitar 15 menit perjalanan.

Jika dari pusat kota, Anda perlu mengambil jalur ke arah Jalan Wates kemudian lurus mengikuti jalan utama tersebut hingga bertemu Patung Nyi Ageng Serang. Dari arah patung ini kemudian dilanjutkan ke arah Purworejo dan terus mengikuti jalur ke Terminal Wates. Berikutnya lanjutkan perjalanan sekitar 10 km jauhnya.

Apabila sudah melewati Rumah Makan Padang Murah Meriah yang terlihat cukup besar, Anda akan bertemu pertigaan yang berbentuk huruf Y. Ambil jalur yang menuju ke arah kiri, dan terus lanjutkan perjalanan hingga akan menemukan Jembatan Congot. Pilih jalan ke arah barat kurang lebih 100 meter, dan nantinya Anda bisa menemukan papan petunjuk Dusun Pasir Mendit.

Apabila sudah sampai di Dusun Pasir Mendit ini, maka tidak akan sulit menemukan Hutan Mangrove Kulon progo. Sebab sepanjang perjalanan sudah terdapat banyak papan penanda jalan yang bisa menuntun Anda menuju lokasi. Jika masih kebingungan, Anda bisa bertanya pada warga sekitar ataupun mengandalkan peta digital.

Untuk akses menuju lokasi terbilang cukup apik, karena pengelolaan objek wisata ini termasuk sudah memadai. Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi baik roda dua maupun roda empat untuk berkunjung ke lokasi. Namun transportasi umum tidak terlihat melintas di sekitar kawasan tersebut.

Jam Operasional dan Harga Tiket Hutan Mangrove Wana Tirta

Harga Tiket Mangrove Wana Tirta
Image Credit: Google Maps (Teguh Setia Aribowo)

Tiket masuk untuk Hutan Mangrove ini berbeda untuk setiap spot wisatanya. Sementara jam operasionalnya sendiri sebenarnya dibuka selama 24 jam, kecuali untuk Mangrove Jembatan Api Api atau dikenal dengan MJAA. Jembatan Api Api ini dibanderol dengan tiket Rp. 4.000 ribu rupiah saja per orang dan dibuka sejak pukul 06.00 hingga 18.00 WIB.

Tentunya setiap tiket yang ditawarkan pada setiap spot, belum termasuk dengan kontribusi parkir. Yang mana biaya parkirnya relatif tidak jauh berbeda dengan tarif pada umumnya, yaitu Rp. 5.000 untuk parkir mobil dan Rp. 2.000 untuk kendaraan roda dua. Namun perlu diingat bahwa biaya tersebut juga dapat berubah sewaktu waktu sesuai kebijakan pihak pengelola.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan di Kawasan Hutan Mangrove

Kegiatan di Hutan Mangrove
Image Credit: Instagram.com @mangrove_wanatirta_official

1. Berfoto di Jembatan Api-Api

Hutan Mangrove Jembatan Api Api memang menjadi spot favorit bagi para wisatawan untuk mengabadikan momen. Jembatan ini bisa Anda temukan di awal setelah memasuki area hutan bakau. Bentuknya sangat unik dan terbuat dari bambu kokoh yang membentuk jembatan. Nama Api Api sendiri berasal dari jenis bakau yang ada di sekitar area ini, yakni Avicennia Germinas.

Avicennia Germinas lebih dikenal dengan julukan bakau api api, sehingga spot ini disebut sebagai Jembatan Api Api. Di area ini Anda bisa bebas berfoto ria dengan latar belakang tanaman bakau yang amat indah sekaligus mempesona. Anda tidak perlu takut berdesakan di atas jembatan tersebut, karena jembatan ini dibuat menjadi dua untuk akses masuk dan keluar.

2. Menikmati Pemandangan dari Pantai

Jika mengambil jalur ke arah selatan dari jembatan bambu, pengunjung bisa menemukan pantai dengan pemandangan cantik. Spot tersebut juga banyak dimanfaatkan oleh pengunjung untuk menikmati indahnya menyaksikan proses tenggelamnya matahari. Namun para wisatawan tidak diperbolehkan untuk berenang di pantai tersebut, karena konturnya dinilai berbahaya.

3. Berfoto di Menara Eiffel

Berfoto dengan menara Eiffel tidak perlu jauh jauh ke Paris, karena Hutan Mangrove Kulon Progo bisa membuat Anda melakukannya. Pasalnya di sekitar Jembatan Api Api terdapat beberapa spot foto menarik untuk pengunjung, yang mana salah satunya berupa replika menara Eiffel dengan tinggi kurang lebih 10 meter.

Kegiatan Hutan Mangrove
Image Credit: [email protected]_van_houtten

4. Berfoto Ria

Selain berfoto bersama replika menara Eiffel, terdapat juga beberapa spot foto lainnya yang tak kalah menarik seperti spot foto kupu kupu, spot foto Love, sepeda onthel, dan masih banyak lagi lainnya. Masing masing spot ini akan menghadirkan latar belakang rimbunnya hutan mangrove sehingga terlihat jauh lebih mempesona.

Ada pula spot titian segitiga yang mempunyai gardu pandang di sampingnya. Area ini juga tidak kalah populer untuk mengabadikan momen. Bahkan ada bingkai asmara yang terlihat seperti tempat pengantin, sehingga sangat cocok digunakan sebagai spot mengambil gambar dengan pasangan.

Tidak mau kalah dari Korea Selatan yang terkenal akan wisata gembok cinta, Hutan Mangrove Wana Tirta juga menghadirkan kegiatan serupa. Anda bisa menemukan gembok cinta yang berisikan aneka macam kata kaca cinta pada zaman sekarang. Spot sepeda onthel dan gembok cinta inilah yang paling banyak digunakan sebagai tempat foto pre-wedding.

5. Mengeksplor Gua Mangrove

Di Hutan Mangrove Kulon Progo, Anda bisa menemukan goa yang mempunyai pesona alam asri dan begitu alami. Bagi Anda yang merupakan pecinta alam, sangat direkomendasikan untuk menjelajah goa tersebut, karena area ini menampilkan kesan yang begitu eksotis dari alam. Namun jangan lupa untuk membawa lotion anti serangga, sebab di spot ini terdapat cukup banyak nyamuk.

Fasilitas Tersedia di Hutan Mangrove Kulon Progo

Fasilitas Mangrove Kulon Progo
Image Credit: Google Maps (Herwanto Sulistyo Budi)

Sudah dikelola secara resmi sebagai objek wisata dan dimanfaatkan untuk mencegah abrasi, Hutan Mangrove Wana Tirta memiliki fasilitas yang cukup memadai. Hal ini juga terlihat dari banyaknya spot foto yang disajikan untuk para wisatawan, agar dapat melakukan berbagai kegiatan menarik sembari mengagumi keindahan alam sekitar.

Tidak hanya itu saja, kawasan hutan Mangrove juga menyediakan fasilitas umum seperti tempat sampah di beberapa titik, toilet yang bersih, tempat parkir yang cukup luas, hingga mushola sebagai tempat beribadah. Anda juga bisa dengan mudah menemukan beberapa warung yang menjual berbagai makanan dan minuman ringan.

Hutan Mangrove Wana Tirta, Kulon Progo bisa menjadi alternatif wisata alam yang dituju saat berada di Yogyakarta. Untuk menikmati keindahan dari tempat satu ini, sebaiknya Anda datang di pagi hari atau sore hari. Karena spot foto yang ada berada di kawasan terbuka, sehingga siang hari akan terasa sangat panas jika berada di bawah terik sinar matahari.