Harga Tiket: Rp 3.000, Jam Operasional: 08.00-17.00 WIB, Alamat: Kadiluwih, Kec. Salam, Kab. Magelang, Jawa Tengah; Map: Cek Lokasi

Berwisata ke Wilayah Magelang pasti bakal dibuat takjub dengan berbagai keindahan lamanya yang sangat luar biasa. Hal ini bukanlah sesuatu hal yang biasa, namun di satu sisi juga bisa menikmati berbagai situs budaya yang ada di kawasan tersebut. Mulai dari Candi Borobudur, Losari, dan tidak ketinggalan dengan Gunung Wukir.

Candi Gunung Wukir menjadi salah satu destinasi wisata yang bernuansa Hindu. Di sekitaran bangunan tersebut, Anda bakal di kejutkan dengan berbagai prasasti. Salah satu prasasti yang ada di kawasan tersebut adalah canggal yang saat ini menjadi salah satu koleksi Museum Nasional Indonesia. Wisata candi ini menyimpan banyak sekali daya tarik. Penasaran apa saja? berikut penjelasannya.

Sejarah Singkat Candi Gunung Wukir

Sejarah Singkat Candi Gunung Wukir
Image Credit: Google Maps Daffa Bagaskara

Candi Gunung Wukir ini adalah salah satu peninggalan yang tertua. Apabila dilihat dari penanggalan, maka candi yang satu ini masuk dalam peninggalan sejarah. Seperti yang termaktub dalam Prasasti Canggal yang mulai ditemukan sekitar tahun 1879 di bagian reruntuhan, maka untuk berdirinya candi ini kemungkinan besar sekitar pemerintahan Raja Sanjaya.

Bila di tarik kelih dalam lagi, untuk Raja Sanjaya sendiri memerintah pada masa Kerajaan Mataram Kuno atau sekitar tahun 732 masehi. Jika di jelajahi lebih dalam lagi, dalam prasasti tersebut memuat banyak sekali informasi di bagian dalamnya memuat berbagai penjelasan tentang kerajaan Mataram Hindu atau Medang.

Dikutip dalam muatan Prasasti Canggal tersebut juga ditemukan penjelasan, bahwasannya candi yang biasa disebut dengan gunung wukir pada aslinya memiliki nama Siwa Lingga di Kunjarakunja. Sedangkan untuk Gunung Wukir sendiri diambil dari nama sebuah bukit dari tempat candi ditemukan. Pada dasarnya wukir sendiri memiliki makna gunung atau bukit, sehingga nama ini sebenarnya redundan.

BACA JUGA:  Candi Ceto - Sejarah, Daya Tarik, Lokasi & Ragam Aktivitas

Daya Tarik Candi Gunung Wukir

Daya Tarik Candi Gunung Wukir
Image Credit: Google Maps Arya the Sneakerhead Pirate

1. Masuk dalam Candi Tertua Era Mataram Kuno

Magelang pasti tidak akan lepas dengan yang namanya candi. Salah satunya Candi Gunung Wukir. Salah satu hal yang membuat candi ini banyak diminati para wisatawan adalah karena masuk dalam jajaran tertua di era Mataram Kuno di tahun 732 M. Di area tersebut Anda juga bisa menemukan prasasti yang menyimpan banyak informasi tentang gunung wukir.

Dalam prasasti tersebut juga banyak menceritakan tentang sejarah dari Raja Sanjaya yang digambarkan sangat gagah dan berani. Keberanian tersebut dijelaskan bahwa beliau berhasil dalam mengalahkan semua musuhnya. Kegagahan dari Raja Sanjaya ini juga dilukiskan dengan keberhasilannya dalam membangun lingga yang saat ini berada di puncak candi bernama Gunung Wukir atau Shiwalingga.

2. Susunan Candi yang Terlihat Sangat Unik

Daya tarik Candi Gunung Wukir selanjutnya yang banyak menyedot minat wisatawan yang hadir adalah karena memiliki induk dan juga perwara. Salah satu candi perwara yang langsung menghadap induk, dimana tepat di dalamnya terdapat arca Nandi yang tidak lain adalah tunggangan yang biasa digunakan oleh Dewa Siwa.

Area kanan dan juga cirinya, Anda bakal dikejutkan dengan adanya dugaan berisi arca angsa sebagai tunggangan dari Dewa Brahma, dan garuda yang biasa sebagai kendaraan Dewa Wisnu. Akan tetapi sayangnya arca tersebut sudah tidak ada di area tempatnya. Dan jika dilihat sekilas, maka bangunan candi induk yang ada dalam Gunung Wukir sama dengan milik Sambisari.

3. Terdapat Empat Bagian Dalam Candi

Daya Tarik di Candi Gunung Wukir
Image Credit: Google Maps Heru Prabowo

Bagian yang ada dalam bangunann Candi Gunung Wukir ini pada dasarnya mempunyai empat bagian yang sangat menakjubkan. Satu untuk candi induk dan tiga perwara. Meskipun sekarang ini suda tidak selengkap dulu, namun jangan salah area ini masih menjadi salah satu wisata yang banyak diminati oleh pengunjung baik dalam maupun luar negeri.

4. Spot Foto yang Menarik

Tidak ketinggalan, jika berkunjung ke salah satu kawasan wisata dengan nama kuno Candi Shiwalingga ini, Anda akan disajikan daya tarik dari spot foto yang di berikan. Sebab spot foto yang biasa digunakan oleh para pengunjung adalah bagian reruntuhan candi dan juga arca. Bahkan tidak jarang banyak yang mengabadikan pada akun media sosial Instagram saat berada di Candi Gunung Wukir.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi

Alamat Candi Gunung Wukir
Image Credit: Google Maps Ephin N

Sebelum berkelana dalam destinasi, pasti salah satu hal yang akan Anda cari adalah alamat bukan? Tepat sekali, hal ini juga berlaku saat ingin mengunjungi kawasan wisata Candi Gunung Wukir. Jadi untuk lokasinya sendiri berada di Dusun Canggal, Desa Kadiluwih, tepat di Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

BACA JUGA:  Taman Budaya Raden Saleh - Sejarah, Daya Tarik, Lokasi & Ragam Aktivitas

Bagi Anda yang masih bingung dengan lokasi dari kawasan wisata tersebut, maka sebaiknya untuk mencari tahu lewat google maps. Selain itu, Anda juga bisa mengandalkan berbagai petunjuk jalan yang ada di pinggiran. Dengan begitu, maka Anda bakal dengan mudah sampai di lokasi wisata yang dituju.

Agar bisa langsung menuju lokasi candi, maka anda bisa langsung mengaksesnya dengan mengendarai kendaraan roda dua maupun empat. Bahkan karena tempatnya yang sangat strategis, maka tidak jarang Anda bakal menemukan pengunjung dalam jumlah banyak atau rombongan dengan mengendarai bus. Namun untuk ke lokasinya, anda bisa lanjutkan dengan jalan kaki atau ojek.

Harga Tiket dan Jam Operasional

Harga Tiket Masuk Candi Gunung Wukir
Image Credit: Google Maps Suwito Liem

Sama dengan kawasan wisata pada umumnya, untuk mengunjungi kawasan bersejarah satu ini, Anda bakal dikenakan uang tiket hanya sekitar 3 ribu rupiah saja. kemudian untuk parkirnya akan ditarik dengan harga sekitar 2 ribu rupiah. Bagaimana sangat murah bukan? Kurang lebih kocek yang akan anda keluarkan hanya sekitar 5 ribuan.

Bagaimana dengan jam operasional Candi Gunung Wukir? Jangan salah, untuk jam operasional kawasan wisata sejarah di area Magelang ini mulai dibuka sekitar jam setengah 8 pagi hingga pukul 5 sore. Namun biasanya pengunjung paling ramai sekitar jam 10 pagi atau jam 2 siang, salah satu tujuannya untuk menghindari terik matahari.

Aktivitas yang Menarik Dilakukan Pengunjung

Aktivitas Menarik Candi Gunung Wukir
Image Credit: Google Maps Apayess pro Chanel

1. Belajar Tentang Sejarah

Banyak sekali aktivitas yang bisa anda lakukan jika sudah datang ke salah satu kawasan wisata yang ada di Magelang ini, salah satunya yaitu belajar tentang sejarah. Sebagai warga Indonesia yang baik, maka sudah sepatutnya kita tahu tentang budaya dan sejarah yang ada sejak zaman dahulu. Sebab jika kita semua acuh dengan Candi Gunung Wukir, maka berakibat fatal untuk generasi berikutnya.

Terlebih bagi anda yang notabenenya anak sejarah, maka dengan mengunjungi kawasan ini bisa menjadi nilai plus untuk belajar dan terjun langsung ke lapangan. Anda bisa menggali lebih dalam lagi tentang sejarah berdirinya, lokasi serta awal mula ditemukannya, berbagai corak dalam banguann tersebut, dan masih banyak yang lainnya.

BACA JUGA:  Candi Asu Sengi - Sejarah, Daya Tarik, Lokasi & Ragam Aktivitas

Jangan khawatir, dalam upaya untuk meningkatkan pemahaman tentang sejarah dari kawasan wisata tersebut, maka disana juga ada semacam pemandu atau juru kunci yang siap membantu Anda. Tidak jarang juga, di sana Anda juga sempat dijadikan tujuan edukasi bagi beberapa siswa hingga mahasiswa.

2. Memahami Arsitektur Pada Banguan Candi

Tidak ketinggalan, jika ke lokasi Candi Gunung Wukir ini, Anda juga bakal bisa mengasah pengetahuan mengenai arsitektur pada banguannnya. Jadi untuk kompleks reruntuhan dari candi bersejarah ini mulainya memiliki ukuran sekitar 50 x 50 meter, dimana ia masuk dalam bangunan bercorak Hindu.

Struktur bangunan pada candi ini tersusun secara rata dari batuan andesit. Bahkan kerennya lagi, dalam bangunan candi tersebut terdiri atas satu candi induk dan tiga perwara. Selain adanya Prasasti Canggal, di sekitar arsitektur candi tersebut juga akan menemukan lingga atau lambang Dewa Siwa, Arca Lembu Betina Nandi, dan juga yoni besar serta kecil.

3. Mengabadikan Momen Menarik Bersama Keluarga dan Teman

Kegiatan lain yang bisa Anda lakukan jika berkunjung di salah satu kawasan wisata ini juga dapat mengabadikan momen berharga bersama dengan keluarga dan teman. Hal ini bisa dilakukan sebab di Candi Gunung Wukir terdapat spot foto yang sangat menarik. Mulai dari bangunan di area Candi Induk, perwara, hingga di area dengan baground keseluruhan kompleks candi.

Fasilitas yang Tersedia di Candi Gunung Wukir

Fasilitas Candi Gunung Wukir
Image Credit: Google Maps Marcel Fischer

Jangan salah, ada banyak sekali fasilitas yang diberikan jika berkunjung ke wisata keren ini, salah satunya adalah area parkir yang sangat luas untuk kendaraan roda dua, empat, dan carteran semacam bus. Anda juga bisa menikmati fasilitas ojek yang di bandrol dengan harga mudah saat ingin menuju ke lokasi.

Jangan salah, Anda juga bakal mendapatkan fasilitas berupa area duduk di sekitar kawasan wisata tersebut. Bahkan saat perut mulai keroncongan, jangan segan untuk mampir di deretan warung yang menyediakan makanan dan gorengan hangat. Apabila Anda datang dari luar kota dan butuh penginapan, di sekitar lokasi candi juga terdapat deretan hotel dengan harga terjangkau.

Kesimpulan yang bisa diambil bahwa Candi Gunung Wukir menjadi peninggalan yang tertua. Bahkan kemungkinan sekitar masa pemerintahan Raja Sanjaya. Ada banyak daya tarik yang ditawarkan, diantaranya adalah masuk dalam catatan candi tertua di era Mataram Kuno, hingga adanya spot foto menarik.